
Sudah berulang kali Sky melihat arah jarum jam di tangannya. Sky tau jika Elvira ada di rumah sakit ini. Itu sebabnya Sky datang menjemput Elvira tanpa Calvin. Calvin ada di perusahaan miliknya.
"Apa aku harus menyusulnya, tapi bagaimana jika El marah padaku.?" Bergumam sendiri. Masih belum mendapati Elvira yang keluar dari dalam.
Tak lama Sky tersenyum lebar saat mengingat jika Elvira hamil. Sky sudah tak sabar untuk memiliki Elvira seutuhnya. Ia akan menikahi Elvira, dengan atau tanpa persetujuan Damian.
*
Begitupun dengan pria yang tak jauh dari sana. Mark Harrold, juga sama. Menunggu Elvira keluar dari rumah sakit. Mark tak tau Elvira datang kemari untuk memeriksakan kandungannya. Yang Mark tau Elvira hanya berobat karna ia baru saja jatuh ke dalam air laut. Tapi Mark yakin jika Elvira, baik baik saja.
Tapi tidak dengan Sky, dia tau untuk apa Elvira datang kemari, memeriksakan kandungannya.
Melihat Elvira yang keluar dari rumah sakit Mark tersenyum lebar. Ya Mark sudah mengikuti Elvira dari pagi. Mark tak putus asa untuk bertemu dengan Elvira. Dan ini adalah keberuntungannya bisa bertemu dengan Elvira sendiri tanpa Damian.
Mark berjalan mendekati Elvira, tapi kakinya berhenti saat melihat punggung pria yang mendekati Elvira. Mark yakin dia adalah Sky, pria itu datang menjemput Elvira.
"Sayang, apa terjadi sesuatu denganmu El.?"
Tanya Sky khawatir melihat mata Elvira yang sembab. Sky memang sengaja menjemput Elvira yang datang ke rumah sakit. Sky tak bisa melihat Elvira sendirian seperti ini, apalagi dalam keadaan hamil.
Mendengar Sky yang memanggil sayang pada Elvira dada Mark serasa terbakar. Cemburu, jelas saja ia cemburu mendengar dan melihat kedekatan mereka berdua.
"Aku tidak apa-apa.?"
Sky tersenyum lebar mendengarnya, ia menyentuh perut Elvira yang rata.
"Bagaimana dengan baby nya El.?" Tanya Sky menatap mata Elvira.
Deg...
Elvira shock mendengar penuturan Sky. Sky tau jika ia hamil, dari mana sky tau jika ia hamil. Elvira memejamkan matanya, bagaimana bisa Sky tau jika ia hamil. Apa yang harus ia lakukan jika dia bertanya.
Tak hanya Elvira yang kaget Mark juga sama. Mark yang juga masih bisa mendengar penuturan Sky terasa di hantam batu besar kepalanya. Elvira hamil, Elvira hamil anak Ausky Luis.
Mark menggelengkan kepalanya tak percaya dengan apa yang di dengarnya saat ini.
Mark masih berdiri mematung di tempatnya. Kakinya berat untuk melangkah menghampiri Elvira. Tidak, Elvira istrinya Elvira bercinta dengannya bukan dengan Sky. Itu artinya anak yang di kandung Elvira adalah benihnya bukan benih Sky.
__ADS_1
"Dari mana kau tau..?" Tanya Elvira menatap lekat mata tajam Sky.
"Maaf sayang,"
Elvira menggelengkan kepalanya, ia berbalik dan melangkah tapi Sky menahannya.
"El aku akan mengantarmu pulang." Kata Sky, menatap wajah Elvira yang hanya diam saja.
Sedangkan Mark berulang kali menggelangkan kepalanya, Elvira pasti hamil anaknya. Elvira istrinya, dan Mark yakin jika anak yang di kandung Elvira adalah benihnya.
"Elvira akan pulang bersamaku." Ucap Mark dari jauh.
Elvira dan Sky menoleh ke sumber suara. Mark tiba tiba saja mengagetkan mereka berdua dan berjalan mendekati mereka. Elvira menatap Mark dan Sky bergantian. Entah apa yang ada di pikiran Elvira saat melihat wajah keduanya.
"Maaf tuan Mark, Elvira akan pulang bersamaku." Jawab Sky menatap tajam pada Mark Harrold. Mark berdecih melihat tatapan tajam Sky padanya. Ia mengepalkan tangannya, melihat pria yang pernah bercinta dengan Elvira.
"Aku tak akan pernah membiarkan Elvira menjadi milik mu tuan. Apalagi Elvira sedang mengandung."
Elvira diam melihat tatapan mata Mark padanya.
Bug...
Cih...
Sky berdecih mengusap bibirnya yang berdarah dengan jari jempolnya. Menatap Mark Harrold yang baru saja memukulnya.
"Sampai kapanpun Elvira tetap milikku." Desis Mark.
Sky tersenyum miring, mendengar penuturan Mark. Ia melirik ke arah Elvira yang berdiri tak jauh dari mereka.
"Kau lupa tuan jika kalian sudah bercerai. Ingat tuan Mark Harrold aku akan segera menikahi Elvira, karna Elvira mengandung anakku." Jawab Sky lagi tak ingin kalah dengan Mark.
Elvira yang melihat keduanya pergi meninggalkan Sky dan Mark. Benar kata Melisa jika ia harus pergi dari mereka. Demi bayi yang ada dalam kandungannya, ia akan menyelamatkan buah hatinya. Tak perduli dengan mereka berdua, ia akan merawat anaknya.
Melihat Elvira yang pernah, Sky dan Mark mengejar Elvira.
"El.." Keduanya sama sama memanggil nama Elvira.
__ADS_1
Dan Elvira berbalik, melihat ke arah mereka berdua, sebelum masuk ke dalam taksi.
"El..."
Mark menatap nanar taksi yang membawa Elvira pergi. Sedangkan Sky, ia menoleh ke arah Mark.
"Ingat tuan Mark, Elvira milikku. Aku akan menikahi Elvira."
Mendengar penuturan Sky tangan Mark mengepal. Ia berbalik menatap wajah Sky tak kalah tajam.
"Aku tak akan melepaskan Elvira, Elvira milikku dia mengandung anakku."
Sky tersenyum smirk mendengar penuturan Mark. Ia mendekati Mark dan melayangkan tinjunya pada wajah Mark.
Bug....
"****..."
"Itu balasan dariku untuk Elvira, karna kau sudah menyelingkuhinya."
Bug....Bug...
Mark terhuyung kebelakang mendapatkan pukulan keras Sky lagi hingga tubuh besarnya menabrak mobil miliknya sendiri.
"Itu balasan dariku untuk Elvira karna kau sudah menyakitinya, membohonginya, bahkan menghinanya."
Deg....
Mark menatap wajah Sky, dari mana Sky tau ia pernah menghinanya.
Sky berdecih melihat Mark yang diam, ia berbalik pada mobilnya dan masuk ke dalam. Sedangkan Mark sendiri menatap mobil Sky yang menjauh. Rahangnya mengeras saat menyadari sesuatu.
"Apa selama ini kau sudah mematai kami Luis. Itu artinya kau sudah mengincar Elvira sebelum aku bercerai dengannya."
Nafas Mark memburu mengingat jika Sky memang menginginkan Elvira dan berniat merebutnya darinya.
"Brengsek.."
__ADS_1