Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Istri Tak Dianggap Tuan Satya
Kecelakaan


__ADS_3

JERMAN


"Kak Nat,entar aku mau keluar yah sama kak Anna,pengen nyari-nyari keperluan pribadi",Ruby minta izin pada dokter Nata saat mereka sedang sarapan dimeja makan,ia sadar dokter Nata yang membawanya kesini jadi ia harus memberi tau dokter Nata kemanapun ia akan pergi.


"Apa kamu bisa pergi sendiri?,terus baby Gyan?",tanya dokter Nata.


"Bisa kog Nat,kita bukan anak kecil tau",sahut dokter Anna.


"Baby Gyan sama Lila gak ikut kak,aku takutnya nanti malah gak bisa ngapa-ngapain kalau baby Gyan ikut",jawab Ruby yang diiyakan dokter Anna.


"Atau aku antar saja kalian,gimana?",tanya dokter Nata lagi.


"Gak usah kak,kak Nata kan mesti kerumah sakit,hari ini udah ada janji kan?",ucap Ruby lagi,ia tidak mau merepotkan dokter Nata apalagi ia tau kalau hari ini dokter Nata sudah ada janji ketemu dengan pimpinan rumah sakit yang akan ia tempati kerja dengan dokter Aditya.


"Baiklah,tapi kalian hati-hati yah,Rendra ikut dengan kalian?",doter Nata masih saja bertanya.


"Iya Nat,kamu tenang aja deh,aku juga bukan baru kali ini keluar negeri,kamu kayak nyepelehin aku aja",kata dokter Anna mulai terlihat kesal pada dokter Nata.


"Iya,iya Na,aku tau kog tiap cuti kamu pasti liburan keluar negeri",dokter Anna memasang senyum termanisnya kearah dokter Nata.


Setelah sarapan,mereka pun bersamaan keluar dengan tujuan yang berbeda,dokter Nata menaiki mobilnya dan mengemudikannya kerumah sakit bersama dokter Aditya,sedangkan Ruby,Rendra,dan dokter Anna menaiki taxi yang akan membawa mereka kepusat perbelanjaan pertama di Jerman.Disana menawarkan berbagai macam dari high fasion,pakaian gaul dan klasik,dan semua kebutuhan rumah tangga lainnya.


Ruby sekarang sudah terlihat lansing kembali,bentuk tubuhnya benar-benar bagus,meskipun lekukannya tidak terlalu nampak karena ia mengenakan pakaian tertutup.kecantikannya seolah makin terpancar sehabis melahirkan,dokter Anna juga tidak kalah cantik dengan Ruby,mereka seperti dua orang bidadari yang sedang berjalan dimuka bumi.


***


Kota B

__ADS_1


(kota B sebenarnya bukanlah kota yang sebesar kota M,makanya saya menyebutnya disini Daerah,tapi sepertinya lebih bagus yah kalau kita sebut saja kota B,kota B inilah daerah asal Ruby).


Pagi itu Bagas sudah mengatur pertemuan antara tuan mudanya dengan seorang jaksa penuntut yang bernama Sultan Maulana disebuah hotel ternama di kota itu,Satya memang tidak ingin bertemu diluar karena akan banyak orang yang melihat mereka,Satya tidak ingin kedatangannya kekota B akan diketahui oleh saingan bisnisnya karena itu akan membuat mereka bergerak lebih cepat.


"Selamat datang tuan Sultan Maulana,senang bisa bertemu dengan anda",sapa Satya saat jaksa Sultan sudah masuk kedalam kamar presidental suit yang ditempatinya.


"Suatu kehormatan bagi saya mendapat undangan dari tuan Biantara sepagi ini",jaksa Sultan menyalami Satya.


"Silahkan duduk tuan",Satya mempersilahkan tamunya.


"Terima kasih tuan muda",ucap jaksa Sultan sambil sedikit membungkukkan badannya.Ia sudah tau banyak tentang tuan muda Satya pemilik perusahaan terbesar dinegaranya,tidak ada orang penting dinegara itu yang tidak mengenal tuan muda Satya.


Satya pun berbicara langsung pada inti pertemuannya dengan jaksa Sultan,ia paling tidak suka berbasa-basi membuang banyak waktunya.Sementara mereka membahas masalah yang sedang dialami kantor Cabangnya di kota itu,tiba-tiba ponsel jaksa Sultan berdering,


"Maaf tuan muda,bisa saya mengangkat telfon ini dulu,sepertinya ini penting karena ia tidak biasanya menelfon dijam kerja saya",jaksa Sultan meminta izin pada Satya terlebih dahulu sebelum ia mengangkat telfon.


"Iya silahkan",Satya melihat ada sedikit kekhawatiran diwajah jaksa Sultan.


"Baiklah By,aku akan terbang kesana sekarang juga,kamu kasi alamat rumah sakitnya dikota M",katanya lagi membalas ucapan sipenelfon.Satya semakin penasaran mendengar kota M,


"Rendra?By?kota M?,apa bisa sebuah kebetulan yang sama?",Satya bertanya pada dirinya sendiri.


"Apa?kamu tidak dikota M sekarang?kamu di Jerman?,lakukan yang terbaik untuk Rendra By,aku mungkin akan lama nyampenya karena kamu sekarang di Jerman,tapi aku pasti akan kesana",kata jaksa Sultan lagi.


"Iya By,aku akan bawa Nendra,dia juga kangen banget sama kamu",kata-kata jaksa Sultan yang terakhir semakin meyakinkan Satya bahwa ini bukan sebuah kebetulan,ia menyebut nama Rendra dan Nendra,yang ia tau itu nama anak-anak Ruby.


Satyapun memberanikan diri bertanya pada jaksa Sultan,

__ADS_1


"Apa ada masalah tuan Sultan?",tanya Satya setelah jaksa Sultan kembali ketempat duduknya.


"Iya tuan muda,maafkan saya harus menunda masalah ini,anak saya mengalami kecelakaan dan ia sekarang belum sadar dirumah sakit",jawabnya terlihat sedih.


"Tidak masalah tuan,anda urus saja dulu anak anda,dia berada dirumah sakit mana sekarang?",Satya bertanya sangat ingin tahu kebenaran dugaannya.


"Dia ada di Jerman sekarang tuan,aku akan segera terbang sebentar malam kesana",


"Jerman?bagaimana bisa anda disini,sementara istri anda di Jerman?",Satya semakin seperti seorang detektif yang menginterogasi kliennya.


"Dia mantan istri saya tuan,anak saya satu orang ikut sama dia,tapi dia juga sekarang sudah menikah lagi",jawab jaksa Sultan.


"Menikah lagi?,kalau memang itu benar Ruby istrinya,apa Ruby sudah menikah lagi?",Satya bertanya-tanya terus pada dirinya sendiri,ia bahkan tidak sadar ada orang didekatnya karena ia sudah larut dalam fikirannya.


"Tuan...maaf tuan saya jadinya curhat",kata jaksa Sultan sedikit mengagetkan Satya dari lamunannya.


"Kalau boleh saya tau,siapa nama mantan istri anda tuan?,maksudnya nama lengkapnya",tanya Satya saat ia mendapatkan kembali kesadarannya.


"Siti Ruby Alya Pramana",jawab jaksa Sultan dengan lantang,membuat telinga Satya seolah berhenti berdenging,seorang Satya yang terkenal tidak takut pada apapun,sekarang merasakan gemetar pada sekujur tubuhnya.


"Tidak salah lagi itu Ruby istri aku,tapi apa benar Ruby sudah menikah lagi?kenapa bisa ia sekarang berada di Jerman?,Satya lalu teringat dengan kata-kata dokter Anna saat ia menanyakan kabar dokter Nata,apa Ruby sudah menikah dengan Nata sekarang?lalu bagaimana dengan anak yang dikandungnya?kenapa Ruby setega itu padaku,apa ini balasan Ruby karena aku sudah mengabaikannya?",pertanyaan-pertanyaan itu seolah berputar didalam kepala Satya membuat ia hanya diam seribu bahasa.


"Tuan...tuan muda apa ada sesuatu?",tanya jaksa Sultan melihat Satya yang terlihat bengong dan diam saja setelah mendengar nama mantan istrinya ia sebut.


"Kita akan sama-sama ke Jerman tuan Sultan,anda pulang dan siap-siap sekarang,aku akan menelfon anak buahku untuk segera menyiapkan penerbangan kita sebentar lagi,jangan lupa bawa Nendra ikut serta",jaksa Sultan terlihat mengerutkan kening dan membulatkan mulutnya,ia merasa heran mendengar kata-kata tuan muda Satya.


"Aku akan menjelaskan semuanya nanti diperjalanan,sekarang anda pulang siap-siap",ucap Satya melihat keheranan diwajah jaksa Sultan.

__ADS_1


"Baiklah tuan muda,saya permisi dulu",ia pun keluar dari kamar itu meninggalkan Satya yang dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban.


❣️❤️Hi readers kesayanganku,Tungguin besok lagi yah,hari ini udah up DUA BAB,jangan lupa LIKE,VOTE, dan KOMENTNYA untuk bikin author semangat terus🤗🤗


__ADS_2