
"Mas..." setelah beberapa menit mereka saling diam, tiba-tiba Yunda membuka suara lebih dulu.
"Ya Sayang." jawab Gandhi.
Yunda membalikkan badannya menghadap Gandhi.
"Kalau kita punya anak nanti, Mas Gandhi masih sayang kan sama Reesha?" tanya Yunda.
"Pertanyaan macam apa itu, Yun! Yah pasti masih sayang lah! Orang Reesha anak aku kok." jawab Gandhi sedikit kesal.
"Ya manatau aja Mas Gandhi gak sayang lagi sama Reesha setelah Mas Gandhi punya darah daging Mas sendiri." balas Yunda.
"Harus berapa kali lagi sih aku bilang Yun. Walau Reesha bukan anak kandung aku, tapi dia itu anak batiniah aku! Aku ketemu Reesha dari Reesha belum sebulan loh dan aku udah sayang banget sama dia dari pertama aku ketemu dia. Dan asal kamu tau, justru yang pertama kali mencuri hati aku itu Reesha bukan kamu. Jadi gak akan mungkin aku gak sayang sama Reesha sekalipun aku punya anak darah daging aku." jawab Gandhi.
"Percaya sama aku Yun, gak akan ada yang berubah sekalipun aku punya anak darah daging aku sendiri. Anak kandung aku beli baju sepuluh, Reesha juga aku beliin baju sepuluh. Anak kandung aku, aku kasih seratus ribu, Reesha juga akan aku kasih seratus ribu. Anak kandung aku dapet warisan satu unit apartemen, Reesha juga akan dapat warisan satu unit apartemen. Pokoknya gak akan aku bedakan." kata Gandhi lagi.
__ADS_1
"Janji yah Mas, Mas Gandhi gak akan membedakan Reesha dengan darah daging Mas nanti?"
"Iya Sayang, aku janji." jawab Gandhi sambil memeluk erat tubuh Yunda.
💋💋💋
Tiga tahun sudah Gandhi dan Yunda berumah tangga, rumah tangga mereka sangat harmonis. Walau harmonis, tapi pertengkaran-pertengkaran menggemaskan tetap ada, pertengkaran yang membuat pondasi pernikahan Gandhi dan Yunda semakin kokoh.
Dan setelah tiga tahun menjadi anak tunggal, akhirnya Reesha mendapatkan adik pertamanya.
Walaupun adik pertama Reesha bukan kembar seperti yang diinginkan Gandhi, tapi Gandhi tetap senang dan bersyukur atas kelahiran anak kandung pertamanya yang berjenis kelamin laki-laki itu. Karena memberikan adik laki-laki untuk Reesha adalah harapan Gandhi agar bisa menjadi penjaga Reesha dan Yunda kelak.
Tapi Yunda tidak tahu kalau tingkat kebobolan dengan KB alami ini juga tinggi dan Yunda adalah salah satunya.
Karena sudah tiga kali melahirkan secara sesar, dokter dan Gandhi menyarankan Yunda untuk di steril, tapi Yunda menolak. Yunda ingin memberikan satu anak lagi untuk Gandhi dan berharap anak keempatnya adalah perempuan, agar Reesha ada temannya.
__ADS_1
Dokter dan Gandhi menghargai keputusan Yunda, tapi dokter menyarankan lima tahun kemudian Yunda baru boleh hamil lagi.
Dan lima tahun kemudian lahir lah anak keempat Gandhi-Yunda yang berjenis kelamin perempuan sesuai harapan Yunda.
Setelah kelahiran anak keempatnya, Yunda pun di steril.
Kebahagiaan tidak sampai disitu saja, saat ulang tahun Reesha yang kesepuluh yang dirayakan di sebuah hotel, Mama Zara dan Papa Ghafar datang menghadiri ulang tahun Reesha. Gandhi pikir kedatangan orangtuanya untuk mempermalukan Reesha, tapi siapa sangka orangtua Gandhi datang untuk memberi restu atas pernikahan Gandhi dan Yunda yang sudah berjalan sepuluh tahun.
Bukan hanya orangtua Gandhi saja yang datang, Salsa dan Zola pun juga datang dengan anak kembar laki-laki perempuan yang berusia tiga tahun bersama mereka. Yang pastinya bukan anak kandung mereka, melainkan anak adopsi. Penampilan Zola juga sudah seperti laki-laki dengan jambang halus yang tumbuh di rahangnya dan dada yang rata serta badan yang kekar persis seperti laki-laki.
💋💋💋
TAMAT.
Terimakasih buat kalian semua yang udah ngikutin kisah Gandhi-Yunda sampai akhir. Cerita ini masih jauh dari kata sempurna, namanya juga othor bukan orang yang sempurna, jadi maaf kalau typo, plot hole atau beberapa part yang menyinggung, yang bikin kalian naik darah tinggi, gula darah, kolestrol dan asam urat, dan bikin kalian baper sampe nangis guling-guling dan nyakar-nyakar tembok.
__ADS_1
Jangan di unfav dulu yah, karena setelah ini othor akan promoin novel yang baru. Kapan itu? Makanya jangan di unfav dulu.
Sekali lagi terimakasih dan sayang kalian banyak-banyak. Muah 💋 Muah 💋 Muah 💋