Dicintai Brondong

Dicintai Brondong
Gejolak jiwa


__ADS_3

***


Eza membantu membawakan barang belanjaan ke kamar Yasmin. Wanita itu membuka pintu kamarnya dan masuk, Eza mengikuti dari belakangnya.


“Aku taruh di sini, ya?” Eza meletakkan semua barang di luggage rack, Yasmin menjawab dengan anggukan.


Dia terlihat seperti seorang anak kecil yang tengah bahagia dengan mainan barunya, Yasmin sedang sibuk di depan cermin. Dia sangat menyukai kalung itu.


“Terima kasih, Langit. Maaf sudah sangat merepotkan, dan terima kasih banyak kamu sudah membelanjakanku sebanyak ini. Kamu masih ada uang untuk pulang, kan?”


Eza meledakkan tawanya, pertanyaan Yasmin sangat lucu baginya. "Hahaha ... tentu saja aku ada, jangan pikirkan. Uangku nggak akan habis walaupun kamu setiap hari belanja sebanyak ini." Eza sambil mengacak gemas rambut Yasmin.


Dia memperlakukan wanita itu layaknya seorang bocah. Padahal jarak usia keduanya terpaut jauh. Wajah baby face yang dimiliki Yasmin, membuat Eza tak dapat menebak usianya sampai sekarang.


“Hey! Rambutku berantakan!” Yasmin merapikan rambutnya. "Baguslah, ternyata kamu orang kaya. Aku akan menghabiskan hartamu hingga besok kita berpisah." Yasmin tertawa.

__ADS_1


Mendengar kata perpisahan, raut wajah Eza berubah. "Silakan! Aku justru akan senang, semakin kamu mendapat sesuatu dariku, kamu tidak akan bisa melupakanku. Bukan begitu rumusnya?” Eza membuat wanita itu terdiam.


Yasmin tersenyum, lalu mengalihkan pembicaraan mereka. "Kamu mau nonton film? Kita makan siang di sini saja. Bagaimana?" Sebenarnya dia tak ingin menebak-nebak.


Eza menghembuskan napas kasar. Dia berpikir akan perubahan sikap Yasmin. "Sepertinya seru. Baiklah, aku akan mengorder makanan, kamu mau makan apa?"


_____


Setelah selesai makan siang, mereka menonton film bergenre romance action. Tak ada obrolan apapun, mata mereka fokus pada layar televisi. Keduanya duduk di sofa panjang, sangat dekat. Saat ada adegan yang menegangkan, Yasmin menjerit, hal itu membuat Eza semakin gemas melihatnya. Sampai suatu adegan mesra di ranjang, Yasmin dan Eza saling tatap, rasa canggung mulai menyelimuti keduanya.


Yasmin mengalihkan pandangannya. "Ah, aku ... aku tidak apa-apa. Sebaiknya skip saja bagian itu," jawab Yasmin gugup.


"Kenapa harus di skip? Kalau malu, menghadaplah ke sini!"


Tatapan mereka kembali bertemu. Eza teringat akan ciuman mereka di tebing tempo hari. Entah terhanyut terbawa suasana film atau memang ketagihan dengan ciuman Yasmin. Dia mendekatkan bibir mereka, dan ….

__ADS_1


Kecupan singkat itu mendarat di bibir Yasmin. Wanita itu tak berkutik, terpaku dan tak menolak sama sekali. Yasmin pun mulai terbawa suasana, tatapan mata mereka saling mendamba, ingin menikmati bibir satu sama lain.


Wajah Yasmin yang memerah tak dapat disembunyikan, Eza semakin tertantang ingin menggoda dan memanjakan wanita itu. Yasmin mulai beringsut sedikit mundur, dia telah salah tingkah. Sebagian hatinya mengatakan ini suatu kesalahan. Sebagian lagi mendorong untuk menginginkan hal yang lebih. Dia tak tahu harus bagaimana sekarang. Tubuhnya semakin mendorong untuk mendapatkan sesuatu dari pria itu.


Eza tersenyum melihat pipi Yasmin merona akibat ulahnya. Dia mulai meraih dagu wanita itu, menarik semakin dekat padanya. Mata mereka saling bertemu, menatap penuh damba, penuh harap. Gejolak jiwa semakin menjadi-jadi. Membawa mereka ke tahap selanjutnya, penyatuan antara bibir dua insan.


Semua terjadi secara alami, tanpa paksaan. Bibir yang semula berjarak, kini semakin mendekat dan bertaut. Eza mengulum bibir Yasmin yang terlihat basah. Mata wanita itu terpejam menikmati bibir Eza yang menyusuri dan menyesapi manisnya bibirnya yang berwarna merah jambu.


Tangan Eza menjalari dada Yasmin yang padat dan berisi. Sementara tangan wanita itu melingkar di leher Eza, jari jemarinya menjalari rambut pria itu dengan lembut. Eza melerai ciumannya, lalu menuntun tubuh wanita itu terbaring dan menindihnya. Mereka kembali menatap penuh damba.


"Senja, aku benar-benar telah jatuh cinta padamu. Apa kamu tidak keberatan?"


...***...


...Jangan lupa like dan komen.......

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2