
Sangking kagetnya melihat adegan vakum bibir didepannya, Yunda sampai lupa menutup matanya.
Untungnya adegan vakum bibir itu tak berlangsung lama, tak sampai satu menit Zola melepaskan ciumannya dari bibir Salsa.
"Apa sudah cukup kekuatan dari ku?" tanya Zola.
"Hemh." jawab Salsa sambil menganggukkan kepalanya.
"Ya sudah, aku keluar yah." pamit Salsa sekali lagi.
Kali ini Salsa benar-benar keluar dari dalam mobil tanpa ada drama pencegahan dari Zola.
Tak lama setelah Salsa masuk ke dalam restoran, salah seorang teman Zola yang bertugas mengawas ruang cctv menghubungi Zola.
"Salsa sudah masuk. Keluarlah kalian!" perintah teman Zola itu.
Setelah mendapat aba-aba dari temannya, barulah Zola mengajak Yunda keluar dari dalam mobil.
"Ayo keluar, Salsa sudah masuk ke dalam room." ajak Zola.
Yunda menganggukkan kepalanya.
Namun saat Yunda hendak membuka pintu belakang, tempat dia duduk, tiba-tiba Zola menahan tangan Yunda.
__ADS_1
Sontak Yunda kaget, otaknya langsung berpikir kalau Zola akan memukbang bibirnya seperti dia memukbang bibir Salsa.
"Hey mau ngapain kamu!" bentak Yunda sambil menepis tangan Zola dari tangannya.
"Kamu kenapa?" tanya Zola dengan raut wajah keheranan.
"Lah kamu mau ngapain?" tanya Yunda.
"Aku mau suruh kamu pake ini." jawab Zola sambil memberikan topi dan masker pada Yunda.
"Oh." Yunda membulatkan mulutnya, dia jadi merasa bersalah karena sudah berburuk sangka dengan Zola.
Yah bukan salah Yunda juga jadi berburuk sangka pada Zola, siapa suruh tadi Zola melakukan hal yang sama pada Salsa di depan mata Yunda.
"Memangnya kamu mikir apa?" tanya Zola.
Zola pun sama, dia juga memakai topi dan masker yang sudah dia sediakan untuk misi ini.
Setelah memakai topi dan masker barulah Zola dan Yunda keluar dari dalam mobil.
💋💋💋
Ruang cctv.
__ADS_1
Kini Yunda dan Zola sudah berada di ruang cctv untuk memantau bagian dapur. Zola tidak bisa memantau room Mama Zara dan Salsa karena di dalam room tidak ada cctv.
Sedangkan manajer restoran yang tadi siang sudah kena mental dengan tatapan tajam Zola ditambah lagi dengan ancaman teman-teman Zola sebelum Zola masuk ke ruang cctv hanya bisa duduk pasrah melihat Zola cs bekerja menguasai ruangan cctv yang harusnya tidak boleh ada orang asing masuk ke situ.
Dari layar monitor terlihat jelas ada seorang pria berbadan tambun, yang tak lain dan tak bukan adalah algojo Mama Zara sedang mendekati salah seorang pelayan yang tak lain dan tak bukan adalah salah seorang teman Zola.
Dari video terlihat algojo Mama Zara memberikan satu botol kecil pada seorang teman Zola yang bisa di pastikan itu adalah obat perangsang.
Setelah obat perangsang itu berada di tangan teman Zola, algojo Mama Zara pun keluar dari area dapur.
Tak usah di tanya apakah teman Zola akan benar-benar menuangkan obat perangsang itu ke makanan dan minuman Salsa, yamg jelas tidak akan!
Setelah makanan pesanan Mama Zara dan Salsa sudah siap, tiga orang teman Zola itu jugalah yang mengantar ke dalam room.
Saat ketiga temannya sedang menyajikan makanan ke atas meja, Zola mengirim pesan ke Salsa.
Zola : Semua makanan dan minuman untuk mu aman tidak ada yang di berikan obat perangsang tapi ingat setelah lima menit beraktinglah pura-pura gelisah dan dimenit ke sepuluh pura-pura seperti orang yang sedang tinggi, kamu paham!
Tak lama Salsa membalas pesan Zola.
Salsa : Baiklah aku paham.
Setelah semua makanan tersaji diatas meja, ketiga teman Zola itu pun keluar dari dalam room dan kembali ke dapur untuk memulangkan meja dorong yang dipakai untuk membawa makanan tadi. Setelah itu mereka bertiga cepat-cepat keluar dari dapur dan memantau dari jauh room Mama Zara yang sedang di jaga dua orang algojo.
__ADS_1
💋💋💋
Bersambung...