Gairah Pria Bayaran

Gairah Pria Bayaran
Bab.90# Saling memperebutkan


__ADS_3

Sky melabuhkan bibirnya di kening dan bibir Elvira. Tangannya mengusap perut Elvira yang membuncit. Ia tak menyangka akan di pertemukan dengan Elvira saat melahirkan.


Dan Elvira sendiri yang tak menyangka Sky ada di sini masih menatapnya tak berkedip.


Sedangkan Melisa dan Arga, semakin bertambah shock. Keduanya bungkam dan tak tau mau bilang apa. Mereka berdua tak menyangka, jika mungkin saja Ausky Luis mempunyai hubungan dengan anak yang di kandung Elvira. Apalagi melihat tangan Sky yang mengelus perut Elvira yang membuncit.


Tak jauh dari sana, Mark yang melihat Sky mengepalkan tangannya. Ia berjalan lebar mendekati istrinya dan Sky. Matanya memerah menahan amarah dan emosi yang memuncak, melihat kedekatan mereka berdua. Apalagi saat melihat tangan Sky yang mengelus perut Elvira yang membuncit.


Mark juga tau dan ia mengikuti mobil Arga yang keluar dari mension. Mark juga yakin jika Arga membawa Elvira bersamanya. Dan benar saja dugaannya, ia melihat Elvira dan Arga turun dari mobil. Tapi sayangnya, saat Mark hendak mengikuti langkah Arga dan Elvira. Mark terjebak di dalam lift.


Sedangkan mereka tak tau jika Mark ada di sini dan berjalan mendekati mereka. Melisa dan Arga sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Hingga tak sadar jika Mark semakin dekat. Tak jauh beda dengan Sky yang bahagia bertemu dengan Elvira, tak menyadari jika Mark mendekatinya.


Sett..


Bug...


Mark menarik Sky dan meninjunya, hingga Sky tersungkur ke belakang.


Arga dan Melisa yang melihat kejadian tak terduga ini shock. Apalagi Elvira, dia mendongak menatap Mark yang menatap Sky dengan wajah yang mengeras.


"****.."


Umpat Sky saat bibirnya terasa perih, ia bangkit dan membalas Mark tak kalah keras.


Bug...


Arga dan Melisa semakin shock melihatnya lagi. Arga yang masih shock dan tak percaya menengahi keduanya dengan mendorong tubuh mereka berdua berlawanan arah.


"Brengsek apa yang kalian lakukan."

__ADS_1


Teriak Arga berang dengan keduanya. Hampir saja Elvira jatuh dan terjengkang dari kursi rodanya saat mereka berkelahi.


"El.." Teriak Sky dan Mark berbarengan, keduanya hendak mendekati Elvira tapi Arga melototkan matanya pada keduanya.


"El kau tak apa sayang,"


Arga mendekati Elvira, sedangkan Elvira sendiri menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan Arga. Ia menatap wajah Sky dan juga Mark. Elvira tak berkedip menatap wajah salah satu dari mereka. Ya Elvira sangat merindukan salah satu pria yang berdiri tak jauh darinya. Tak lama Elvira mengelus perutnya yang membuncit. Apa mungkin dia juga merindukannya dan tau jika dia adalah ayahnya.


Melisa yang tersadar dari shock nya mendekati Elvira dan suaminya, ia melirik ke arah Elvira yang menatap salah satu dari mereka berdua. Ia bisa melihat tatapan cinta Elvira pada pria itu.


Arga menoleh ke arah dua pria tinggi dan juga tampan. Berdecih pada keduanya yang membuat Elvira hampir saja jatuh.


Cih...


"Kalian berdua pergi dari sini." Sergah Arga pada keduanya dan menatapnya tajam.


"Elvira milikku, dan aku tak akan pernah pergi dari sini tanpa Elvira." Ucap Mark menatap Sky tajam.


Rahangnya mengeras saat membayangkan Sky mengecup kening dan bibir Elvira.


Cih...


Sky berdecih mendengar penuturan Mark, ia menatap tak kalah tajam Mark Harrold. Pria brengsek yang sudah menyakiti Elvira dan menyelingkuhinya.


"Aku tak akan pernah membiarkan Elvira jatuh ke tangan mu lagi Mark Harrold. Elvira milikku, aku akan menikahi Elvira. Tak perduli milk siapa benih yang di kandung Elvira, aku akan tetap menikahinya." Desis Sky mengeraskan rahangnya juga.


Elvira menatap keduanya, entah apa yang ada di pikiran Elvira pada pria yang bersitegang memperebutkannya.


Sementara Sky dan Mark sama sama menghunuskan pandangannya. Tangan mereka saling terkepal erat. Dan tak lama kemudian...

__ADS_1


Bug.. Bug..


Brakk.. Brakkk..


Mereka bertiga shock melihat Sky dan Mark kembali lagi berkelahi. Arga yang geram mengambil senjatanya dan mengarahkan pada mereka.


Beruntungnya mereka ada di lorong khusus dan tak ada orang lain yang lewat.


"****, .. Brengsek kalian berdua, pergi dari sini atau aku akan memecahkan kepala kalian berdua." Bentak Arga pada keduanya.


Sky bangkit saat tubuhnya menghantam patung di sampingnya hingga hancur berkeping keping. Begitupun dengan Mark, Mark saat tubuhnya menghantam vas bunga keramik dan hancur. Nafas keduanya memburu, menahan emosi yang memuncak.


"Aunty.."


Lirih Elvira pada Melisa, Melisa sendiri yang tersadar segera mendorong kursi roda dan membawa Elvira pergi dari kekacauan ini.


"Ingat jika sampai terjadi sesuatu pada Elvira, aku tak tak akan mengampuni kalian berdua."


Arga pergi meninggalkan Sky dan Mark menyusul istrinya yang membawa Elvira keruang bersalin.


Sedangkan Sky dan Mark yang berdiri mematung tersadar jika Elvira tak ada di depannya. Mereka berdua berlari mengejar langkah Arga. Tak perduli dengan dendam dan emosi yang masih menguasainya. Saat ini yang ada di pikiran mereka berdua adalah Elvira yang akan melahirkan sesar.


Arga yang melihat keduanya mengikutinya berbalik. Menatap keduanya geram dan emosi.


"Apa yang kalian inginkan, pergi dari sini."


"Elvira.." Jawab keduanya serempak.


Dukung OTOR bunda Beri Hadiah dan juga like dan komentar 😘😘

__ADS_1


__ADS_2