Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.20 # Panas dingin


__ADS_3

Langkah Sky semakin lebar mendekati Elvira, tangan nya masih terkepal erat melihat Elvira di pelukan pria yang lebih muda darinya. Sedangkan Elvira tak tau jika Sky, pria bayaran nya ini ada di sini dan mendekati nya. Tak lama kemudian Elvira kaget saat tangan nya di tarik dan berbalik menubruk tubuh tinggi tegap Sky.


Cup...


Hah...


Semua orang shock melihat pria itu tiba tiba mencium Elvira. Apalagi Elvira yang berada dalam pelukan pria asing.


Tak lama Elvira terbelalak saat merasakan sesuatu yang basah dan kenyal menempel di bibir nya. Matanya semakin lebar melihat wajah tampan di depan nya ini adalah pria bayarannya. Elvira menjauhkan tubuhnya dari pelukan Sky. Ia menoleh ke arah semua orang yang menatap nya shock. Apalagi Sonia dan asistennya Caca, mereka berdua menatap Elvira penuh tanda tanya.


"El, ada apa ini, dan maaf tuan anda siapa.?" Tanya Noah pria yang bersama dengan Elvira. Ia juga bingung melihat pria yang tiba tiba saja naik dan mengacaukan segalanya.


Tak lama kemudian, salah satu kru naik ke atas dan berbisik pada Noah. Noah sendiri menatap nya yang di balas dengan anggukan kepala. Dengan langkah lesu Noah turun dari atas panggung membiarkan pria itu menggantikan dirinya malam ini.


Sedangkan Elvira masih berdiri mematung di tempatnya. Ia shock sekaligus tak mengerti dengan apa yang baru saja terjadi.


Sky tak perduli dengan Elvira yang masih shock. Ia membuka jas hitam nya dan melemparkannya pada Calvin. Kemeja putih nya juga tak luput Sky lepas dan melemparkannya lagi pada asisten nya.


"Nona, ada apa ini, apa aku tak salah lihat. Kenapa dia membuka pakaian nya di sana."


Caca bingung melihat ke arah panggung, sedangkan Sonia tak perduli dengan Caca. Matanya tak berkedip menatap dada bidang Sky yang di tumbuhi bulu bulu halus berwarna hitam. Di tambah lagi perut sixpack yang menggodanya. Sonia membayangkan bagaimana rasanya tangan cantik nya menyentuh dan meraba perut sixpack milik pria itu.


Gluk...

__ADS_1


"Nona.. Nona."


"Huh, a_pa Ca." Lamunan Sonia buyar mendengar suara Caca padanya. Sonia menatap dan Caca, Caca melirik ke arah Elvira dan di balas dengan gelengan kepala Sonia.


Sky melingkarkan tangannya di pinggang Elvira dan menarik tubuh Elvira agar menempel padanya. Elvira yang masih di shock dan mematung pun kaget. Ia melototkan matanya pada pria bayaran nya ini yang lancang padanya.


Tak perduli dengan mata besar Elvira Sky mendekat kan wajahnya pada Elvira dan berbisik di telinga nya.


"Sepertinya kita akan sering bertemu lagi nona." Tubuh Elvira meremang merasakan hembusan nafas Sky di telinga dan lehernya. Tubuhnya menegang saat tak hanya hembusan nafas yang ia terima tapi tangan Sky juga mengelus pinggang ramping nya. Di tambah lagi tubuh Sky yang polos bagian atas nya menempel padanya.


"A_pa yang kau lakukan," Gugup dan takut, bagaimana jika mereka akan tau kegilaan nya waktu itu. Tangan nya berkeringat dingin begitupun dengan keningnya yang melihat kegilaan pria bayaran nya. Jangan sampai pria ini membongkar aibnya di sini, bisa mati dia.


"El, jangan tegang begitu feel nya tak akan bagus, berposelah seperti biasa."


"Kau akan menjadi milik ku nona,"


Lagi lagi Sky berbisik mesra di telinga Elvira dan menarik pinggang ramping Elvira ke dalam pelukannya. Elvira menahan nafas, kedua tangan nya menahan dada bidang dan polos Sky. "Kau membuatnya bangun nona." Bisik Sky lagi dan memejamkan matanya, Elvira melotot mendengarnya. Ia salah tingkah saat benda tumpul Sky mengembang dan tepat di depan paha nya. Nafas Elvira semakin memburu menahan emosi dan rasa yang tak tau apa. Yang jelas milik Sky, menempel padanya dan itu membuat nya tak nyaman dan panas dingin.


",Kau benar-benar pria brengsek tuan, jauhkan dia dari ku." Umpat Elvira sembari berpose mendengar kan kru yang berteriak keras padanya.


"Bagaimana aku menjauhkan nya sayang, dia menginginkan mu lagi." Ucap Sky menatap wajah cantik Elvira dari dekat. "Kau.." Geram Elvira. Matanya terpejam merasakan sesuatu yang mengganjal di kedua paha nya, tubuh nya semakin panas dingin merasakan sesuatu yang menyentuh milik nya. Tak lama Elvira kaget saat Sky memutar tubuhnya membelakangi dengan cepat dan memeluknya dari belakang. Jelas saja benda tumpul itu menyundul bokong sintalnya.


Dada Elvira naik turun, nafasnya memburu menahan gejolak gairah yang tiba-tiba saja muncul dan melambung.

__ADS_1


Sedangkan Caca dan Sonia menatap tak berkedip pada Elvira dan pria yang bersamanya.


"Nona, kenapa aku merasa jika mereka berdua sangat cocok dan terlihat seperti Romeo dan Juliet." Sonia tak menggubris ucapan Caca, pikiran nya masih berkelana kemana mana. Bagaimana pria itu datang dan tiba tiba saja menggantikan Noah. Bukankah malam ini Noah adalah pasangan Elvira, lalu kenapa harus di gantikan dengan pria asing. Apalagi pria itu sangat tampan dan berkarisma.


"Siapa dia, sepertinya dia bukan orang biasa." Gumam Sonia dalam hati.


"Ya perfeck," Ucap Gavin.


Nafas Elvira semakin memburu, Sky benar benar membuatnya tak bisa bernafas. Bukan karna kedua tangan nya yang melingkar di pinggang ramping nya, tapi karna milik Sky yang membuatnya panas dingin. Tubuhnya seperti tersengat aliran listrik, mengingat saat percintaan panas mereka di kamar hotel sepuluh hari yang lalu.


"El satu kali lagi, setelah itu selesai." Ucap Gavin. Dan di sambut senyum lebar Sky di belakang Elvira. Tujuh Sky melengkung kebelakang bersama dengan Elvira di pelukan nya.


"Bisakah kau kecilkan milik mu, dia menggangguku." Ingan sekali Sky terbahak mendengar penuturan Elvira. Ada apa dengan nya, kemarin dia seperti singa yang ganas dan sekarang tiba tiba saja berubah menjadi kelinci.


"Dia akan mengecil jika sudah mengeluarkan bisanya nona." Jawab Sky. Semakin membuat Elvira ingin mati berdiri, kaki nya lemas seperti jeli. Jika Sky tak memeluknya, ia yakin saat ini ia akan menggelepar di atas lantai dingin.


.


Beri hadiah ya bunda 😘


Jangan lupa mampir di karya aku yang lain nya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2