
Mark memarkirkan mobilnya di depan studio milik nya. Ia membukakan pintu untuk istrinya tercinta. Menggandeng tangan Elvira masuk ke dalam, Elvira sendiri yang sudah terbiasa dengan orang yang bekerja di dalam studio milik suaminya bergelayut manja di lengan Mark.
Sudah tak aneh jika Elvira akan terlihat manja dengan suaminya. Mark Harrold dan Elvira Jennifer adalah pasangan yang sangat romantis. Bahkan banyak yang iri dengan keromantisan mereka berdua.
Dan Mark sendiri tak perduli dengan isu miring di luar sana yang menyatakan jika Istrinya kadang berdandan sangat seksi. Mark memang mengijinkan Elvira berdandan semaunya. Tapi yang penting wanita itu adalah milik nya.
"Mark aku ke kamar mandi dulu."
Bisik Elvira di telinga suaminya. Ia memang sudah tak bisa menunggu lagi. Tanpa menunggu jawaban suaminya Elvira berlari ke pojok kanan. Padahal di ruang pribadi suaminya ada kamar mandi, tapi Elvira sudah tak bisa menahan nya lagi.
"Jangan lama lama sayang.."
Marka menggelengkan kepalanya saat melihat istrinya berlari terburu buru. Tak lama kemudian Mark dikejutkan dengan dua pria yang berjalan ke arahnya.
"Tuan Mark,"
Mark tersenyum lebar, ia tau siapa pria di depannya ini. Ausky Luis pria berdarah Amerika itu memang sedang mengembangkan bisnisnya. Dan salah satu nya adalah bekerja sama dengan dirinya nanti. Pria ini memang tak kalah kaya dengan nya. Pria yang berusia lebih muda satu tahun darinya itu memang terlihat sangat berkarisma dan tentunya tampan. Ia tau jika Ausky Luis pria yang sangat pemilih, baik dari pekerjaan atau pun wanita.
"Selamat pagi tuan Luis, senang bertemu dengan anda dan bekerja sama nantinya."
Sky mengangguk kan kepalanya, ia menatap di sekeliling. Kantor yang sangat bersih dan menarik. Sky juga tau jika Mark pria yang sukses dengan semua bisnis nya. Itu sebabnya ia ingin berkerja sama dengan nya.
Mark membawa masuk rekan bisnisnya ke dalam ruang pribadi nya yang tak jauh dari sana. Mengobrol seputar pekerjaan dan agensi milik nya.
Sedangkan Elvira sendiri yang baru keluar dari toilet, menghembuskan nafasnya lega. Ia mendengus saat tak mendapati keberadaan suami nya di sana. Ia lalu berjalan ke ruang kerja suaminya. Tapi terlebih dulu berbelok pada ruang ganti miliknya. Ia menyimpan tas branded milik nya dan menatap wajah nya. Tersenyum lebar melihat dirinya di pantulan kaca besar.
"Jelas saja Mark tergila gila padaku,"
__ADS_1
Membanggakan dirinya sendiri jika suami nya memang sangat menyayangi nya dan mencintai nya. Dia lupa jika semalam baik Mark ataupun dirinya baru saja berbuat gila satu sama lain nya. Tapi Elvira seakan melupakan kejadian semalam. Cinta mereka memang sangat besar, baik Mark maupun dirinya.
Tak lama kemudian ia keluar dari ruang ganti milik nya berbarengan dengan Sky yang berjalan melewatinya. Sky memang tak suka berbasa-basi, ia keluar dari ruang Mark setelah mereka merencanakan kerja sama. Sky mengerutkan keningnya saat mendapati wajah wanita yang tak asing di matanya. Menipiskan bibir nya saat menyadari jika wanita itu adalah wanita yang semalam membayar nya.
"Kita bertemu lagi nona," Gumamnya dalam hati dan mendekati Elvira.
Sedangkan Elvira berbalik saat ia sudah mengunci rapat pintu nya.
Deg...
Matanya melotot melihat pria yang semalam ia bayar untuk memuaskannya ada di sini. Untuk apa pria bayaran nya ini ada di sini.
Sedangkan Sky matanya yang tak sengaja melihat leher Elvira, menipiskan bibirnya. Bukankah semalam ia sama sekali tak memberi tanda merah di lehernya. Itu artinya wanita penggoda di depannya ini pergi dari kamar hotel dan bercinta dengan pria lain nya lagi. Jelas saja terlihat dari lehernya yang merah tanda cupangan.
Elvira gelisah, di tatap seperti itu oleh pria bayaran nya. Jangan sampai pria ini menyadari bahwa semalam adalah dirinya, dan membongkar kegilaan nya semalam dengan nya. Elvira mencoba tak gugup dan biasa saja. Anggap saja ia tak mengenalnya, ia yakin jika pria ini tak mengenalinya juga. Apalagi mereka baru pertama kali bertemu. Elvira berjalan melewati Sky yang tak mengalihkan pandangannya menatap dirinya. Gugup jika Mark tau aksi gilanya semalam. Suaminya itu pasti akan marah pada nya. Ah lagi lagi itu semua juga salah Mark sendiri kan, bukan salah dirinya.
Ucap Sky pada wanita cantik yang melewati nya. Sky tau jika wanita yang semalam membayar nya salah satu model di agensi ini.
Sedangkan Elvira sendiri, tubuh nya menegang, tak lama kemudian ia berbalik, menatap tajam pada pria yang semalam bersamanya. Mencoba tenang dan tak terpengaruh ia tersenyum sinis melihat punggung lebar Sky.
"Jangan berani macam-macam denganku tuan, aku sudah membayar mu."
Elvira berbalik meninggalkan Sky dan Calvin. Mengumpat pria bayaran nya yang tiba tiba saja ada di sini.
"Sial kenapa harus bertemu dengan nya."
Sedangkan Calvin shock menatap wanita cantik bertubuh proposional berjalan menjauh dari mereka. Ia yakin wanita cantik itu yang semalam bercinta dengan tuannya, dan wanita itu juga pasti yang membayar tuannya.
__ADS_1
Sky sendiri tersenyum miring, ia berjalan keluar dari perusahaan agensi milik Mark Harrold. Sky sendiri tak tau siapa istri Mark, ia tak pernah mencari tau pria yang akan menjadi rekan bisnisnya.
Tapi sepertinya mulai hari ini, Sky akan mencari tau siapa wanita yang semalam memuaskannya dan membayar nya, dan dia adalah istri dari Mark Harrold.
Calvin menoleh ke belakang, ia tak menyangka akan mendengar dengan telinganya sendiri jika wanita itu yang sudah membayar tuannya. Seperti nya wanita itu salah satu model di sini, terlihat dari dandanannya dan tubuh proporsional nya. Ia yakin wanita itu juga bukan wanita biasa.
Brukkk..
Elvira kaget saat tubuhnya bertabrakan dengan suaminya. Untung saja Mark dengan sigap melingkarkan tangannya pada pinggang istrinya.
"Sayang, ada apa,?"
Mark bertanya pada istrinya, yang seperti nya ketakutan. Elvira sendiri yang mendapatkan pertanyaan dari suaminya menggelengkan kepalanya.
"Apa kau sakit El,?"
Mark mendaratkan punggung tangan nya pada kening istrinya. Takut jika istri nya sakit dan memaksanya bekerja.
"Gak sayang,"
Mark mengangguk dan tak lama kemudian ia tersenyum miring. Mengingat jika Elvira menjanjikan sesuatu padanya. Ia baru saja bertemu dengan Ausky Luis. Kemungkinan besar mereka akan bekerja sama dengan nya, dan itu tentu saja berkat Elvira, istri cantik nya.
Elvira yang melihat senyum manis di bibir Mark mencebikkan bibirnya. Ia tau apa yang ada di pikiran Mark. Suaminya itu pasti menginginkan dirinya. Memang mereka tak pernah melewatkan malam panas mereka. Jika orang lain seminggu tiga empat kali, tidak dengan Elvira dan suaminya.
.
.
__ADS_1
Tinggalkan komentar dulu baru lanjut bab.