Dicintai Brondong

Dicintai Brondong
Tetangga


__ADS_3

...***...


Fajar mulai menampakkan cahayanya. Yasmin menyambut hari dengan semangat barunya walau udara masih begitu dingin. Hidup di kota, Yasmin terbiasa dengan udara pendingin ruangan. Namun, kali ini di tempat barunya, Yasmin menikmati udara alami pedesaan yang menyegarkan. Dia mulai membuka jendela kamarnya, juga semua jendela yang ada di rumahnya tersebut.


Hari ini, dia berniat mencari perabot pelengkap rumah. Namun, sebelum itu, dia harus menunggu motornya tiba yang di kirim lewat kargo. Jalan hidup yang dipilihnya kali ini sangat tepat, Yasmin bahkan memulai harinya dengan senyuman tanpa beban, melepaskan semua masalah yang sudah mengusiknya beberapa bulan ini.


Siang hari, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Dua orang lelaki dengan mobil box datang membawa motor Yasmin dari kota sebelumnya. Ada beberapa perabot yang memang dia kirim juga dari sana. Yasmin pun menyambutnya dengan ramah, dan membuatkannya minuman.


Selang beberapa menit kemudian, ada seorang wanita berumur empat puluhan yang datang ke rumahnya. Wanita itu tampak ramah dan mengajak Yasmin berkenalan.


“Assalamualaikum,” sapanya saat Yasmin meletakkan minuman ke meja yang ada di teras, untuk pekerja ekspedisi. Mereka tengah sibuk menurunkan barang.


“Waalaikumsalam. Mari, silakan masuk, Mbak.” Sambut Yasmin dengan ramah juga.


“Pendatang baru, Mbak? Dari mana?” Kenalkan, nama saya Suci.” Wanita itu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan langsung disambut oleh Yasmin.


“Saya Yasmin, Mbak, datang dari Jakarta,” tutur Yasmin mengulas senyumannya.


“O, iya … Mbak ini sendirian, ya?” tanya wanita yang tampak muda dan juga terlihat cantik terawat dengan pakaian tertutup, serta jilbab yang membalut kepalanya.


“Iya, Mbak. Saya sendiri.”

__ADS_1


Tak ingin mencampuri urusannya lebih dalam, Suci pun mengalihkan pembicaraannya. “Mbak, sepertinya barang yang diturunkan cukup banyak. Kalau nggak dibantu nanti akan selesai lamanya. Mau saya panggilkan anak laki-laki saya biar bantu? Kebetulan dia di rumah, biasanya hari Minggu gini udah ngelayap.” Wanita itu mengakrabkan diri dan menawarkan bantuan. Lalu berjalan berniat memanggil anak sulungnya.


“Aduh, malah merepotkan nanti, Mbak," ucapnya merasa sungkan.


“Nggak repot, Mbak Yasmin. Anaknya juga pasti mau kok, sebentar saya panggil dulu, rumah saya deket kok, cuma belakang situ,” tunjuk Suci sembari memperlihatkan gang masuk di samping rumah Yasmin. Kebetulan rumah Suci berada tepat di belakang Yasmin dan hanya berjarak dua langkah.


“Terima kasih, Mbak.”


Tak lama kemudian, Suci membawa anak lelakinya yang berumur 16 tahun, tepatnya kelas 1 SMA.


Anak lelaki itu pun membantu kedua tukang kargo yang tengah sibuk mengangkati barang Yasmin ke dalam rumah hingga tak ada lagi, yang tersisa. Yasmin pun memberi uang jasa pada tukang kargo dan juga ke anak lelaki itu sebagai imbalan. Namun, saat Yasmin memberikannya, Suci menolak agar tidak memberikan upah pada anaknya.


“Ya sudah kalau begitu, terima kasih. Oh ya, namanya siapa?” tanya Yasmin pada anak Suci.


“Dimas, Bu,” jawabnya, “ Saya permisi dulu.”


Saat ini, sekarang hanya ada Yasmin dan Suci. Mereka berbincang perihal desa tersebut dan juga tak segan, Suci bercerita tentang dirinya. Suatu kebetulan saat kedua wanita itu kini menyandang status janda. Namun, berbeda dengan Suci yang kini telah mempunyai dua anak, satu lelaki dan satu lagi perempuan masih berumur 13 tahun. Suci memang kelahiran desa tersebut. Akan tetapi, sejak dirinya bercerai dengan sang suami, banyak tuduhan miring yang menerpanya.


“Ya Allah, Mbak. Benarkan begitu?” tanya Yasmin tak percaya saat dirinya mendengar cerita Suci.


“Beneran Mbak, aku ini udah sering dituduh tebar pesona sama bapak-bapak kampung sini, tapi ya sudahlah. Toh, saya juga nggak seperti yang mereka pikirkan. Status janda, dimanapun berada, pasti akan direndahkan dan dianggap wanita nggak bener. Padahal mereka tidak tau apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga kita, apa penyebab perceraiannya. Tapi, dengan entengnya mereka menghakimi seolah wanita yang salah," tutur Suci panjang lebar.

__ADS_1


Yasmin tertegun mendengarnya, sulitkah menjadi seorang janda?


...***...


...Gift Away "Dicintai Brondong"...


...😀😀...


...Berikan dukungan kalian, dan dapatkan hadiah pulsanya.......


...Juara 1 (20rb) Juara 2 (15rb) Juara 3 (10rb)...


...GA berakhir pada tanggal 12 Juni 22...


...Pemenang diambil dari ranking mingguan...


...Like, komen, favorit nya ya...


...❤️❤️❤️...


...Terima kasih ☺️...

__ADS_1


__ADS_2