
Sementara Faiz,hidup yang di jalaninya tidak jauh dari stestoskop,suntikan dan alat medis lainnya,seolah tidak ada lagi kegiatan yang menarik di matanya selain itu semua.Pria itu kini tengah menuruni anak tangga menuju tempat parkir motornya di lantai bawah,jadwal prakteknya tengah usai,waktunya ia pulang dan mengistirahatkan tubuhnya yang lelah setelah seharian beraktifitas.
" Halo Faiz!!" sapa Laras,ketika pria itu sudah berada di atas motornya.
" Hai." Balas Faiz.
" Kamu mau pulang?" tanya Laras basa basi.
" Iya,mau numpang?" tebak Faiz,karena biasanyapun begitu.
" Tepat sekali." Laras menjentikan jarinya,lalu terkekeh.
Sepertinya Faiz sudah mulai faham dengan tujuan gadis itu menghampirinya.
" Ayok." ajak Faiz,tanpa menunggu lama gadis itu naik di belakang Faiz,dan mulai melingkarkan tangannya di pinggang dokter muda itu,Faiz sedikit gugup karena hal itu merupakan sesuatu yang baru baginya,selama ini ia berusaha mengamalkan ajaran agama islam yang selalu di ajarkan oleh keluarganya,menjaga pandangan dan menjaga jarak dari wanita yang bukan muhrimnya,Ya...walaupun tak jarang ia mengingkarinya,sebagai manusia biasanya mungkin saat itu dirinya khilaf.
Faiz mulai melajukan kendaraannya,membelah jalanan yang tidak terlalu ramai,menembus gelapnya malam.
Laras tersenyum,memandangi wajah tampan Faiz dari balik kaca spion.
Lama sudah perasaan itu bersemayam di hatinya,tanpa ingin mengungkapkannya,gadis itu masih saja nyaman dengan posisi seperti ini,cinta dalam hati dan memendamnya sendiri,walaupun sakit, namun inilah yang terbaik,bisa dekat dengan orang yang ia cintai sudah cukup baginya.
Bahkan ia merasa beruntung, menjadi satu satunya wanita yang bisa kenal dekat dengan pria di depannya saat ini.
" Kau sudah makan?" tanya Faiz,sambil meliriknya lewat kaca spion.
" Belum." jawab Laras sambil menggelengkan kepala.
" Mau makan?" tanya Faiz lagi.
" Boleh." Lagi lagi Laras hanya mengangguk.
" Rasanya sudah lama tidak main ke taman kota,aku ingin ke sana sekarang." ucap Faiz,yang langsung di setujui Laras.
__ADS_1
Faiz mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi,tidak menunggu waktu lama akhirnya merekapun sampai di tempat tujuan.
Taman kota yang selalu ramai di setiap malamnya, tempat berkumpulnya para muda mudi yang tengah berkencan,atau bertemu kawan lama,melepas penat setelah seharian bekerja,atau hanya sekedar berjalan jalan mencari angin,sambil berwisata kuliner.
Faiz memarkirkan motornya di tempat yang sudah di sediakan.
Mereka berdua mulai melangkahkan kaki,berjalan kecil sambil mencari makanan apa yang ingin mereka makan,hingga akhirnya mereka pun memutuskan pilihan pada sebuah gerobak penjual pecel ayam.
Faiz dan Laras memilih duduk lesehan,setelah memesan makanannya masing masing,mereka masih asyik mengobrol membahas tentang pekerjaan,memiliki profesi yang sama memudahkan mereka untuk mengerti satu sama lain.
" Apa tergetmu di taun ini?" tanya Faiz pada Laras.
" Hmmm,," Laras nampak berfikir.
" taun ini aku ingin sekali melanjutkan pendidikan ku,agar bisa segera mendapat gelar dokter spesialis." jawab Laras antusias.
" Dr. Larasati Sp.A ." serunya lagi dengan bangga,membayangkan apa yang tengah di cita citakanya menjadi kenyataan.
" Hebat sekali,semoga impian mu segera tercapai." do'a tulus terucap dari mulutnya,Laras mengamini sambil menelungkupkan kedua tangan dan mengusapkan nya ke wajah.
" Lalu bagaimana dengan mu?" tanya balik Laras,sontak membuat pria itu tertunduk malu.
" Tujuan ku di taun ini hanya satu." jawab Faiz malu malu.
" Apa?" melihat raut wajah yang tidak biasa Laras semakin penasaran.
" Hmmm,,apa yah,ah aku jadi malu." Faiz menggelengkan kepala dengan wajah yang berubah merah.
" Apa sih,kau jangan membuat aku penasaran." gertak Laras,dengan rasa penasaran yang mulai menggebu gebu.
" Ayolah Faiz,kasih tau aku,bisa bisa aku mati perasaan." Laras mengguncang lengan Faiz,memaksa agar pria di hadapannya itu mau bicara dan memberitahukan sesuatu yang sudah membuatnya penasaran.
" Sebenarnya aku ingin sekali menemui seseorang,dan menikahinya." ucap Faiz sambil kembali menundukan kepalanya,sementara Laras,tubuhnya mematung,dadanya sesak,dan bergetar.
__ADS_1
Memandang makanan yang telah tersaji,dengan tatapan kosong,selera makan hilang bersamaan dengan hati yang patah.
" Aku sudah pernah gagal dalam percintaan,tapi untungnya aku bukan tipe pria yang pantang menyerah begitu saja,kali ini aku tidak ingin gagal lagi."ujar Faiz dengan penuh semangat.
" Siapa wanita yang sudah berhasil mendapatkan hatimu?" tanya Laras dengan sisa kekuatan yang di milikinya.
" Gadis kecil yang berhasil mengobati luka ku,aku bertemunya dulu sejak menjadi dokter relawan di desa yang masih terpencil." jelasnya.
" Jadi menurutmu,wanita yang kau sukai adalah wanita kampungan gitu?" Laras nampak sedikit mencibirnya.
" Mungkin,tapi aku tidak perduli,yang jelas dia masih polos dan sederhana,itu yang aku suka darinya." ucapan Faiz berhasil membuat hati gadis itu semakin sakit,seperti ribuan panah yang menancap di sekujur tubuhnya,menembus relung hati yang paling dalam.
Pria itu terus saja mengoceh,menceritakan awal pertemuannya dengan gadis yang selalu mendatanginya dalam mimpi setiap malam,tidak sadar jika wanita di hadapannya tengah menahan sakit,sakit sesakit sakitnya,tidak ada satu dokter pun yang akan bisa mengobati lukanya.
" Aku sudah selesai,tapi kenapa kamu belum juga memakannya?"
" Maaf ,aku terlalu antusias mendengar cerita mu." lirih Laras,sambil berusaha menahan sakit di hatinya.
" Sampai segitunya." Faiz menggelengkan kepala.
" Ya sudah cepat makan! aku akan menunggu mu."
" Tidak!! sebaiknya kita pulang saja,ini sudah cukup malam." tolak Laras.
" Lalu makanannya?" tanya Faiz heran
" Biarkan saja." Laras mulai beranjak,dan berlalu begitu saja,dengan air mata yang sudah tidak bisa ia bendung lagi.
Sementara Faiz,membayar terlebih dahulu makanannya,setelah itu iapun menyusul Laras yang sudah berjalan lebih jauh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih bestie,,udah mau mampir dan kasih semangat,,jangan lupa vote like dan komennya juga,,semoga selalu suka dan selalu setia nunggu kelanjutannya,maaf jika masih banyak kekurangan dan masih banyak typo..mohon koreksinya juga..love u all...😘😘😘😘😍😍😍
__ADS_1