Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Istri Tak Dianggap Tuan Satya
Perundingan


__ADS_3

Ruby kembali keruangan Rendra dengan perasaan yang tidak karuan tapi ia mencoba menstabilkan hatinya saat melihat Sultan ada disana,


"Kak Sultan pulang aja dulu,biar entar malam baru kesini lagi,aku juga mungkin gak bisa nginap entar",kata Ruby setelah berada didekat Sultan.


"Baiklah By,kalau ada apa-apa kamu hubungi saja aku,sepertinya hotel yang dipesan tuan muda Satya tidak jauh dari sini",balas jaksa Sultan,Ruby hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


"Oya By,Nendra gimana?dia kan gak bisa masuk diruangan ini?tanya Sultan sebelum berlalu.


"Kalau Nendra ikut aku gak papa kan kak?,aku mau bawa dia pulang kerumah",tanya balik Ruby.


"Iya gak papa,Nendra juga pasti seneng banget,dia udah lama pengen ketemu kamu By",jawab Sultan yang hanya dibalas Ruby dengan senyum simpulnya.


"Ya udah aku duluan yah By",Sultanpun keluar dari ruang rawat Rendra setelah melihat Ruby menganggukkan kepalanya.


"Kak Anna dimana sekarang?",Ruby langsung menghubungi dokter Anna via ponsel setelah kepergian Sultan.


"Aku masih sama Nata dan Adit By,gimana udah bicara sama Satya?tanya dokter Anna.


"Iya kak,bisa gak kakak kesini sekarang,ada yang pengen aku omongin sama kak Anna dan kak Nata",kata Ruby.


"Oke,wait for a few minutes yah",jawab dokter Anna lalu mengakhiri panggilannya.


Selang beberapa menit datanglah dokter Anna diikuti dokter Nata dan dokter Aditya dibelakangnya,bersamaan dengan keluarnya Ruby dari ruangan Rendra.


"Kak Adit,boleh aku minta tolong jagain Rendra sebentar,ada yang mau aku omongin sama kak Nata dan kak Anna",kata Ruby pada dokter Aditya.

__ADS_1


"Oke,tidak masalah",dokter Aditya kemudian masuk kedalam ruangan Rendra,tinggallah Ruby diluar sama dokter Anna dan dokter Nata,mereka duduk diruang tunggu sambil menunggu Ruby memulai pembicaraan.


"Kak Nata sebelumnya aku minta maaf kalau mungkin apa yang akan aku katakan menyinggung kak Nata,aku...aku...aku mengaku pada mas Satya kalau kita akan menikah setelah dia menceraikan aku kak",Ruby terlihat menunduk menahan rasa malunya karena mengaku pada Satya akan menikah dengan dokter Nata,dokter Anna terlihat membulatkan mulutnya sedangkan dokter Nata diam saja,


"Aku tahu kak Nata tidak mungkin akan tertarik dengan aku yang sudah punya tiga anak jadi aku bisa minta tolong pada kak Nata untuk membantu aku dalam sandiwara ini",belum sempat dokter Nata menjawab,Ruby melanjutkan kembali ucapannya.


"Tapi bagaimana kalau aku benar-benar tertarik By,dan bagaimana kalau aku memang berharap kebohongan kamu akan jadi kenyataan?",tanya dokter Nata,dokter Anna terlihat menarik nafas berat dan menghempaskannya kasar.


"Itu tidak mungkin terjadi kak karena aku cukup sadar diri,aku hanyalah bumi tempat berpijak sedangkan kak Nata adalah langit yang hanya bisa dilihat dengan mengangkat kepala",ucap Ruby.


"Tapi kamu jangan lupa By,langit itu selalu melihat kearah bumi",balas dokter Nata.


"Tapi mereka tidak akan pernah bisa bersatu kak",sahut Ruby lagi.


"Kita bukan langit dan bumi By,kita hanya manusia biasa yang mempunyai rasa ketertarikan antara pria dan wanita",ucap dokter Nata membuat Ruby diam tidak bisa menjawab lagi.


"Baiklah By,aku akan membantumu",akhirnya dokter Nata mengiyakan,ia paling tidak bisa melihat seorang perempuan menangis didepannya.


"Makasih kak,satu lagi tolong bantu aku merahasiakan keberadaan baby Gyan pada mas Satya",kata Ruby.


"Apa?,apa?",dokter Nata dan dokter Anna bersamaan membulatkan matanya.


"Maksud kamu By,apa Satya belum tau tentang baby Gyan?",tanya dokter Anna masih dengan wajah kagetnya,Ruby mengangguk pelan,


"Aku takut kak,mas Satya akan mengambil baby Gyan kalau ia tau baby Gyan sudah lahir",jawab Ruby,tangan dan bibirnya terlihat gemetar.

__ADS_1


"By,Satya bukan orang seperti itu,dia gak akan tega memisahkan seorang anak dari ibunya apalagi yang aku liat sekarang Satya mulai perduli sama kamu",kata dokter Anna,dokter Nata masih diam saja,ia tidak habis fikir dengan cara berfikir Ruby.


"Anna benar By,kamu seharusnya memberitahu tantang baby Gyan pada Satya,ia pasti tidak akan mengambilnya dari kamu kalau kamu tidak setuju,aku tau Satya By,dia memang tidak punya ampun dalam dunia bisnis tapi dia masih punya hati kalau itu menyangkut seorang anak",dokter Nata akhirnya bersuara.Ia memang sudah lama menyukai Ruby,meskipun sampai sekarang Ruby belum mengetahuinya,tapi ia juga tidak mau bersaing dengan Satya dengan cara yang licik.


"Maafkan aku kak Anna,kak Nata,aku sudah terlalu jauh menarik kalian dalam masalahku",kata Ruby memelankan suaranya.


"Kamu santai saja By,aku tau kamu juga tidak menginginkan semua ini terjadi tapi ini sudah jalan yang harus kita lalui,tapi sepertinya aku akan kembali kekota M sebentar lagi karena Satya sudah tau keberadaanmu dan ternyata dugaanku salah,ketakutanku tidak beralasan karena yang aku liat Satya sudah banyak berubah",ucap dokter Anna.


"Kapan kak Anna akan balik?",Ruby tau ia akan sampai pada situasi ini.


"Mungkin besok malam atau lusa By,maafkan aku tidak bisa menemanimu lagi menjaga Rendra,aku punya tanggung jawab dikota M",Ruby langsung memeluk dokter Anna,dokter Anna membalas pelukan Ruby dengan sangat erat,mereka sudah seperti saudara selama ini.


"Makasih banyak kak atas semua bantuan kakak selama ini,aku akan merasa sangat kehilangan",Ruby tidak bisa menahan air matanya yang ingin tumpah,mereka pun jadi nangis-nangisan,dokter Nata ikut terharu melihatnya.


"Aku juga akan kembali kekota B kalau Rendra udah sadar kak,aku tidak ingin terus-terusan merepotkan kak Nata",ucap Ruby setelah menghapus sisa-sisa air matanya,dokter Nata diam saja,sementara dokter Anna hanya mengangguk kecil sambil mengulas senyum.


"Kak Nata aku tidak tau kapan akan mengakhiri sandiwara ini,tapi aku janji secepatnya akan mengatasi masalah ini,dan itu bukan berarti kak Nata tidak bisa menjalin hubungan dengan seorang wanita karena aku cukup tau diri kak,hanya sebuah sandiwara",Ruby tersenyum tipis kearah dokter Nata,dokter Nata masih diam saja tapi dalam hati ia berkata,


"Bagaimana mungkin aku bisa berhubungan dengan wanita lain By,sementara hatiku mengukir namamu disana",ia lagi-lagi menarik nafas berat.


"Kamu tidak tau By bagaimana besar perasaan Nata sama kamu sampai ia melakukan pengorbanan sejauh ini,meski sebenarnya ia tulus dan tidak mengharap balasan apa-apa",dokter Anna berkata dalam hati melihat kesedihan yang tersirat diwajah dokter Nata.


Setelah merasa pembicaraan diantara mereka bertiga sudah selesai,mereka pun kembali pada tugas masing-masing,tentu saja Ruby meminta pada dokter Nata untuk memberitahu dokter Aditya tentang sandiwara mereka.


❣️🤩Hi readers kesayangan jangan lupa LiKE,VOTE dan KOMENTnya abis baca cerita ini,syukur-syukur difavoritkan juga,salam cinta author😘🤗

__ADS_1


***Kalian tenang saja yah disini gak akan ada poligami,jadi tunggu aja kejutan dipart2 selanjutnya😊


__ADS_2