ISTRI YANG TERSIKSA

ISTRI YANG TERSIKSA
Akhirnya Pulang Juga


__ADS_3

Zion berada dikamar Kevin. Dia melihat Kevin sudah sangat lemah sekali. Zion mendekatinya dan memegang tangannya. Dia memang tidak suka pada Katrine tapi Kevin tetaplah anak kecil yang butuh kasih sayang.


"Kevin"ucap Zion.


"Papa, Kevin akan pergi"ucap Kevin.


"Kevin tidak boleh bicara seperti itu"ucap Zion.


"Papa, Kevin ingin melihat Papa dan Mama menikah"ucap Kevin.


"Iya Kevin"ucap Katrine yang baru masuk ke kamar itu.


"Bener Pa?"tanya Kevin.


"Zion ku mohon, mungkin ini permintaan terakhir Kevin"ucap Katrine.


"Katrine sengaja sekali memanfaatkan anaknya"batin Zion.


"Papa ku mohon, Kevin ingin melihat Papa dan Mama menikah sebelum Kevin pergi"ucap Kevin.


"Baik"ucap Zion terpaksa karena kasihan dengan Kevin.


Acara pernikahan itu duselengarakan sederhana.


Kevin duduk dikursi roda dengan kondisi yang sudah sangat lemah. Zion mengenakan baju pengantin bersama Katrine. Tak lama Kevin sekarat. Zion dan Katrine menghampiri Kevin.


"Kevin...hik...hik...."ucap Katrine menangis.


"Ma Kevin udah gak kuat lagi, Pa Kevin...."ucap Kevin.


Zion mendekati Kevin yang duduk dikursi roda itu.


"Nikahi Mama, Pa"ucap Kevin.


".........."Zion hanya terdiam.


"Zion jawablah"ucap Katrine.


"Pa, Ke....vin....."ucap Kevin lalu menghembuskan nafas terakhirnya.


"Kevin......hik.....hik......."ucap Katrine menangis.


"Sabar ya Katrine, aku yakin Kevin sudah pergi dengan tenang"ucap Zion.


"Tidak, Kevin tak akan tenang kalau kita tidak menikah, ayo Zion kita harus menikah"ucap Katrine.


"Katrine, aku tidak bisa menikahimu"ucap Zion.


"Kau harus menikahiku Zion demi Kevin"ucap Katrine.


"Aku rasa itu hanya keinginanmu Katrine"ucap Zion.


"Kalau iya kenapa? bukankah dulu kau mau menikahiku?"tanya Katrine.


"Itu dulu saat aku masih mencintaimu, tapi kini aku sudah mencintai Dianka, jadi lupakan aku dan carilah orang yang baik untukmu"ucap Zion.


"Tidak, pokoknya kau harus menikahiku didepan jenazah Kevin"ucap Katrine.


"Lama-lama kau gila Katrine"ucap Zion.

__ADS_1


"Aku gila karenamu Zion"ucap Katrine.


"Katrineclupakan kegilaanmu"ucap Zion.


"Tidak, kau harus menikahiku demi anak kita Kevin"ucap Katrine.


"Siapa bilang anak Bos Zion"ucap Sekretaris Yuma yang baru datang menghampiri Katrine dan Zion.


"Apa maksudmu?"tanya Katrine.


"Katakanlah Yuma"ucap Zion.


"Hasil Test DNA antara Zion dan Kevin sudah membuktikan kalau Kevin bukan anak kandung Zion"ucap Sekretaris Yuma.


"Tidak mungkin"ucap Katrine.


"Nih bacalah sendiri"ucap Sekretaris Yuma melempar surat keterangan Test DNA itu pada Katrine.


"Aku tidak perlu membacanya, Kevin memang bukan anak Zion"ucap Katrine.


"Jadi kau sengaja menjebakku Katrine?"tanya Zion.


"Iya, saat tujuh tahun lalu kenapa aku meninggalkanmu tanpa alasan itu karena aku mengandung anak Gerry, aku tidak mau membohongimu terus itu sebabnya aku memilih meninggalkanmu. Tapi ternyata Gerry tidak mau tanggungjawab dengan kehamilanku, aku menderita dan harus membesarkan Kevin sendirian. Hingga terbersit dipikiranku untuk kembali padamu, mungkin saja kau bisa menerimaku meski sudah ada Kevin anak Gerry. Tapi ternyata kau sudah pergi ke negara ini. Aku menyusulmu kesini, terlunta-lunta, hidup kekurangan hingga aku tak bisa membayar biaya berobat Kevin. Aku pikir kita bisa bersama lagi seperti dulu Zion, ku mohon"ucap Katrine.


"Katrine aku sudah memaafkan kebohonganmu, tapi aku tidak bisa menikahimu"ucap Zion.


"Tidak kau harus menikahiku"ucap Katrine.


"Maaf, ayo Yuma kita pergi"ucap Zion.


"Baik Bos"ucap Sekretaris Yuma.


"Zion tunggu ku mohon....."ucap Katrine menanggil Zion.


"Aku akan membuatmu kembali padaku Zion"ucap Katrine.


************


Dianka sedang memasak didapur untuk makan siang. Dia memasak sambil memikirkan Zion yang belum kunjung pulang. Sudah dua minggu Zion pergi ke tempat Katrine belum juga pulang kembali. Dianka hanya melamun, tiba-tiba dari belakang tubuhnya ada yang memeluknya.


"Bos pulang, apa asistenku ini sudah bekerja dengan benar?"tanya Zion.


"Zion"ucap Dianka.


"Kau merindukanku asisten cantik"ucap Zion.


"Tidak"ucap Dianka.


"Hei aku sudah romantis bak difilm-film masa tanggapanmu hanya tidak"ucap Zion.


"Aku memang tidak merindukanmu, justru tadinya aku berpikir untuk menggantikanmu dengan yang lebih kaya"ucap Dianka.


"Kau ini matre sekali, baru dua minggu aku pergi kau sudah mau mencari penggantiku"ucap Zion.


"Habis kau tak pulang, aku tak sanggup sendirian terlalu lama"ucap Dianka.


"Jadi kau butuh kehadiranku untuk menghangatkanmu"ucap Zion.


"Enggak tuh"ucap Dianka.

__ADS_1


"Benarkah?"ucap Zion.


"Iya, aku malah sudah membuat daftar pria kaya selanjutnya yang akan jadi ayah Dafa selanjutnya" ucap Dianka.


"Apa?"ucap Zion.


Zion langsung membopong Dianka naik ke lantai atas.


"Zion kau mau apa?"tanya Dianka.


"Menjadikanmu tawanan cintaku seharian"ucap Zion.


"Gak mau......"ucap Dianka.


"Terus menjeritlah, aku semakin suka"ucap Zion.


"Zion...."ucap Dianka.


Akhirnya Zion dan Dianka melepas rindu dalam balutan cinta yang begitu romantis siang itu. Zion melepaskan keinginan terpendamnya yang beberapa hari ini tertahan tanpa Dianka disetiap malamnya. Kini dia dan Dianka merasakan indahnya cinta itu kembali, lagi dan lagi hingga mereka lelah dan berbaring diranjang.


*********


Katrine menemui William dirumah besarnya. Dia hendak melapor pada William mengenai Zion. Dia berdiri didepan William yang duduk di kursi diruang tamu itu.


"Maaf Bos William aku tidak berhasil membuat Zion menikahiku"ucap Katrine.


"Kenapa kau berani melaporkan kegagalanmu padaku"ucap William.


"Ampun Bos, anakku baru saja meninggal padahal tadinya dia adalah magnet untukku menahan Zion untuk tinggal bersamaku tapi kini anakku sudah tiada"ucap Katrine.


"Aku tidak peduli dengan urusan pribadimu, aku hanya ingin kau buat Zion menjauh dari Dianka kekasihku"ucap William.


"Aku akan kembali berusaha lagi Bos, beri aku kesempatan dan dana untukku bertahan hidup dinegara ini"ucap Katrine.


"Kau tidak perlu khawatir soal uang, aku bisa memberimu sebanyak yang kau butuhkan"ucap William.


"Baik Bos, kali ini aku akan lebih nekat lagi supaya Zion mau menikahiku"ucap Katrine.


"Bagus, itu sesuai dengan uang yang akan ku berikan padamu"ucap William.


"Aku undur diri ya Bos"ucap Katrine.


Katrine meninggalkan rumah besar milik William.


Sementara William masih duduk diruang tamu itu.


Dia memanggil kedua anak buahnya.


"Bos memanggil kami?"tanya Pengawal William.


"Iya, ada tugas untuk kalian"ucap William.


"Tugas apa ya Bos"ucap Anak buahnya.


"Cepat temukan Miss Cantik yang kemarin itu sampai dapat, aku menginginkan dia"ucap William.


"Baik Bos, kami akan menemukannya"ucap Anak buahnya.


"Cepatlah jangan buat aku menunggu lama"ucap William.

__ADS_1


"Oke Bos"ucap Anak buah William.


Kedua anak buah William keluar dari rumah besar itu. Mereka harus menemukan Rahel sampai ketemu dan membawanya pada William.


__ADS_2