
Deg...
Elvira melepaskan pelukan Sky, ia melihat mata Sky yang menatap ke arahnya. Mata Elvira juga memanas, melihat mata Sky yang berkaca-kaca menatapnya.
"Sky..."
Sky tersenyum tipis melihat kegugupan Elvira padanya. Ia mengecup kening Elvira lama dan tak lama melepaskan bibirnya dari kening Elvira.
"Apa yang kau pikirkan El,? Aku mencintaimu aku ingin kebahagiaan mu dan Callista."
"Sky..."
Elvira terisak di hadapan Sky saat mendengar penuturan Sky padanya. Sungguh Sky benar benar pria yang baik untuknya. Ia tak menyangka jika Sky akan mengatakan hal seperti ini padanya.
"Maafkan aku..."
Sky memejamkan matanya mendengar penuturan Elvira. Sungguh inilah yang akan ia terima cepat atau lambat. Hati Elvira, hati Elvira masih mencintai Mark Harrold dan ia kalah. Cinta Elvira bukan untuknya, meski ia sangat mencintai Elvira sekalipun tapi nyatanya hati Elvira masih mencintai mantan suaminya.
"El_"
Sky menutup kembali bibirnya, tak lama ia terkekeh kecil mengingat jika ia akan merebut Elvira dari tangan Mark Harrold. Tapi nyatanya, saat melihat bayi mungil Callista, Sky tak tega. Lagi pula Elvira masih mencintai Mark Harrold, Elvira tak mencintai dirinya. Mungkin Elvira menjadikan dirinya sebagai teman. Tapi ia yang terlaku berlebihan menginginkan Elvira bersamanya.
__ADS_1
"Aku mencintaimu El, kejar kebahagiaan mu, maafkan aku."
Sky melepaskan tangan nya dari pinggang Elvira dan berbalik. Tapi Elvira memeluknya dari belakang dan menangis di punggungnya.
Elvira tak ingin melukai hati Sky, ia sungguh tak ingin Sky terluka karenanya. Apa yang harus ia lakukan saat ini.?
Di depan pintu, Raline yang mendengar semuanya hanya mengusap pipinya yang basah. Ternyata Elvira masih mencintai Mark Harrold. Raline melangkah pergi meninggalkan kamar Elvira. Saat ini Raline hanya memikirkan bagaimana dengan suaminya. Damian sangat membenci Mark Harrold, apa suaminya akan menerima keputusan Elvira.
"Elvira katakan padaku jika kau mencintaiku sedikit saja El.? Apa kau pernah mencintaiku walau sedikit El.?"
Ucap Sky menatap pintu yang terbuka sedikit. Tak lama Sky tersenyum masam saat tak mendengar jawaban Elvira. Sky sungguh pria yang sangat bodoh kali ini.
"Ya aku mencintaimu Ausky Luis, tapi ternyata cintaku lebih besar pada Mark, Sky. Katakan padaku apa aku wanita bodoh Sky, aku wanita yang sangat bodoh telah menolakmu Sky."
Mendengar penuturan Elvira, Sky berbalik dan menatap wajah cantik Elvira. Ia mengusap air mata Elvira dengan kedua tangannya.
"Katakan padaku jika kau pernah mencintaiku El."
Ucap Sky menatap mata Elvira dalam. Mendengar penuturan Sky padanya Elvira menganguk mengiyakan ucapan Sky.
"Ya aku mencintaimu Sky, aku mencintaimu tapi tak sebesar cintaku pada Mark Sky."
__ADS_1
Ungkap Elvira lagi lagi menyakiti hati Ausky Luis, menyayat hati seorang Ausky Luis. Ya meskipun Mark berulang kali menyakitinya, tapi nyatanya cinta Elvira masih ada untuk Mark Harrold. Pria yang sudah berulang kali membuat dirinya kecewa dengan penghianatannya. Mark Harrold sangat sulit untuk Elvira hapus dari hati dan pikirannya.
Selama hamil pun, hanya nama Mark Harrold yang Elvira pikirkan, hanya Mark Harrold yang ingin Elvira lihat. Hanya pria itu yang ada dalam setiap tidurnya. Elvira sendiri berulang kali menepis pikirannya. Berulang kali meyakinkan dirinya bahwa Mark Harrold sudah menyakitinya, tapi apa yang terjadi Elvira justru merindukan mantan suaminya itu.
Ia juga berulang kali mengingatkan kembali jika Mark Harrold adalah pria yang sudah membuatnya sakit. Tapi apa yang ia terima, justru hatinya semakin menginginkan Mark.
"Aku bahagia jika kau pernah mencintaiku walau sedikit saja El."
Ucap Sky menatap wajah cantik Elvira. Sungguh Sky bahagia walau tak mendapatkan cinta Elvira seutuhnya. Setidaknya Elvira pernah mencintainya sedikit saja. Tak lama Sky tersenyum, ia tak ingin melihat Elvira merasa bersalah padanya.
"Aku ingin bertemu Callista El,"
Sky menarik tangan Elvira berjalan ke kamar putrinya. Sky tak ingin Elvira merasa sedih dengan kekalahannya.
Elvira yang di tarik oleh Sky hanya menurut saja. Elvira menatap wajah tampan Sky yang kecewa padanya. Elvira tau jika Sky ingin melampiaskan amarahnya saat ini. Elvira tak menyangka jika Sky mencintai dirinya sangat dalam seperti ini.
Sampai dj kamar Callista, Sky melepaskan tangan Elvira dan berjalan mendekati bayi lucu dan cantik seperti ibunya. Callista memang sangat cantik, bayi mungil yang ia kira putrinya ternyata adalah milik Mark Harrold. Sky tersenyum masam, lagi lagi takdir tak berpihak padanya. Callista milik Mark dan hati Elvira juga masih milik Mark Harrold. Apa yang Sky inginkan semuanya tak seperti yang ia harapkan. Baik Callista dan Elvira, mereka berdua milik orang lain. Mungkin selama ini obsesinyalah yang membuat hatinya rapuh memberikan rasa sakit yang luar biasa.
Cup....
.
__ADS_1
.