Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang

Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang
DSDKDSO BAB 97


__ADS_3

Yang sebenarnya terjadi pada Gandhi.


Klien dari luar negri yang Bayu katakan sebenarnya adalah Mama Zara.


Kabar perceraian Gandhi dan Salsa secara diam-diam sampai ke telinga Mama Zara dan Papa Alan. Papa Alan pun meminta keluarga Gandhi yang membereskan masalah ini dan mengancam akan mengundurkan diri dari kerjasama dengan perusahaan orangtua Gandhi kalau masalah ini tidak berhasil di bereskan.


Bayu juga tidak tahu kalau klien dari luar negri itu adalah Mama Zara. Asisten Papa Ghafar hanya mengatakan kalau akan datang klien Papa Ghafar ke Indonesia dan meminta Gandhi untuk bertemu dengan klien Papa Ghafar itu.


Pertemuan di lakukan di sebuah room VIP restoran bintang lima. Begitu Gandhi dan Bayu masuk kedalam ruangan, betapa kagetnya Gandhi saat melihat Mama-nya yang ada di ruangan itu.


Meski kaget, Gandhi berusaha selow. Mama Zara, Gandhi dan Bayu mengobrol biasa dan sama sekali tidak membahas tentang perceraian diam-diam Gandhi dan Salsa hingga membuat Gandhi tak was-was padahal minuman yang di minum Gandhi dan Bayu mengandung obat tidur.


Setelah Gandhi dan Bayu tertidur barulah orang suruhan Mama Zara menggotong Gandhi dan Bayu dan membawa mereka ke penthouse apartemen milik orangtua Gandhi.


💋💋💋


Sunshine Apartemen.


Pukul 06.00

__ADS_1


Bayu mengerjapkan matanya, baru melihat kesekeliling begitu matanya terbuka lebar.


PLAAAK. Belum juga nyawa Bayu terkumpul semua, Mama Zara membantu nyawa Bayu terkumpul semua dengan cara menampar pipi Bayu.


"Aaargh...Nyonya." pekik Bayu sambil memegang pipinya yang panas.


"Itu ganjarannya karena sudah menyembunyikan masalah perceraian Gandhi dengan Salsa!" bentak Mama Zara.


Bayu mendudukkan dirinya.


"Maaf Nyonya, itu urusan pribadi Pak Gandhi. Saya di bayar hanya untuk mengurus perusahaan." jawab Bayu.


Bayu memegang pipinya sambil mengeraskan rahangnya.


"Kalau memang kamu hanya mengurus urusan perusahaan kenapa kamu membantu menyiapkan pernikahan Gandhi dan wanita ja.lang itu, hah!" bentak Mama Zara lagi.


Bayu terdiam.


"Mulai sekarang kamu tidak usah lagi bekerja di perusahaan! Balik sana kamu jadi gembel!" ucap Mama Zara.

__ADS_1


Bayu berdiri dari duduknya.


"Terimakasih Nyonya sudah memecat saya. Saya terima dengan senang hati pemecatan ini! Tapi saya yakin suatu saat nanti Pak Gandhi akan mencari saya lagi dan memperkerjakan saya. Dan saat itu terjadi saya pastikan Anda sudah tidak punya pengaruh apa-apa dalam hidup Pak Gandhi!" jawab Bayu.


"Oh iya, saya juga mau berpesan pada Anda Nyonya, Pak Gandhi sudah dewasa, sudah cukup Anda mengatur urusan pribadi Pak Gandhi, apalagi masalah hati. Anda seorang Ibu, harusnya Anda bisa memahami apa yang sangat anak Anda inginkan bukan anak Anda yang harus memahami keinginan Anda." kata Bayu.


"Diam kamu! Kamu tau apa tentang hubungan orangtua dan anak! Memangnya kamu punya orangtua, hah! Kamu itu hanya anak yatim piatu yang beruntung bisa mendapat beasiswa dari perusahaan ini! Bukannya mengabdi pada perusahaan ini malah mendukung Gandhi menghancurkan perusahaan ini! Pantas saja orangtua mu membuang mu, saya rasa mereka tau kalau saat besar kamu adalah anak yang pembangkang!" balas Mama Zara.


Bayu tersenyum mengejek.


"Kalau memang benar yang Anda katakan, berarti orangtua saya tidak jauh beda dengan Anda. Kalau begitu, justru saya sangat berterimakasih karena orangtua saya membuang saya ke panti asuhan, saya tidak perlu hidup dalam kekangan dengan dalih bakti pada orangtua." jawab Bayu.


"Saya rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi. Saya permisi." pamit Bayu lalu berjalan menuju pintu. Tapi keluar dari penthouse itu tidak semudah yang di bayangkan Bayu. Belum sampai di pintu dua orang algojo langsung menahan Bayu dan menyeret Bayu ke gudang. Sesampainya Bayu di gudang dua algojo itu langsung mengikat tangan dan kaki Bayu serta menyumpal mulut Bayu.


"Tidak segampang itu keluar dari tempat ini, memangnya saya tidak tahu apa isi otak mu! Kalau kamu keluar dari sini pasti kamu akan memberitahu ja.lang itu kalau Gandhi disini!" gumam Mama Zara.


Setelah itu Mama Zara naik ke lantai atas dimana Gandhi di kurung di kamar utama di lantai atas.


💋💋💋

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2