I Will Never Let You Go

I Will Never Let You Go
Bab.76


__ADS_3

Saat asyik dengan ghibahan mereka yang tak akan ada ujungnya,tiba tiba saja mereka di kejutkan dengan kehadiran wanita itu lagi, kali ini ia tak datang dengan anaknya,melainkan membawa seorang pria yang di yakini sebagai saksi atas pernikahannya dulu dengan Abi.


" Rupanya kalian semua sudah berkumpul,apa keinginan ku akan segera terpenuhi?" ucap Rika percaya diri.


Membuat semuanya memutar bola mata jengah.


" Tidak semudah itu nyonya,anda fikir kami akan percaya begitu saja,hah?" Satria mulai bicara.


" anda tak memiliki bukti yang cukup kuat untuk menunjukan jika anda istri dari Abi, jadi jangan terlalu berharap."


" Kalian masih tak percaya padaku? tak masalah,aku akan melanjutkannya ke jalur hukum,kalian tahu bagaimana dampaknya? nama baik Abi kalian yang selalu di bangga banggakan dan menjadi panutan bagi semua orang itu akan hancur,dia tidak akan tenang di alam sana." ancamnya.


" Tenang dan tidaknya Abi di sana tergantung amal ibadahnya,dan bukan urusan Anda,jika mau lanjut ke jalur hukum,silahkan! kami tidak takut." tantang Al dengan santai dan pastinya berwibawa.


" Anda tidak tahu sedang berurusan dengan siapa? kalau sampai ini semua tidak benar kami pastikan anda akan mendekam di penjara dengan pasal berlipat, Pemerasan dan pencemaran nama baik,anda juga mengancam tak akan membuat kami hidup tenang,apa anda sudah siap?" timpal Faiz,membuat Rika dan rekannya tak berkutik, mereka saling lirik dengan raut wajah yang sudah pucat.


"Apa anda memiliki surat keterangan nikah sirih dari pemuka agama? Apa anda sudah mengijbab kan atau mengesahkannya ke pengadilan agama?" tanya Al, namun bukannya menjawab Rika malah semakin salah tingkah,tak bisa menjawab ataupun mengelak.


Hal itu semakin meyakinkan mereka jika wanita itu hanya ingin mengambil keuntungan dengan kepergian Abi.


Alvi mendesis sebal,dengan gaya khas emak emak julit.

__ADS_1


" Lain kali fikirkan baik baik terlebih dulu sebelum mengambil keputusan,sebagai istri sirih,kamu harus bisa menganggung resikonya,giliran menikah diam diam,giliran masalah harta maju paling depan,dasar tak tau malu,kemana saja kamu saat Abi sakit?" cibirnya.


"Anda sudah membuat Umi kami kecewa, benar atau pun tidak dengan statusmu ,kami tetap akan menolak permintaan mu ,sebelum adanya bukti." tambah Citra.


Rika tak lagi bisa berbicara,mungkin kali ini ia salah sasaran,lawannya bukan orang sembarang,yang hanya bisa menangis dan pasrah,lalu menuruti keinginannya demi bisa hidup lebih tenang setelah di tinggal anggota keluarganya.


Selain jumlah orang yang ia hadapi tak seimbang,ia juga tak memiliki bukti yang bisa meyakinkan,begitu juga dengan saksi yang sejak tadi hanya diam gemetaran.


" Bagaimana,Nyonya?apa anda bisa memberi kami bukti yang akurat,atau sebaiknya anda menyerah saja,kami bukan lawan yang sepadan untuk anda." ujar Satria.


"Sekarang silahkan anda pergi dari sini,dan jangan pernah berani menunjukan wajah mu lagi,sebelum anda membawa bukti yang bisa kami percayai." ujar Al,sambil menunjuk pintu keluar.


Untuk yang pertama kalinya,aksi kejahatannya gagal sebelum ia bertindak lebih.


Wanita tak tau diri yang menjadikan kematian orang lain sebagai ladang usahanya,menipu sanak saudara yang di tinggalkan dengan memakai nama istri sirih,atau penagih hutang.


Dan kali ini ia beraksi sebagai istri sirih karena yang ia ketahui ,Abi bukan orang biasanya,kekayaannya di mana mana, sudah di pastikan dunianya di penuhi banyak wanita,mungkin jika ia datang sebagai istri sirih dengan membawa seorang anak,pihak keluarga akan percaya dan memberikan hak anak itu secara terus menurus,hanya dengan ongkang ongkang kaki uang akan mengalir ke dalam rekeningnya sampai anak itu dewasa.


Namun jika sebagai penagih hutang,mereka hanya akan membayar nominal yang ia sebutkan,dan masalah akan selesai.


Selanjutnya ia tetap harus mencari mangsa baru.

__ADS_1


Namun ternyata tak semudah itu Forguso,harapan tak sesuai ekpetasi,ia kalah sebelum berperang.


Orang pintar belum tentu benar,dan orang benar tidak harus pintar.


Barangkali ini juga sebabnya mengapa sejumlah orang pintar melakukan hal hal bodoh.


Menjadi istri sirih memang tidak mudah.Selain status pernikahan tak tercatat di KUA,beberapa kerugian pun harus ia tanggung sendiri,di antaranya suami tak memiliki kewajiban memberi nafkah,Meski hanya selembar kertas, tapi akta perkawinan itu penting. Ketiadaan akta perkawinan saat menikah siri membuat posisi istri dan anak hasil nikah siri sangat riskan. Walaupun secara agama, nikah siri ataupun nikah resmi, suami tetap punya kewajiban untuk memberi nafkah, tapi kita lihat fakta di lapangan.


Sudah berapa banyak anak yang dibiarkan begitu saja oleh para pria tak bertanggung jawab, karena anak tak punya landasan hukum akibat hasil dari pernikahan di bawah tangan. Ia tak bisa menuntut ayahnya untuk memberi nafkah dan terpaksa harus mengandalkan pada ibunya.


Selain itu posisi anak menjadi lemah.


Kerugian lain dari menikah siri adalah risikonya terhadap anak. Karena tak memiliki legalitas hukum, posisi anak jadi lemah. Ini yang kerap membuat anak sering tak diakui oleh ayah atau keluarga dari pihak ayah.


Apalagi jika pernikahan itu disembunyikan dari pihak istri pertama. Seolah-olah menjalani hubungan terlarang dan anak pun merasa seperti tak diinginkan, atau posisinya menjadi seperti aib dalam keluarga.


Dampaknya, anak jadi tidak percaya diri, merasa dirinya tak cukup berharga untuk dicintai, serta perasaan insecure lainnya yang bisa merusak masa depannya nanti.


Rika masih tak terima dengan kekalahannya,dengan ambisinya yang kuat ia tak akan menyerah begitu saja,jika harta orang meninggal tak bisa ia dapatkan,maka ia akan mengambil harta orang yang masih hidup, dan bonusnya adalah orang tersebut, kini mangsanya sudah jelas laki laki tampan dan juga mapan seperti Al dan Satria,tapi Faiz yang nampak lebih muda darinya pun tak masalah..


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTENYA YA GUYS...😊😊

__ADS_1


__ADS_2