Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang

Dicerai Suami, Dibuang Keluarga, Disayang Suami Orang
DSDKDSO BAB 71


__ADS_3

Saat Yunda sedang menunggu Bu Marni di depan ruang operasi, Gandhi pergi ke ruang cctv untuk melihat rekam jejak Rio. Setelah mendapat rekam jejak Rio, Gandhi pun meminta pihak rumah sakit untuk tidak memperpanjang kaburnya Rio karena dia ingin mengurusnya sendiri.


Setelah dari ruang cctv, barulah Gandhi menghubungi Bayu.


Saat mengeluarkan ponselnya ternyata ponsel Gandhi mati, karena dia nonaktifkan saat Yunda terbangun karena suara nada dering ponselnya yang sangat keras.


Saat ponselnya aktif, banyak sekali pesan dari Mama Zara.


"Mama? Ada perlu apa Mama nelpon?" gumam Gandhi.


Bukannya menelpon balik Mama-nya, tapi Gandhi malah lanjut menghubungi Bayu, menyelesaikan masalah Yunda lebih penting ketimbang menelpon balik Mama-nya.


Setelah nada sambung ketiga, barulah Bayu menjawab telepon Gandhi.


"Halo Pak Gandhi." jawab Bayu.


"Buka email mu, ada rekaman cctv yang aku kirim, cepat suruh orang untuk mencari laki-laki yang ada di cctv itu. Namanya Rio, dia mantan suaminya Yunda. Dia meninggalkan surat katanya akan pulang ke Solo, tapi feeling saya mengatakan kalau dia tidak pulang ke Solo dan masih disekitaran Jakarta. Kalau sudah dapat, langsung bawa dia ke penjara, atas tuduhan penelantaran dan penipuan. Kamu paham kan, Bay?"


"Paham Pak."


"Ya sudah, cepat bertindak. Saya gak mau dia lama-lama berkeliaran. Semakin lama dia berkeliaran semakin bahaya untuk Yunda." Perintah Gandhi lagi.


"Siap Pak." jawab Bayu.

__ADS_1


Panggilan pun berakhir.


Setelah panggilan dengan Bayu berakhir, Gandhi pun menghubungi Salsa, bukan menghubungi Mama Zara. Dia harus bertanya lebih dulu pada Salsa agar ada jawaban yang sinkron kalau saja Mama Zara juga menghubungi Salsa.


Cukup lama Salsa menjawab telepon Gandhi dan itu cukup membuat Gandhi kesal.


"Mana sih nih orang, kok lama banget jawab teleponnya, masa iya masih jam segini udah pesta apem dia." gerutu Gandhi.


Setelah tiga kali percobaan, akhirnya Salsa menjawab telepon Gandhi.


"Halo." jawab Salsa.


"Kenapa lama sekali sih jawab teleponnya?" omel Gandhi.


"Ada apa?" tanya Salsa.


"Apa tadi Mama ku menelpon mu?" tanya Gandhi.


"Oh itu, iya. Tapi dia hanya menanyakan dirimu." jawab Salsa.


"Menanyakan apa? Aku mau telepon balik Mamaku tapi aku takut jawaban kita berbeda." tanya Gandhi.


"Mama Zara hanya tanya apa kamu ada di dekat ku terus aku jawab tidak. Terus Mama tanya apa kamu sedang sibuk makanya sampai tidak pernah menghubungi Mama lagi, terus aku jawab, iya kamu sedang sibuk, bahkan aku bilang kalau kamu sudah seminggu ini kamu pergi keluar kota." jawab Salsa.

__ADS_1


"Kamu bilang gak ke kota mana?" tanya Gandhi.


"Tidak." jawab Salsa.


"Mama hanya tanya itu?" tanya Gandhi.


"Oh ada satu lagi, Mama tanya bagaimana dengan pernikahan kita." jawab Salsa.


"Lalu kamu jawab apa?" tanya Gandhi.


"Aku bilang pernikahan kita baik-baik saja dan kamu makin romantis padaku." jawab Salsa.


"Oh. Ya sudah, aku telepon Mama ku dulu kalau begitu." balas Gandhi.


Panggilan pun berakhir. Setelah panggilan dengan Salsa berakhir, Gandhi pun lanjut menghubungi Mama Zara.


Seperti yang ditanyakan Mama Zara pada Salsa, itu juga yang Mama Zara tanyakan pada Gandhi dan apa yanb Salsa jawab pada Mama Zara, itu juga yang Gandhi jawab pada Mama-nya.


Setelah menghubungi Mama Zara, barulah Gandhi bernafas lega karena Mama-nya tidak menanyakan hal-hal yang lain.


Setelah selesai berteleponan dengan Mama Zara barulah Gandhi menyusul Yunda di depan ruang operasi.


💋💋💋

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2