Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Istri Tak Dianggap Tuan Satya
Berbaikan


__ADS_3

"Kak Anna,aku kangen baget sama kakaknya Rendra,semalam aku mimpi dia lagi demam terus dia manggil-manggil aku",kata Ruby saat mereka sedang bersantai ditaman belakang rumah dokter Nata.Lila sedang sibuk menemani Rendra main bola,sedangkan dokter Nata dan dokter Aditya sedang keluar mengurus lamaran kerja dirumah sakit terbaik di Jerman,rumah sakit yang ditempati Ruby selama koma sekaligus rumah sakit tempat dokter Shopy bekerja.Dokter Nata akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan S2 dengan predikat sangat memuaskan setelah sempat tertunda beberapa bulan lalu karena mengurus Ruby dan baby Gyan.


"Kamu coba telfon ayah Rendra,nomor ponselnya masih ada kan?",tanya dokter Anna kemudian.


"Iya masih kak,aku udah salin semua ke simcard baru sebelum ganti kemaren",jawab Ruby.


"Tapi aku takut nelfon dia kak,hubunganku tidak begitu baik setelah kami bercerai karena dia tidak mau menceraikan aku tapi aku ngotot untuk berpisah setelah aku memberinya kesempatan tapi ia tetap saja menghianatiku,dia mengancam tidak akan melepaskanku saat aku membawa kabur Rendra",ucap Ruby lagi terlihat sedih.


"Kamu coba aja dulu By,ini sudah lama berlalu,siapa tau aja hatinya udah melunak",balas dokter Anna meyakinkan Ruby.


"Baiklah kak,aku coba dulu yah",Ruby kemudian menekan nomor ayah Rendra pada layar handphonenya,tangannya terlihat agak gemetar.


"Halo...halo",suara diseberang sudah menjawab tapi Ruby hanya diam saja,nyalinya seakan menciut hanya dengan mendengar suara ayah Rendra.


"Halo,ini dengan siapa?,kalau gak mau bicara,saya matikan yah",kata suara diseberang lagi.


"Ini a..a..aku kak,Ru..Ruby",balas Ruby terbata-bata.


"Ruby???,kamu dimana sekarang?,kata Maya kamu sudah pindah kekota M?",tanya ayah Rendra dengan suara bersahabat,sama sekali tidak ada nada permusuhan dari suaranya.Ruby menarik nafas lega,ternyata mantan suaminya sudah tidak lagi menganggapnya musuh.


"Iya kak,aku sekarang sudah pindah",kata Ruby yang mulai merasa sedikit lebih tenang.


"Gimana kabar kamu dan Rendra?,kenapa nomor ponsel kamu udah lama gak pernah aktif?,Nendra pengen banget bicara sama kamu",tanya ayah Rendra.


"Aku sama Rendra baik-baik saja kak,Nendra mana?,aku kangen banget sama dia",Ruby sudah mulai tidak canggung lagi bicara sama mantan suaminya.


"Aku masih dikantor By,ada kerjaan yang harus aku selesaikan malam ini,entar aku nelfon kamu balik kalau udah nyampe rumah",kata ayah Rendra.


"Iya kak,tapi Nendra baik-baik saja kan?Apa Tiara berlaku baik padanya?,maaf kak kalau pertanyaanku menyinggung kakak",ucap Ruby.Tiara adalah selingkuhan mantan suaminya yang sekarang sudah jadi istrinya.


"Nendra baik By,Tiara juga menyayanginya",jawabnya.

__ADS_1


"Rendra mana?boleh aku bicara sama dia?",tanya mantan suaminya lagi.


"Tunggu yah kak",balas Ruby sambil berjalan mendekati Rendra.


"Rendra sayang,sini bicara sama ayah",Rendra lansung berlari menghampiri Ruby,dan menarik ponselnya,


"Papa...papa...,Lendla mau mobil-mobil robok",katanya dengan suara khas anak-anaknya,


"Ini ayah sayang,ayah Rendra",ucap Ruby.


"Rendra memanggil ayah pada ayah kandungnya,dan yang ia panggil papa adalah Satya,apa Rendra menganggap itu Satya?ya Tuhan mana mungkin dia lebih mengenal Satya daripada ayah kandungnya sendiri",kata Ruby dalam hati.


"Ruby...By...,kamu masih disana?",tanya ayah Rendra saat ia tidak lagi mendengar suara-suara ditelfon.


"Eh iy..iya kak,aku masih disini",jawab Ruby terdengar gelagapan.


"Tadi Rendra manggil aku pa...",kata-kata ayah Rendra belum selesai,Ruby langsung memotongnya,


"Oh begitu,selamat yah By atas pernikahan kamu,pasti suami kamu baik yah,karena Rendra bisa cepet dekat sama dia",Ruby hanya tersenyum mendengar ucapan mantan suaminya,tapi tentu saja mantan suaminya tidak bisa melihat senyum Ruby.


"Yah udah kak,entar aku telfon lagi kalau udah nyampe rumah",kata Ruby mengakhiri pembicaraan mereka.


"Baiklah By,salam sama Rendra yah,kalian baik-baik disana",


"Iya kak",jawab Ruby singkat lalu mereka sama-sama mematikan telfonnya.


"Kak Anna aku seneng banget sudah bisa berhubungan baik lagi sama ayah Rendra",kata Ruby sambil memeluk dokter Anna,ia terlihat sangat lega.


"Iya By,aku ikut seneng mendengar percakapan kalian tadi",dokter Anna membalas pelukan Ruby,Lila yang melihat kebahagiaan Ruby pun ikut terharu.


"Oya By,siapa nama mantan suami kamu?,udah lama kenal anaknya,nama ayahnya saja tidak tau,hehehe",dokter Anna mencoba melucu membuat Ruby mengulas senyumnya.

__ADS_1


"Namanya Sultan Maulana,kak",jawab Ruby.


"Namanya bagus yah,tapi sayang gak sebagus sikapnya,dokter Anna menimpali.


"Sudahlah kak,aku sudah melupakan masa lalu,aku juga sangat lega sekarang karena bisa kembali berhubungan baik dengan ayah anak-anakku,kedepannya kami bisa bekerjasama untuk membesarkan anak-anak",kata Ruby sangat bijak,ia benar-benar ingin berdamai dengan masa lalunya yang pahit.


"Aku salut sama kamu By,tidak semua rumah tangga yang berakhir dengan perceraian bisa bersama-sama membesarkan anak-anak",ucap dokter Anna membuat Ruby kembali tersenyum tipis.


"Kadang masalah demi masalah yang kita hadapi,membawa kita pada keadaan pasrah dengan kenyataan,bukan berarti kita bisa menerima semuanya secepat itu,tapi kalau difikir-fikir tidak ada gunanya juga berlama-lama disimpan dalam hati,yang ada kita bukannya bisa bangkit,malah semakin terpuruk kak",dokter Anna kagum sama cara berfikir Ruby.


"Diusia yang masih sangat muda kamu sudah mengalami banyak masalah berat By,udah punya tiga anak lagi,aku saja yang lebih senior dari kamu,belum juga dapet-dapet jodoh sampe sekarang",dokter Anna menertawakan dirinya sendiri.


"Itu karena kak Anna yang terlalu pemilih,mana mungkin cewek secantik kakak tidak ada yang naksir,apalagi dokter andalan dirumah sakit terbaik dikota M,cowok mah pasti ngantri kak",sahut Ruby.


"Kamu salah By,karena cowok yang aku suka ternyata menyukai wanita lain",dokter Anna mengulas senyum kearah Ruby.


"Masa sih kak?kalau begitu pasti cowok itu rabun,tidak bisa melihat ada cewek secantik kak Anna",balas Ruby lagi.


"Entahlah By,tapi aku sudah iklas melepasnya kog,karena wanita yang dia sukai itu juga orang baik,dia juga gak pernah tau bagaimana perasaanku sama dia",


"Apa Ruby kenal sama cowok itu kak?",Ruby dibuat penasaran sama dokter Anna.Belum sempat dokter Anna menjawab baby Gyan tiba-tiba menangis,


eak...eak...eak...


"Eh Baby Gyan nagis By,mungkin dia mau susu",dokter Anna merasa lega ia tidak perlu menjawab pertanyaan Ruby.


"Uyuk uyuk anak bunda diam sayang,kita bikin cucu dulu yah",kata Ruby menenangkan baby Gyan.Benar saja setelah dikasi susu baby Gyan langsung terdiam,ternyata dia haus.Dokter Anna memandangi Ruby yang sedang memberi susu pada baby Gyan,ia berkata dalam hati,


"Nata,mudah-mudahan aku tidak salah melepasmu untuk Ruby,aku sudah mulai bisa menerima keadaan ini,mungkin ini yang terbaik untuk kita semua",ia menyunggingkan senyum termanis saat Ruby melihat kearahnya.


❣️😍 Hi readers kesayangan tenang saja yah karena disini gak akan ada poligami kog,tunggu aja kelanjutan ceritanya.Jangan lupa ngasih LIKE,VOTE DAN KOMENT yah untuk menyemangati terus Author amatir iniπŸ˜˜πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2