Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.127# Bahagianya Mark (END)


__ADS_3

Sedangkan Mark yang berdiri di belakang Elvira mematung mendengar penuturan Elvira padanya. Matanya bahkan berkaca kaca, mendengar dengan telinganya sendiri jika Elvira masih mencintainya.


Elvira berdiri dan berbalik, setelah berbalik Elvira kaget melihat Mark sudah berdiri di depannya.


Mark tersenyum lebar, ia mengusap matanya yang basah lalu mendekati Elvira dan mencium bibir Elvira.


"Terima kasih sayang.."


Bisiknya di telinga Elvira, Mark tak menyangka ia pikir Elvira akan marah padanya setelah bertemu dengan Rosa. Tapi nyatanya, Elvira tak marah padanya dan justru tersenyum padanya. Mark menggandeng tangan Elvira dan mengajaknya masuk ke dalam. Mark sama sekali tak menoleh ke arah Rosa sedikitpun.


Bagi Mark Rosa bukan siapa-siapa. Hubungannya dengan Rosa sama sekali tak pernah Mark ingat sedikitpun. Mark menganggap jika kesalahan yang pernah ia lakukan bersama Rosa adalah kesalahan yang sangat fatal seumur hidupnya.


Mark ingin membangun kembali rumah tangganya bersama Elvira dan anak anak mereka. Elvira sudah memberinya kesempatan dan Mark tak akan pernah menyia nyiakan kesempatan untuknya. Mark juga tak bisa kehilangan Elvira untuk yang kedua kalinya.


Cukup sudah ia kehilangan Elvira selama dia mengandung buah hatinya.


Mark tak akan lagi lagi bermain api, ia tau jika Elvira akan membalasnya lebih dari yang ia bayangkan. Tapi ia sangat mencintai Elvira Jennifer. Wanita pertama yang sudah membuat dirinya tergila-gila. Wanita pertama juga yang membuatnya jatuh cinta dengan pesonanya. Mana mungkin Mark akan melepaskan Elvira. Bagi Mark Elvira adalah segalanya.


Satu tahun berlalu....


Mark berjengit saat kedua tangan melingkar di pinggannya. Mark menoleh dan melabuhkan bibir nya pada bibir Elvira.


"Kau menggodaku sayang, biarkan aku bekerja ini sebentar lagi El." Kata Mark kembali lagi menoleh menatap laptop miliknya.

__ADS_1


Elvira mendengus mendengar penuturan Mark padanya. Tak lama kemudian Elvira tersenyum smrik.


Brakk...


Mark kaget dan ia mendelik menatap Elvira. Elvira tertawa melihat wajah Mark yang merah padam menatapnya.


"Sayang kau menghancurkannya El, Tuhan kau ini apa apaan, bukan hanya Callista yang merusaknya kau lebih menghancurkannya. Kenapa kalian berdua senang sekali membuatku susah."


Mark menggerutu melihat laptop miliknya justru hancur oleh Elvira. Sebelumnya laptop itu sudah rusak oleh putrinya yang menarik kabelnya. Dan Mark saat ini sedang memasangnya kembali. Bukan tak ingin beli, tapi malam ini Mark ada rapat penting dengan Rekan bisnisnya melalui sambungan vidio. Dan Elvira menghancurkan laptopnya. Bagaimana bisa ia bekerja jika laptop nya hancur oleh Elvira.


Elvira mengalungkan tangannya pada leher Mark, ia mengecup bibir Mark sekilas. Sedangkan Mark menyipitkan matanya melihat senyum Elvira. Ia tai jika Elvira sedang menggodanya saat ini.


"Aku punya hadiah untukmu." Bisik Elvira di telinga Mark.


Cup...


Mark mendorong tubuh Elvira dan menyesap bibirnya. Belakangan ini Elvira memang sering membuatnya jengkel dengan tingkahnya. Di tambah lagi putrinya yang baru bisa berjalan dia akan berjalan kesana kemari dan merusak barang miliknya. Kedua wanita ini benar benar suka membuatnya marah.


Elvira melepaskan tautan bibir Mark, ia mendorong wajah Mark yang ingin menciumnya lagi. Sedangkan Mark yang melihat penolakan Elvira mengerutkan keningnya. Elvira mengambil tangan Mark dan memberikan benda pipih panjang di tangan Mark. Sedangkan Mark yang menerimanya menatap mata Elvira berkaca kaca. Benarkah apa yang ada di tangannya saat ini, apa dia bermimpi.


"Sayang.. " Bibir Mark bergetar menahan tangis. Elvira membalas senyuman Mark dan mengangguk mengiyakan.


Cup...

__ADS_1


"Ya aku hamil Mark."


Mark langsung mengangkat tubuh Elvira dan mencium wajahnya bertubi-tubi. Ia tak menyangka jika Elvira akan hamil lagi. Padahal Mark sudah sangat bahagia mendapatakan satu putri dari Elvira. Ternyata Tuhan memberikan satu lagi hadiah terindah untuknya. Mark sungguh pria yang paling bahagia di muka bumi ini.


Rumah tangga yang sebelumnya renggang dan hancur, kini kembali mereka bangun dengan cinta keduanya. Mark tak menyangka jika rumah tangganya akan sesempurna ini. Elvira masih mencintainya dan kembali padanya. Sebelumnya Mark dan Elvira bertahun tahun menginginkan buah hati hadir ke tengah tengah mereka. Tapi sebelum buah hatinya hadir, rumah tangganya di uji dengan hadirnya sosok lain bagi keduanya.


Tapi cinta yang Elvira dan Mark miliki telah menyatukan mereka kembali. Meski badai sekalipun, Elvira dan Mark bersatu dan membangun rumah tangga yang lebih dari sebelumnya.


Damian juga tak lagi bersikap dingin pada Mark. Tapi sesekali pria tua itu akan mengancam Mark jika datang kemari menjenguk putrinya. Tapi Mark sangat senang jika Damian mau menginjakkan kakinya kembali ke mension mewahnya kembali.


Tak hanya Damian yang sering datang ke mension mewahnya. Melisa dan Arga juga kadang datang kemari saat Arga libur bertugas. Jika mereka tak datang kemari Mark yang akan mengajak Elvira dan putrinya mengunjungi mereka. Mark sudah menganggap mereka sebagai orang tua seperti Damian. Berkat mereka berdua Elvira dan bayinya selamat dan sehat, saat ia tak ada untuk Elvira dan calon buah hatinya.


Mark tau jika Melisa juga mendukungnya kembali pada Elvira. Itu sebabnya Mark sangat berterima kasih pada mereka berdua.


Ya Mark sangat bersyukur atas apa yang Tuhan berikan padanya. Apalagi mendengar jika saat ini Elvira hamil kembali, sungguh Mark sangat bahagia.


Biarkan masa lalu menjadi pelajaran hidup yang membawanya menjadi orang yang lebih baik lagi. Baik Mark dan Elvira, mereka berdua sudah mengubur masa lalu yang menyakitkan. Mark dan Elvira akan menjemput hari esok dimana hanya ada Mark dan Elvira lalu anak anak mereka yang akan memenuhi mension mewahnya.


Dalam rumah tangga tak selamanya akan mulus seperti yang kita inginkan. Badai yang akan menguji seberapa besar cinta kita pada pasangannya. Itulah yang Mark dan Elvira lewati bersama. Dan mereka berdua bisa melewati ujian yang menerpa rumah tangga mereka. Dan sekarang Mark dan Elvira, akan membangun rumah tangga yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.


END...


Terima kasih sebelumnya sudah mendukung dan menemani author berkarya.

__ADS_1


Maaf jika alur tak sesuai dengan keinginan. Karna otor memang bikinnya kek gitu 😁


__ADS_2