Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang

Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang
DSDKDSO BAB 101


__ADS_3

Setelah mengetahui siapa klien yang bersama Gandhi dan Bayu, Yunda, Salsa dan Zola pun keluar dari restoran dan kini mereka sudah berada di mobil Zola.


"Sepertinya orangtua ku dan Gandhi sudah mendengar kabar perceraian kami dan kemungkinan sekarang Gandhi sedang bersama Mama Zara." ucap Salsa.


"Jadi kita harus gimana sekarang?" tanya Yunda.


Salsa menghela nafasnya kasar.


"Aku juga bingung Yun." jawab Salsa.


"Kok bingung? Ya kita selamatkan Gandhi dari Mama-nya lah!" sahut Zola.


"Ya iya, tapi gimana caranya? Satu-satunya cara menyelamatkan Gandhi dari Ibu Suri yah hanya dengan kami rujuk, karena itulah tujuan Mama Zara datang kesini." balas Salsa.


"Kalau kami tidak mau rujuk, kemungkinan kamu yang akan jadi korban


Aku yakin Mama Zara sebentar lagi bertindak untuk menyakiti kamu." ucap Salsa pada Yunda.


"Saya sudah sering disakiti dan di jatuhkan, jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan. Selagi Mas Gandhi memang mau bertahan dengan saya, apapun rintangan di depan pasti bisa saya lewati." jawab Yunda.


"Woah, pasti Gandhi senang kalau dia mendengar kata-kata mu ini." ucap Salsa.


"Kira-kira sekarang Gandhi dimana?" tanya Zola.


"Banyak kemungkinan. Pertama, mungkin Mama Zara membawa Gandhi ke penthouse miliknya. Kedua, mungkin Gandhi dibawa ke hotel milik orangtuanya di Jakarta atau di Bali atau di Jogja atau Surabaya. Ketiga, mungkin dibawa ke vila di daerah puncak." jawab Salsa.

__ADS_1


"Kalau gitu kita datangi saja dulu penthouse-nya. Kalau tidak ada disana baru kita cari di hotel yang di Jakarta kalau disana juga tidak ada baru kita cari ke vila." ucap Zola.


"Kenapa kita tidak suruh orang saja untuk mencari Gandhi di tempat-tempat yang Bu Salsa katakan?" tanya Yunda.


"Menyewa orang butuh dana banyak, apalagi tempat yang Salsa bilang ada yang di luar kota, sedangkan budget tidak cukup. Jujur uang di rekeningku tidak sampai serarus juta sekarang." ucap Zola.


"Jangan mengharapkan aku, aku sudah miskin sekarang, rekening ku sudah di blokir." timpal Salsa.


"Kan ada saya." balas Yunda


"Pakai uang saya saja." kata Yunda lagi.


Zola dan Salsa saling pandang.


"Oke, aku akan menghubungi kenalan ku untuk membantu kita." ucap Zola.


"Mama Zara." lirih Salsa sambil menunjukkan layar ponselnya ke hadapan Zola dan Yunda.


"Cepat jawab!" perintah Zola.


Salsa pun menggeser tombol hijau di layar ponselnya, tak lupa mengaktifkan pengeras suara agar Yunda dan Zola bisa mendengar apa yang Mama Zara katakan.


💋💋💋


PT. Pradana Utama.

__ADS_1


Karena Gandhi sedang di kurung di apartemen, jadi Mama Zara yang menhambil alih perusahaan untuk sementara waktu.


"Gimana sih kamu, ngurus gitu aja gak bisa! Kenapa harus nunggu sampe besok? Paksa Gandhi balikan dengan Salsa dan ceraikan perempuan yang bernama Yunda itu!" bentak Papa Ghafar di seberang telepon.


Mama Zara baru melaporkan tentang Gandhi pada suaminya.


"Kalau balikan dengan Salsa itu sudah pasti Pa, karena surat cerai Gandhi-Salsa sudah Mama batalkan. Jadi statusnya Gandhi dan Salsa masih suami istri. Yang susah itu urusan dengan perempuan itu, Gandhi gak mau melepaskan perempuan itu." balas Mama Zara.


"Terus kalau Gandhi gak mau melepaskan perempuan itu, kamu mau biarkan?" Tanya Papa Ghafar.


"Ya gak lah. Mama sedang memberi kesempatan pada Gandhi untuk memilih, mau melepaskan perempuan itu baik-baik atau Mama yang melakukannya. Kalau Mama yang melakukannya sudah pasti Mama akan hancurkan perempuan itu dan keluarganya." jawab Mama Zara.


"Pokoknya Papa gak mau tau, besok semua masalah harus sudah beres! Papa merasakan gelagat yang tidak enak dari Tuan Alan. Papa takut Tuan Alan berhenti bekerja sama dengan perusahaan kita dan investor lainnya juga batal investasi di proyek besar yang sebentar lagi berjalan." ucap Papa Ghafar.


Mama Zara menghela nafasnya kasar.


"Hemh, Mama usahakan." jawab Mama Zara.


Panggilan dengan Papa Ghafar pun berakhir.


"Apa yang harus aku lakukan untuk membuat Gandhi melepaskan perempuan itu?" gumam Mama Zara.


Tak lama, Mama Zara mendapat ide apa yang harus dia lakukan.


Mama Zara pun menghubungi Salsa.

__ADS_1


💋💋💋


Bersambung...


__ADS_2