
Sementara di lantai bawah...
"Nyonya, apa untungnya Anda melakukan ini? Bukannya Salsa memakai alat kontrasepsi di rahimnya? Jadi percuma saja Anda membuat Salsa dan Gandhi berhubungan suami-istri, pasti tidak akan hamil." tanya Silvia sambil mereka berjalan menuju ruang kerja.
"Sekarang memang tujuannya bukan untuk membuat Salsa hamil, aku hanya ingin mengirim video Salsa dan Gandhi ke wanita itu." jawab Mama Zara.
Ooo. Silvia hanya membulatkan mulutnya.
Ting Tong Ting Tong.
Bel apartemen berbunyi.
"Apa kamu memesan makanan online?" tanya Mama Zara pada Silvia.
"Tidak Nyonya, mungkin saja para bodyguard yang memesan." jawab Silvia.
"Cek sana." perintah Mama Zara.
Silvia pun berbelok ke pintu sedangkan Mama Zara terus ke ruang kerja.
"Siapa?" tanya Silvia pada salah satu algojo yang sudah lebih dulu berada di pintu dan sedang melihat ke monitor.
"Tidak tahu Nona, seorang perempuan." jawab algojo itu.
Silvia pun melihat monitor.
"Ini bukannya..." Silvia mencoba mengingat siapa perempuan yang sedang berdiri di depan pintu.
__ADS_1
"Aku ingat! Dia kan kekasihnya Gandhi!" pekik Silvia saat mengingat sosok Yunda.
Yang berdiri tepat di depan pintu hanya Yunda, sedangkan Zola dan teman-temannya yang lainnya berdiri agak jauh dari pintu agar tidak terlihat cctv tepat di depan pintu. Tujuannya hanya untuk memancing agar orang di dalam membuka pintu. Kalau pintu sudah terbuka baru nanti Zola dan teman-temannya menerobos masuk.
Cepat-cepat Silva menghampiri Mama Zara di ruang kerja.
"Nyonya, perempuan itu ada disini." ucap Silvia.
"Perempuan siapa?" tanya Mama Zara.
"Istri siri-nya Gandhi." jawab Silvia.
Mama Zara tersenyum licik.
"Ternyata dia sudah tidak sabar masuk ke kandang harimau." lirih Mama Zara pelan.
"Suruh dia masuk." perintah Mama Zara.
"Buka pintu-nya." perintah Silvia pada algojo.
Algojo membuka pintu.
Baru juga pintu terbuka sedikit, Zola dan teman-temannya langsung mendorong pintu dan menerobos masuk kedalam apartemen dan langsung memukuli algojo dan menyandera Silvia.
Dengan Silvia dalam sanderaan salah satu teman Zola, mereka pun masuk kedalam apartemen.
"Siapa kalian?!" teriak Mama Zara saat Zola dan teman-temannya masuk ke ruang tengah.
__ADS_1
"Saya kekasihnya Salsa, saya datang kesini untuk menjemput kekasih saya pulang!" jawab Zola.
"Cih! Dasar manusia terkutuk tidak pantas tinggal di bumi! Bangga sekali kamu mengatakan seperti itu! Tobat kamu!" bentak Mama Zara.
"Salsa sudah bertobat, dia sudah tidak selera sama apem jamuran! Dia sekarang suka dengan pisang tanduk! Jadi daripada kamu terus-terusan mengejar Salsa lebih baik kamu tobat! Kiamat sudah dekat!" kata Mama Zara lagi.
"Cih! Gak usah ceramah kamu nenek lampir admin neraka! Kamu pikr kamu sudah lebih baik dari saya! Saya hanya bermasalah dengan orientasi sek.sual bukan dengan rasa prikemanusiaan saya! Walau saya begini, saya tau cara memanusiakan manusia! Tidak seperti Anda, yang katanya wanita terhormat tapi kelakuan Anda lebih rendah dari seorang ja.lang!" balas Zola.
"Kurang ajar kamu!" teriak Mama Zara emosi.
"Pasukaaaan!! Urus mereka!!!" perintah Zola.
Tujuh orang algojo Mama Zara yang sejak tadi berdiri di samping Mama Zara langsung bergerak menyerang Zola dan teman-temannya.
Sedangkan Yunda, dia sengaja bersembunyi disuatu tempat dan menunggu kesempatan untuk diam-diam menyelamatkan Gandhi, yang dia sendiri belum tahu Gandhi dan Salsa dimasukkan ke kamar yang mana.
Saat para algojo Mama Zara sedang berkelahi dengan Zola dan teman-temannya, Yunda melihat Mama Zara diam-diam naik ke lantai atas. Melihat itu, Yunda yakin kalau Gandhi dan Salsa di kurung disana. Yunda pun cepat-cepat mengejar Mama Zara ke lantai atas.
Satu orang algojo melihat Yunda naik ke lantai atas, algojo itu langsung mengejar Yunda. Melihat Yunda di kejar algojo, Zola tak tinggal diam, Zola dan tiga temannya juga mengejar algojo yang mengejar Yunda.
Dua orang melumpuhkan algojo yang mengejar Yunda sedangkan Zola menangkap Mama Zara.
Setelah Mama Zara tertangkap Zola, Zola kembali membawa Mama Zara ke lantai bawah dan mengurung Mama Zara ke salah satu kamar. Sedangkan Yunda lanjut menyelamatkan Gandhi dan Salsa.
Braaak. Yunda membuka pintu kamar utama dengan kasar lalu masuk ke ruang tidur.
"Mas Gandhi!!!"
__ADS_1
💋💋💋
Bersambung...