
"Dia suamiku, tentu saja aku bercinta dengan nya, kau pikir aku akan bercinta dengan mu, heh."
Dada Sky semakin terbakar mendengar jika Elvira baru saja bercinta dengan Mark. Sky menarik tangan Elvira, tak perduli dengan penolakan Elvira yang meronta di tangan nya.
"Kau apa yang kau lakukan brengsek.?"
"Kau ingin suamimu tau, nona.?" Ancam Sky menatap tajam pada Elvira. Dada Elvira bergemuruh hebat, dan mengumpat pria brengsek di depannya ini.
"Kau sialan,"
Sky tak menggubris, ia tetap menarik tangan Elvira masuk ke dalam kamar sebelah dan menutup pintunya. Mata Elvira melotot melihat pria brengsek bayaran nya ini bertindak kurang ajar padanya.
"Hey, kau mau apa.? Lepaskan aku sialan, brengsek." Teriak Elvira pada Sky.
Sky tetap tak menggubris teriakan Elvira, tangan nya melucuti kancing kemeja yang di pakai Elvira dan membuangnya. Dada Sky semakin bertambah panas melihat dada Elvira yang penuh dengan tanda merah milik Mark.
"Kau pria brengsek, gila."
Elvira menggigil di bawah air shower yang mengalir deras. Pria brengsek ini mengguyur tubuh nya dengan air dingin. Melucuti pakaiannya dan menggosok tubuh polos nya dengan sabun.
Sky menatap datar pada Elvira, menghembuskan nafasnya perlahan membuang rasa cemburunya pada wanita di depannya ini. Mengambil handuk dan memakaikannya pada Elvira lalu membawanya keluar.
Cup...
Sky mengecup leher Elvira dan memeluknya dari belakang. Memeluk tubuh Elvira yang menggigil Kedinginan.
"Aku terlalu cemburu melihat mu dan suamimu,? Apa kau tak hamil, anakku.? Kenapa kau selalu bercinta dengan nya, bagaimana jika kau hamil dan dia adalah milik ku.?"
__ADS_1
Elvira berbalik dan menatap tajam pada pria di depannya ini.
" Memang nya apa yang kau pikirkan tuan, kau pikir aku akan hamil anakmu huh. Jika aku hamil tentu saja milik Mark sua_."
Cup....
Sky tak tahan mendengar ocehan Elvira tentang Mark. Ia membungkam bibir Elvira dengan bibirnya. Mengobrak abrik rongga mulut Elvira dengan lidah nya. Elvira berontak mendapatkan ciuman panas pria bayaran nya ini. Tangan nya memukul Sky dan menggigit bibir Sky. Tapi Sky tak perduli, ia tak melepaskan bibir Elvira meski bibir nya berdarah sekalipun.
Elvira menatap wajah Sky yang sangat dekat, matanya tak berkedip menatap wajah tampan Sky. Entah apa yang Elvira rasakan saat pria ini menciumnya.
Merasa Elvira yang tak berontak, Sky memperdalam lagi ciuman nya. Membelit lidah Elvira dengan lidahnya, hingga membuat Elvira mengerang dalam ciuman nya. Elvira sudah terbawa arus permainan pria bayaran nya ini. Bibir dan tangan Sky benar benar membuatnya lupa jika Mark di sedang tidur di kamar sebelah nya.
Puas dengan bibir, bibir Sky turun ke bawah dan menyesap leher Elvira, tangan nya juga merayap melepaskan handuk yang di pakai Elvira.
Bruk..
Elvira sendiri yang melihat tatapan tajam mata Sky pada tubuhnya, menatap nya datar.
"Jangan gila, kau tak bisa melakukan nya dengan ku tuan. Aku tak bisa menghianati Mark lagi. Dia suamiku, dan aku mencintai nya." Ucap Elvira menatap datar pada Sky. Meski bibirnya sendiri mengatakan jika ia masih mencintai Mark, tapi hati kecilnya berkata lain. Kecewa dengan Mark membuat cintanya pada pria yang menjadi suaminya itu seakan mengambang.
Apalagi kemarin saat Mark menemaninya ke lokasi pemotretan. Lagi lagi Mark meninggalkan nya demi Rosa. Rosa menelpon Mark, agar datang ke rumahnya. Elvira tau apa tujuan Mark datang ke rumah Rosa, hanya membantu Rosa membayar hutang Rosa pada rentenir. Tapi seharusnya Mark bicara padanya dan berterus terang padanya jika ingin membantu Rosa, tidak sembunyi sembunyi darinya dan berbohong padanya.
Sky menatap tajam Elvira, ia tau jika Elvira mengatakan itu hanya ingin mempertahankan rumah tangganya. Sky tau Elvira, sebenarnya sangat kecewa dengan penghianatan Mark padanya.
"Aku hanya ingin melihat bagaimana reaksi milik ku yang kau sakiti. Aku akan melepaskan mu jika dia bangun dan kembali normal lagi. Ingat namamu akan hancur, jika aku membuka mulutku. Kau tau, bukan hanya kau tapi Damian juga akan hancur karna ulah putri semata wayangnya."
"Kau jangan gila." Umpat Elvira pada pria di depannya ini.
__ADS_1
Cup..
Sky mendorong tubuh polos Elvira pada ranjang dan menindih tubuh polos Elvira tanpa melepaskan bibirnya.
Ahh...
Lenguhan Elvira lolos dari bibir nya, menggeliat merasakan sensasi panas yang di berikan oleh tangan dan bibir Sky. Mendengar suara ******* Elvira tubuh Sky semakin bertambah panas. Miliknya bereaksi dan semakin berkedut ingin di lepaskan.
Elvira menggeliat, tangannya meremas rambut Sky saat dua buah kenyal miliknya di sesap bergantian oleh lidah panas Sky. Sky semakin gila mendengar suara Elvira yang mengayun merdu di telinga nya. Tangan nya turun ke bawah, mengusap naik turun paha mulus Elvira dengan tangan nya.
Tapi tak lama kemudian Sky melepaskan bibirnya dari puncak gunung kembar Elvira. Elvira menatap wajah Sky di atas tubuh nya. Dadanya naik turun menahan sensasi panas yang di timbulkan oleh pria bayaran nya ini.
Cup...
"Aku akan menunggumu sayang, jangan berbohong pada hatimu. Kau yakin pernikahan mu bahagia dengan nya."
"Aku mencintai suamiku, jangan lakukan ini lagi, aku tak ingin menjadi wanita murahan." Potong Elvira cepat, ia tak ingin membuat hati nya semakin jauh dari Mark.
"Tapi kau menikmati nya."
Elvira menatap tajam pria di depannya ini. Pria brengsek ini benar benar membuatnya emosi.
"Itu karna kau yang memancingku," Sembur Elvira pada pria bayaran nya ini. Tak lama Elvira bangun dan mengambil handuk yang teronggok di lantai dingin.
"Aku benar benar sangat murahan, kau membuat ku murahan brengsek. Jangan pernah kau temui aku lagi, brengsek."
.
__ADS_1