Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.112#Permainan takdir


__ADS_3

Elvira yang tidur di kamar putrinya tak bisa memejamkan matanya. Matanya menatap wajah cantik putrinya. Elvira tersenyum tipis, saat mengingat bagaimana inginnya dia bertemu dengan Mark Harrold. Selama hamil, ia memang sangat ingin bertemu dengan Mark. Itu sebabnya Elvira yakin jika Mark lah ayah dari bayi dalam kandungannya.


"Maafkan mommy sayang,"


Elvira mengusap air matanya yang basah, ia mengecup bibir yang terbuka sedikit. Sejak pertama kalinya dilahirkan Callista baru satu kali bertemu dengan Mark, ayah kandungnya.


Elvira tak menyangka jika awal perselingkuhan Mark dan kebodohan dirinya akan menjadikan dirinya sebagai ibu.


"Mark apa ini yang dinamakan ujian dalam rumah tangga. Kau mengecewakan aku dan aku juga lebih mengecewakan mu. Tapi sayangnya aku sudah menyakiti hati pria lainnya."


Gumam Elvira mengusap pipinya yang basah.


Ia turun dari atas ranjangnya, berjalan mendekati balkon. Elvira menatap jauh ke depan, mengingat kejadian demi kejadian yang sudah ia lalui.


Berawal dari sakit hatinya pada Mark dan membalas perbuatan Mark suaminya. Ia menyeret Ausky Luis, pria yang ia bayar untuk memuaskannya demi membalaskan sakit hatinya. Tapi apa yang ia perbuat justru membawa Sky masuk ke dalam kisruh rumah tangganya. Ia sudah mempermainkan seorang pria yang bernama Ausky Luis.


Tapi lagi-lagi Elvira, menggelengkan kepalanya mengusir rasa bersalahnya. Tak lama kemudian Elvira juga kadang tak merasa bersalah pada Sky. Sky sendiri yang memaksakan dirinya sendiri masuk ke dalam kisruh rumah tangganya.


Elvira juga tak ingin menyalahkan atau membenarkan Sky dan dirinya. Pada dasarnya dosa yang ia lakukan dengan Sky telah membuat seorang Sky harus mengalami sakit hati yang ia berikan.


Ya ia memang terpesona dengan Ausky Luis, pria tampan dan rupawan itu selalu ada untuk dirinya. Tapi Elvira tak bisa menghilangkan cinta pertamanya. Mark Harrold, pria yang dari dulu sangat di cintainya. Pria pertama yang sudah membuat hidupnya berwarna sekaligus sakit hati. Tapi pria itu juga yang memberikan dia seorang anak.

__ADS_1


Elvira sendiri juga tak tau, bagaimana kedepannya. Ia hanya ingin sendiri terlebih dahulu. Tanpa Mark dan tanpa Sky. Yang jelas Elvira tak ingin membuat Ausky Luis lebih Kecewa lagi padanya. Ingin kembali pada Mark, takut ia kecewa lagi oleh Mark. Tapi yang jelas ia tak ingin mempermainkan Ausky Luis. Karna pada dasarnya ia masih mencintai Mark Harrold.


Elvira mengerutkan keningnya saat mendapati mobil berwarna merah.


"Apa itu Mark..?" Gumam Elvira, tapi tak lama kemudian mobil itu melaju meninggalkan mension Damian.


Elvira menggelengkan kepalanya, mungkin saja itu mobil milik Mark. Mungkin Mark merindukan putrinya. Dari dulu Mark juga sangat menginginkan seorang bayi dalam rumah tangganya.


*


Sky duduk di lantai dan menyandarkan kepalanya di atas kasur. Mulutnya meracau tak jelas mengumpat Mark Harrold. Sudah beberapa botol yang sudah di habiskan oleh Sky. Hingga menjelang subuh Sky baru menyudahi minumnya.


Calvin yang ada di dalam kamar tuannya hanya menghembuskan nafasnya perlahan. Sudah dari dulu ia mengingatkan tuannya jika Elvira adalah istri orang lain. Tapi tuannya tetap saja ingin merebut nona Elvira dari tangan Mark.


"****.. brengsek."


Umpatnya berjalan sempoyongan ke kamar mandi. Sampai di kamar mandi Sky mengguyur tubuh polos nya dengan air shower yang mengalir. Tangannya yang terkepal erat meninju tembok kamar mandi hingga memar.


Menundukkan kepalanya, membiarkan air yang mengalir menyiram tubuh kekarnya. Pikirannya melayang meratapi nasibnya sendiri yang terlihat menyedihkan. Sky memang tau jika dari dulu ia sangat terobsesi pada Elvira. Wanita yang membayarnya demi membalaskan sakit hatinya pada suaminya. Tapi bodohnya,ia yang terpesona dan terobsesi pada wanita yang membayarnya. Dan ingin memilikinya, merebutnya dari Mark Harrold.


Elvira Jennifer, pesona wanita cantik itu memang sudah membuat Ausky Luis, pria yang baru mengenal cinta satu kali harus menelan kekecewaan yang luar biasa.

__ADS_1


Cinta yang bertepuk sebelah tangan, Sky sungguh kecewa dengan permainan takdir.


Apa mungkin karna ia yang dari pertama kalinya ingin merebut Elvira dari tangan Mark Harrold. Hingga ia harus kecewa dan menyedihkan seperti ini.


"Aku benar benar menyedihkan."


Hingga satu jam lamanya Sky baru keluar dari dalam kamar mandi. Keluar dari kamar milik nya sky sudah mendapati kamarnya yang bersih dan bebas bau alkohol.


"Tuan ingin ke perusahaan.?"


Calvin yang berdiri di depan pintu bertanya pada Sky. Sky hanya melirik sekilas ke arah Calvin. Kakinya melangkah lebar menuju lemari pakaian miliknya.


"Cari orang lain untuk mengurus perusahaan, kita akan pulang ke Amerika."


Calvin mengerutkan keningnya mendengar penuturan Sky. Ia masih diam membisu dan tak menjawab ucapan tuannya.


Sky melirik ke arah Calvin dan mendengus menatap tajam pada Calvin.


"Apa kau mendengar ku Calvin, cari orang yang bisa mengurus perusahaan, karna satu Minggu lagi kita akan pulang." Ucap Sky menatap tajam pada Calvin. Calvin sendiri yang melihat wajah tuannya hanya mengangguk mengiyakan.


"Ya tuan.."

__ADS_1


.


.


__ADS_2