Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.122# Melepas rindu


__ADS_3

Sedangkan Mark yang mendengar suara merdu Elvira, semakin berani. Ia menongak dan meloloskan blus yang di pakai Elvira lalu membuangnya asal. Mark tak perduli jika mereka berdua berada di dalam mobil sekalipun. Mark sudah sangat merindukan Elvira. Rindu menyentuh tubuh molek istrinya yang membuatnya tergila gila.


Mark juga melepaskan kancing kemeja miliknya sendiri tanpa melepaskan tautan bibirnya dari Elvira. Sedangkan Elvira sendiri, yang sudah di kuasai oleh gairah yang menggebu membantu Mark melepaskan kemeja miliknya.


Setelah kemejanya terbuka Mark membuangnya begitu saja. Tak perduli jika mereka berdua akan tertangkap basah oleh security dan yang lainnya. Puncak gairahnya tak bisa Mark sembunyikan dan ia bendung.


"Mark.. "


Mark membungkam bibir Elvira saat mendengar suara Elvira. Elvira menjerit bercampur ******* saat Mark mempermainkan dirinya. Meski mobil kedap suara, tapi Mark takut jika seseorang lebih dulu menyadari aksi mereka berdua, sebelum ia dan Elvira menyatu.


"Aku mencintaimu Elvira,"


Bisik Mark di telinga Elvira, bibirnya mengecup leher Elvira sekilas.


Tak lama terdengar suara geraman tertahan saat tubuh keduanya menyatu. Mark memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut milik Elvira yang sangat ia rindukan dan membuatnya tergila gila. Tak lama Mark membuka matanya lalu menarik kepala Elvira mencium bibir merah Elvira yang sudah bengkak karena ulahnya.


"Aku mencintaimu sayang." Ucap Mark lagi lagi pada Elvira.


Tak ada rasa emosi saat milik mereka menyatu. Ya Mark menerima jika Elvira pernah berhubungan dengan pria lainnya selain dirinya, bukankah ia juga sama. Yang Mark pikirkan saat ini adalah memuaskan Elvira agar istrinya tak merasa puas bersama dengan pria lainnya.

__ADS_1


Jika dulu ia tak ingin milik Elvira di sentuh oleh siapapun. Kali ini Mark harus berusaha agar Elvira tergila gila lagi padanya dan tak membandingkan dirinya dengan Sky. Apalagi jika Elvira tak puas dengannya dan lebih puas bersama Sky. Tentu harga dirinya yang akan di pertaruhkan. Itu sebabnya Mark akan membuat Elvira hanya mengingat percintaan mereka bukan dengan pria bayarannya.


"sayang.."


Geraman Mark saat Elvira mengendalikan tubuhnya. Sungguh Mark sangat tergila gila oleh pesona Elvira. Matanya terpejam menikmati sentuhan lembut milik Elvira pada miliknya.


Tangan Mark juga tak tinggal diam. Tak lama kemudian Mark bisa merasakan jika Elvira semakin cepat dan liar bergerak naik turun. Hingga sepuluh menit kemudian Elvira mendesah panjang dan melengkungkan tubuhnya ke belakang saat sesuatu yang di kejar nya meledak sampai puncak.


Mark menahan tubuh Elvira agar tak jatuh ke belakang. Mark tau jika Elvira baru saja mencapai puncaknya. Tapi Mark belum ingin mengakhirinya. Setelah melihat Elvira yang menguasai dirinya, sekarang giliran Mark yang membalikkan tubuhnya.


Mark mengumpat saat sadar jika mereka berada di dalam mobil. Tempat yang sangat sempit dan susah untuk bergerak bebas.


Suara manja Elvira terdengar lagi telinga saat Mark menyatukan milik mereka berdua.


Mark dan Elvira bercinta di dalam mobil hingga satu setengah jam berlalu. Mereka baru mengakhiri percintaan panas mereka setelah Mark lepaskan bibitnya di rahim Elvira lagi.


Cup... Cup...


"Terima kasih sayang."

__ADS_1


Ucap Mark setelah melepaskan penyatuan mereka berdua. Mark duduk bersandar di samping Elvira, membawa Elvira ke dalam pelukannya dan mengusap punggung Elvira yang basah.


Elvira mendongak menatap wajah Mark yang menatap ke arahnya. Tersenyum tipis dan mengecup dada bidang Mark.


"Mark akan kau tak jijik padaku,?"


Mark menatap wajah Elvira dan mengangkat satu dagunya. Mendekatkan wajahnya mengecup bibir Elvira sekilas.


Cup...


"Jangan katakan itu lagi sayang, aku sudah pernah kehilangan mu El. Dan aku tak akan melakukan hal yang sama lagi. Jika kau bertanya padaku seperti itu, aku akan menjawab aku harus mampu menghapus noda itu El. Aku juga bukan pria sempurna yang kau cari, tapi aku ingin menjadi sempurna bersama mu. Aku ingin membina rumah tangga yang lebih sempurna dari yang kita inginkan selama ini. Aku ingin bahagia bersamamu dan anak anak kita El."


Mata Mark berkaca kaca mengingat jika sekarang ia sudah mempunyai seorang anak dan sudah menjadi daddy. Tiga puluh delapan tahun baru miliki seorang anak, tentu Mark sangat bahagia menjadi daddy baru untuk Callista.


Mark tidak akan menyia-nyiakan kesempatan kedua untuknya. Cukup sudah penghianatan dirinya yang di balas perselingkuhan Elvira juga. Ia tak akan bertindak bodoh lagi. Karna ia tau jika Elvira bukanlah wanita yang akan menerima kekalahan, Mark tau itu. Dan ia tak menyangka jika semua itu terjadi dalam rumah tangganya.


Cup...


"Sayang pakai bajumu kembali Callista menunggu kita."

__ADS_1


Elvira tersenyum dan mengangguk, ia menoleh dan mencari keberadaan pakaian miliknya. Elvira lupa jika ia meninggalkan putrinya bersama dengan baby sitter nya.


__ADS_2