Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.21 # Rasa kecewa


__ADS_3

Elvira linglung mendengar suara teriakan Gavin, jika pemotretan malam hari ini sudah selesai. Sedangkan Sky yang melihat wajah bingung Elvira tersenyum smirk.


"Kau sangat cantik nona,"


Setelah mengatakan itu, Sky turun dari atas dan mendekati Calvin, bibir nya tak berhenti tersenyum lebar. Mengingat wajah Elvira yang terlihat sangat lucu di matanya. Mengambil kemeja milik nya dan memakainya kembali.


Caca berlari menghampiri nonanya yang masih berdiri mematung di tempatnya. Sedangkan Sonia menatap Sky yang tak jauh darinya tanpa berkedip.


Merasa di perhatikan, Sky menatap tajam pada wanita yang menatap ke arah nya.


Sonia gelagapan melihat mata tajam Sky yang mengarah padanya. Ia salah tingkah menoleh ke arah Caca yang bersamanya. Sadar jika Caca tak lagi berada di samping nya. Sonia segera melangkah mendekati Elvira dan Caca, menghindari tatapan tajam Sky padanya.


"El."


Elvira tak menyahut, ia masih shock dan bingung. Sedangkan Caca, mengedihkan bahunya tanda tak mengerti dengan Elvira yang masih bengong.


"Nona,"


Mereka bertiga di kagetkan dengan suara berat Sky yang sudah berdiri di depan nya.


"Senang bisa menjadi partner di depan kamera dengan mu nona." Tangan Elvira terkepal mendengar nya, giginya gemerutuk menahan emosi yang memuncak. Ia yakin jika pria bayarannya ini sengaja melakukannya. Apa tadi katanya, partner. Sial...


Sky berbalik dan pergi meninggalkan Elvira yang menatapnya tajam. Sky yakin jika tak lama lagi wanita liar itu pasti akan mengejarnya.


"Mulai menghitung Vin," Calvin menggeleng dan bibinya mulai menghitung seperti apa yang tuannya perintahkan.

__ADS_1


"Pria sialan," Umpat Elvira berjalan turun. "Nona, anda mau kemana,?" Caca mengerutkan keningnya mendapati Elvira turun dan belum berganti pakaian.


Dan Sonia tak tau jika Elvira pergi meninggalkan nya, dia masih sibuk dengan ponsel di tangan nya.


*


"Sudah ku bilang, aku akan mendapatkan mu malam ini nona."


Sky menipiskan bibir nya, melihat ke datangan Elvira. Sedangkan Calvin sendiri yang tau jika wanita tuannya datang segera masuk ke dalam mobilnya.


"Kau pria brengsek, sialan, apa maumu huh." Sembur Elvira berapi-api saat di depan Sky. Dadanya naik turun menahan emosi pada pria bayarannya ini. Sky mencondongkan wajah nya pada Elvira dan Elvira menjauh kan wajahnya kebelakang. Matanya menyorot tajam pada pria brengsek di depannya.


"Aku menunggumu, sayang." Ucap Sky berbisik di telinga Elvira dan mengecup telinga Elvira sensual. "Kau pria brengsek, jangan pernah menggangguku. Aku sudah membayar mu, sialan." Geram Elvira.


Tak lama kemudian Elvira menoleh pada pintu mobil di samping nya yang terbuka. Ia kembali lagi menoleh pada Sky, mengeratkan giginya emosi. Ingin sekali ia menendang pria ini, jika ia tak kasihan.


"Dia semakin manis, jika sedang marah."


Sky terkekeh kecil melihat wajah merah padam Elvira. Lalu kemudian masuk ke dalam mobil bersama Elvira yang lebih dulu masuk ke dalam.


"Kau mau bawa aku kemana brengsek,?" Calvin menatap ke belakang yang di hadiahi pelototan dari Sky.


"Hey, apa kau mendengar ku, kau mau membawaku kemana." Elvira semakin geram, melihat kedua nya tak ada yang menyahut. Tenggorokannya sakit jika harus berteriak lagi. Tubuh dan pikiran nya sudah lelah, memikirkan bagaimana pernikahan nya dengan Mark. Di tambah lagi dengan pria sialan yang mengganggunya.


"Aku menyesal telah membayar mu, kenapa bukan pria lain saja yang tidak ribet dan merepotkan ku." Keluh Elvira menundukkan wajahnya di kaca pintu mobil. Sedangkan Sky yang mendengar itu mengeraskan rahangnya. Membayangkan bagaimana liarnya dia di atas butuh pria lain dan suaminya.

__ADS_1


"Berhenti...."


Calvin menepikan mobilnya seperti yang di inginkan tuannya. Sedangkan Elvira tersenyum lebar, ia menoleh ke arah Sky dan tersenyum manis. Tak lama kemudian Calvin keluar dari mobil dan Elvira mengerutkan keningnya. Elvira menatap ke arah luar, gelap, apa mereka akan menurunkan nya di tempat gelap seperti ini.


"Kau mau menurunkan aku di tempat gelap seperti ini. Bisakah aku menawarnya, turun kan aku di jalan raya. Di sini tak ada taksi yang lewat,?" Tawar Elvira, tak lama kemudian Elvira mengerutkan keningnya saat tak mendapati jawaban dari belakang nya. Ia menoleh dan melototkan matanya melihat pria gila ini sudah melepas jas dan kemeja lagi.


"Kau, apa yang kau lakukan bodoh.?" Teriak Elvira, wajah nya pucat pasi melihat Sky yang sudah melemparkan kemejanya ke belakang. "Kau mau memperkosa ku huh, jangan macam macam denganku, ayahku tak akan membiarkan mu begitu saja, brengsek."


Sky mencondongkan tubuhnya pada Elvira hingga Elvira beringsut mundur ke belakang. Tapi sayang nya Elvira tak bisa pergi begitu saja dari Sky.


"Elvira Jennifer aku akan mendapatkan mu malam ini." Ucap Sky membungkam bibir Elvira dengan bibirnya yang sedari tadi menggoda nya.


Cup...


Elvira shock pria gila ini benar-benar membuatnya geram dan emosi. Elvira menggigit bibir bawah Sky hingga Sky melepaskan bibirnya.


"Kau pria gila, bukankah kau tak pernah menyentuh wanita bekas. Apa kau sudah tergila gila padaku huh, sayang sekali aku sudah punya suami dan aku sangat mencintai nya."


Ujar Elvira, tapi batinnya entah saat mengatakan jika ia mencintai Mark. Nyatanya Mark menghianati dirinya lagi, apalagi sore tadi Mark dan Rosa makan berdua di dalam Restauran mewah. Sakit hati Elvira jika Mark membohonginya dan tak menemaninya. Ia pikir Mark tak akan mengecewakan nya lagi, ternyata Mark lebih memilih Rosa di banding dengan nya. Elvira bukan wanita bodoh dan miskin, tentu ia tau apa yang Mark lakukan.


"Ya, aku tergila gila pada mu dan kau juga akan segera tergila gila padaku kemudian mencintai ku dengan ini." Bisik Sky pada Elvira, bersama tangannya yang mendarat di perut Elvira.


Butuh asupan vote dan hadiah Mak😁🙈


sertakan like dan komen nya juga 😘

__ADS_1


.


__ADS_2