I Will Never Let You Go

I Will Never Let You Go
Bab.73


__ADS_3

Menjelang siang,suasana pondok kembali normal,orang orang yang hadir memilih langsung datang ke makam Abi,tanpa mau menganggu pihak keluarga yang pastinya sangat kelelahan saat ini,setelah sarapan bersama semua anak anak Abi tertidur pulas,memilih menggelar karpet dan tidur bersama di ruang keluarga,meskipun di sana banyak kamar kosong bekas mereka dulu semasa lajang.


Dengan cara seperti itu setidaknya mereka tak merasa kehilangan,juga agar Umi tak merasa kesepian,mungkin beberapa hari kemudian kebersamaan seperti ini akan lebih jarang terjadi karena kesibukan masing masing,Satria pun harus segera kembali ke kota karena pekerjaannya semakin menumpuk.


Sementara ke empat menantu Abi masih setia menemani Umi di dalam kamarnya,dan menitipkan anak anaknya pada santriwati yang bisa mengasuhnya untuk sementara, walaupun Umi sudah terlihat lebih tegar,dan bisa menerima kepergian Abi namun hatinya masih merasakan kehilangan yang mendalam.


" Umi tidak menyangka Abi akan pergi begitu cepat,padahal Umi masih sangat membutuhkannya,Abi pria terbaik,beliau tak pernah mengecewakan Umi,bertanggung jawab dan selalu setia,bahkan dalam keadaan Umi yang tak lagi sempurna seperti wanita lain,serta keadaan materi yang mendukung,untuk berbagi cinta pada wanita lain,ia tak pernah menginginkan hal itu,padahal banyak wanita yang terang terangan menawarkan diri untuk menjadi istri keduanya.Begitu juga dengan Umi yang sudah ikhlas jika hal itu terjadi." lirih Umi yang duduk do tepi ranjang sambil memeluk erat pakaian terakhir yang di kenakan Abi tadi.


Ia tersenyum saat membayangkan masa masa mudanya selama hidup bersanding dengan mendiang suaminya.


" Setelah melahirkan Al,dokter mengatakan jika rahim Umi bermasalah,demi kebaikan Umi mereka memutuskan untuk mengangkatnya,saat itu dunia Umi begitu hancur,menjadi wanita yang tak bisa mengandung adalah hal yang paling buruk dalam hidup umi,padahal saat itu Abi ingin sekali memiliki anak perempuan,namun Umi tak bisa memenuhi keinginanya,Umi merasa putus asa,Umi menyuruhnya untuk menikah lagi,tapi jawaban Abi sangat mengejutkan,dan itu tak akan bisa Umi lupakan hingga sekarang.


Beliau bilang 'Jika abi tak bisa memiliki anak perempuan, itu artinya allah tak mengizinkan Abi untuk memiliki perempuan selain Umi di rumah ini.'


maka dari itu beliau tak ingin mencari wanita lain,bahkan saat Al meminta adik Allah mengirimkan bayi laki laki ke rumah ini,dan hal itu membuat kita semakin yakin jika allah memang ingin menjadikan Umi ratu satu satunya di rumah ini." ucap Umi lirih, nampak senyum dari sudut bibirnya.

__ADS_1


" Tapi sekarang,umi harus merelakan Abi tinggal bersama para bidadari di sana,Umi harap Abi bisa bahagia bersama mereka,sampai umi menyusulnya dan membawanya kembali dalam pelukan Umi." ucapnya membuat semua menantunya tak bisa menahan air mata, yakin jika cinta mereka begitu besar.


"Umi jangan sedih,Cepat atau lambat kita juga pasti akan menyusulnya,dan kita akan berkumpul kembali di sana." ujar mbak Zahra seraya duduk di samping kiri Umi, meraih pundaknya dan memeluknya.


"Kamu benar,rasanya Umi sangat ingin menyusulnya sekarang juga,tapi umi masih ingin melihat kalian bahagia." ucap Umi,membuat mereka menggelengkan kepala,dan berhambur memeluknya.


" Umi jangan bicara seperti itu,kebahagiaan kami tak akan sempurna tanpa kehadiran Umi." balas Alvi yang semakin terisak,dan duduk di samping kanan mertuanya itu.


" Aku sudah kehilangan orang tua ku,dan aku tak punya siapa siapa lagi selain keluarga ini,Umi adalah orang tua ku satu satunya sekarang,mungkin kami tak bisa mengganti posisi Abi, tapi kami akan menyayangi dan melindungi Umi dengan baik,sama seperti Abi melindungi Umi." tambah Mentari,yang bersimpuh di hadapan Umi,dan lansung di setujui menantu yang lainnya.


" Terimakasih,Nak! Umi selalu mendo'akan kebahagiaan kalian." Umi memeluk mereka semua secara bersamaan,tanpa menyadari para pria telah bangun dan memasang telinganya baik baik,menguping pembicaraan mereka di balik pintu kamar tersebut.


Batinnya tersentuh oleh pernyataan tulus yang di ucapkan istri mereka terhadap orang tuanya,seolah apa yang ingin mereka ucapkan telah terwakilkan,sungguh mereka memang beruntung memiliki seorang istri yang bisa berbakti dan menghargai orang tuanya,di saat banyaknya kasus di luar sana tentang permasalahan yang melibatkan antara menantu dan mertua,namun hal itu tak pernah terjadi di keluarga ini.


Tanpa menunggu lama lagi,mereka memutuskan untuk masuk,membuat semua orang yang berada dalam kamar terkejut lalu tersenyum merentangan tangan untuk menyambut suaminya masing masing.

__ADS_1


Umi tersenyum melihat hal itu,bagi seorang ibu tak ada kebahagiaan lain selain bisa melihat anak nya bahagia,dengan kehidupan barunya bersama anak dan istri tanpa melupakan kehadiran orang tua yang melahirkan merawat dan membesarkannya.


" Terimasih karena kehadiran kalian sudah melengkapi kebahagiaan Umi,kalian anak anak Umi yang paling hebat,Abi memang sudah tak ada lagi di dunia ini,tapi allah telah menggantikanya dengan 4 orang pria sekaligus,jadi Abi sudah bisa tenang di sana." Umi beralih memeluk keempat putranya.


" Umi,kami tak bisa berkata apa apa lagi,karena mereka sudah mengatakannya lebih dulu,yang jelas kami tidak mau Umi bersedih lagi,Abi memang sudah tak ada lagi di rumah ini ,tapi aku yakin Abi selalu ada dalam hati Umi menemani Umi di setiap detak jantung Umi,mengiringi setiap langkah Umi,terucap dalam setiap do'a Umi." ucap Al.


" Abi juga akan selalu ada di hati kami." tambah Haikal.


Membuat Umi tak bisa berkata kata lagi,ia menangis haru seraya mendekap semua anak anaknya dan mengecupi keningnya satu persatu.


" Terimakasih,Nak! Umi bangga pada kalian,Umi harap kalian bisa mencontoh Abi,menyayangi dan melindungi istri kalian dengan baik,jangan sakiti mereka,karena jika itu terjadi,itu sama saja kalian sudah menyakiti Umi."


Keempat pria itupun mengangguk.


***JANGAN LUPA KASIH DUKUNGAN NYA DENGAN MEMBERI LIKE KOMEN DAN VOTENYA..

__ADS_1


TERIMAKASIH..😊***


__ADS_2