
Kamar utama.
Sesampainya di kamar, Gandhi langsung mendekati Yunda yang sedang menangis.
"Kamu gak pa-pa?" tanya Gandhi.
Yunda menggelengkan kepalanya.
"Aku sedih Mas." jawab Yunda.
"Gak usah sedih Yun, percaya aja kalau Reesha akan tetap memilih bersama kita." ucap Gandhi.
"Jadi kapan kamu dan Reesha pergi?" tanya Yunda.
"Mungkin besok atau lusa."
"Aku ikut Mas."
"Gak usah, biar aku dan Reesha aja yang pergi." tolak Gandhi.
"Tapi Mas-"
"Kenapa? Kamu mau bernostalgia sama mantan suami kamu? Kamu mau bikin foto keluarga dengan mantan suami kamu?" nampaknya Gandhi cemburu.
"Bukan gitu Mas. Aku cuma takut Mas Rio cuci otak Reesha dan membalikkan fakta." balas Yunda.
__ADS_1
"Kalau sampai mantan suami kamu berani begitu, lidahnya nanti yang akan aku putar balik! Lagian Reesha udah besar, kamu harus percaya sama dia kalau dia bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Jadi yakin aja sekalipun mantan suami kamu bicara yang enggak-enggak, pasti Reesha lebih percaya dengan kita." ucap Gandhi dengan nada yang masih kesal.
Walau sudah lima belas tahun menikah, tetap saja Gandhi tidak suka Yunda bertemu dengan mantan suaminya. Begitu juga dengan Yunda, dia juga sering ngambek kalau Gandhi secara tak sengaja bercerita tentang masa lalu nya bersama Nara.
Yunda terdiam dengan wajah yang menunduk dan sambil memainkan jari-jarinya.
Melihat itu Gandhi menghela nafasnya kasar untuk menurunkan ego nya dan menghapus rasa cemburunya.
"Gak ada yang perlu kamu khawatirin. Aku janji akan pulang bersama Reesha, jadi kamu disini aja, tiga anak kita yang lain lebih butuh kamu." ucap Gandhi. Kini nada bicaranya sudah lebih lembut.
"Oke?" tanya Gandhi.
Yunda pun mengalah dan akhirnya menganggukkan kepala.
💋💋💋
Filipina.
Setelah tiga tahun Rio tinggal di Filipina, Gandhi menarik anak buahnya yang selama ini menjaga Rio. Alasan Gandhi menarik anak buahnya agar tidak menjaga Rio lagi disana, selain karena Rio sudah lancar berbahasa tagalog, Gandhi melihat kalau Rio sudah sangat nyaman tinggal di sana, apalagi disana usaha Rio sangat lancar.
Di Filipina, Rio juga sudah tidak tinggal sendiri, Ratna dan Rosa juga tinggal disana. Setelah Ratna bebas, Gandhi langsung mengirim Ratna dan Rosa ke Filipina menyusul Rio.
Rosa sudah menikah dengan orang Filipina dan tinggal tidak jauh dari tempat tinggal Rio, sementara Ratna dan Rio mereka masih betah menjanda dan menduda.
Walau judulnya mereka dalam pengasingan, tapi Gandhi tidak membiarkan mereka hidup susah, mereka di berikan hidup yang enak dan layak oleh Gandhi, bukan hanya Rio yang di berikan usaha oleh Gandhi, tapi Ratna dan Rosa juga di buka kan usaha oleh Gandhi.
__ADS_1
Pokoknya apapun akan Gandhi lakukan agar mereka hidup enak dan layak di Filipina sampai mereka enggan untuk kembali ke Indonesia.
Hari yang di tunggu-tunggu Reesha pun tiba, hari dimana dia berangkat untuk bertemu dengan ayah kandungnya.
Kini Gandhi, Reesha, dan dua bodyguard Gandhi sudah sampai di Filipina.
Dengan menggunakan dua taksi bandara, mereka pergi ke rumah Rio. Gandhi dan Reesha ada di taksi pertama sedangkan dua bodyguard Gandhi ada di taksi kedua.
Gandhi tidak memberitahu Rio, Ratna ataupun Rosa perihal kedatangannya bersama Reesha. Yang di takutkan Gandhi kalau dia memberitahu pihak Rio, pihak Rio akan mengadakan rapat keluarga untuk mengarang cerita sedih yang pastinya membalikkan fakta di depan Reesha.
Agar itu tidak terjadi, lebih baik Gandhi tidak memberitahu mereka.
Setelah hampir satu jam perjalanan, sampai lah taksi yang membawa mereka di depan sebuah ruko.
Mata Reesha langsung tertuju pada sosok laki-laki yang sedang duduk di depan toko sambil menyesap sebatang rokok.
"Pa, apa itu ayah Reesha?" tanya Reesha saat melihat sosok pria itu.
Gandhi menghela nafasnya kasar lalu menganggukkan kepalanya.
Melihat penampilan Rio dengan rambut gondrong serta jenggot dan kumis yang tebal, ada sedikit rasa takut dalam hati Reesha. Di mata Reesha penampilan Rio tak jauh beda dengan prema pulogadung.
"Gimana? Masih mau ketemu atau batal?" tanya Gandhi, dia bisa melihat ketakutan di raut wajah Reesha.
💋💋💋
__ADS_1
Bersambung...