ISTRI YANG TERSIKSA

ISTRI YANG TERSIKSA
Aku Cemburu


__ADS_3

Alex membawa pulang Dianka ke rumah besarnya yang ditempati Lara. Dia masuk ke dalam rumah itu dengan membawa Dianka bersamanya. Mereka naik ke lantai atas dan bertemu Lara. Mata Lara tertuju pada Alex dan Dianka yang datang bersamaan. Alex langsung menghampiri Lara.


"Sayang, ada yang ingin ku sampaikan padamu" ucap Alex.


"Kenapa kau membawa wanita liar masuk ke rumah ini"ucap Lara.


"Sayang, aku dan Dianka baru saja menikah. Dia akan jadi temanmu disini"ucap Alex.


"Apa?......kau menduakan aku dengan anak Giorgio ini"ucap Lara.


"Sayang,dengarkan aku, Dianka gadis yang baik, dia setia, pintar dan patuh. Kau akan sangat terbantu dengan keberadaannya"ucap Alex.


"..........."Dianka hanya diam.


"Benarkah?...aku akan terbantu?...kau ingin menikmati dua wanita diranjang yang sama ya Alex"ucap Lara.


"Sayang, biarkan Dianka tinggal disini bersama kita, ku mohon"ucap Alex.


"Aku memang tak pernah mengerti jalan pikiranmu Alex. Kau ingin aku tinggal serumah dengan maduku. Bahkan dia begitu cantik dan seksi. Apa kau pikir aku takkan sakit hati?"ucap Lara.


"Sayang, maafkan aku. Tapi Dianka dalam bahaya jika tak berada disisiku"ucap Alex.


"Sangat pintar alasanmu Alex, baiklah aku akan menerima kedatangan maduku dengan senang hati"ucap Lara.


"Aku ke kamar dulu mau mandi,nanti kita makan siang bersama"ucap Alex.


Alex pergi meninggalkan Dianka dan Lara. Sementara itu Lara menghampiri Dianka dan berbicara padanya.


"Dianka, kau sudah mengambil takdirku, sekarang kau juga mengambil suamiku. Kau memang senang mengambil apapun dariku"ucap Lara.


"Lara...aku...aku minta maaf atas semua yang terjadi padamu. Aku tahu kau sangat menderita karena kita tertukar. Aku tidak tahu akan jadi seperti ini"ucap Dianka.


"Maaf?...enak sekali kau dengan mudah minta maaf. Kau tahu penderitaan apa saja yang ku terima karena menjadi anak Giorgio"ucap Lara.


"Aku tahu itu, aku minta maaf Lara. Aku tidak tahu kenapa kita bisa tertular.Aku juga belum lama mengetahui kebenarannya"ucap Dianka.


"Kau merasa bersalah karena kita tertukar. Dan aku menanggung semua penderitaan ini yang seharusnya untukmu"ucap Lara.


Dianka berlutut dikaki Lara untuk minta maaf.

__ADS_1


"Lara maafkan aku, maafkan atas penderitaan yang kau terima karena bertukar tempat denganku. Apa yang harus ku lakukan agar kau memaafkanku"ucap Dianka.


"Kau ingin aku memaafkanmu?"ucap Lara.


"Iya Lara, aku minta maaf"ucap Dianka.


"Jadilah babu untukku seumur hidupmu"ucap Lara.


"Baik aku akan jadi babu untukmu"ucap Dianka.


"Karena kau babu, tidurmu harus dikamar pembantu. Kau harus mengerjakan semua pekerjaan dirumah ini dan mengikuti semua kemauanku"ucap Lara.


"Baik, aku akan melakukan semua itu"ucap Dianka.


"Masaklah sekarang untuk semua orang dirumah ini dan kerjakan pekerjaan lainnya"ucap Lara.


"Baik"ucap Dianka.


"Kenapa kau bengong, cepat kerjakan,jangan buat aku marah padamu"ucap Lara.


"Ya, aku turun sekarang"ucap Dianka.


"Dianka aku akan membalas semua penderitaan yang telah ku terima karena bertukar tempat denganmu.Lihat saja kau akan menderita dan merasakan hidupmu tersiksa"ucap Lara.


Dianka mulai memasak di dapur,dia memotong sayuran dan mulai menyiapkan semua bumbu dapur.Lara datang menghampirinya ke dapur.


"Dianka kau bisa cepat tidak memasaknya,aku lapar.Cepetan masak atau aku akan menghukummu"ucap Lara.


"Iya,aku akan segera menyelesaikannya Lara.Aku sedang memotong sayur dan membuat bumbu dapurnya"ucap Dianka.


"Apa ini,kau memotong sayurannya tidak benar,ganti dan buang sayuran yang sudah dipotong ini"ucap Lara.


"Tapi Lara bukannya memang seperti ini memotong sayuran"ucap Dianka.


"Kau berani melawan majikanmu Dianka,ingat kau babu dirumah ini"ucap Lara.


"Iya,aku tahu itu Lara.Oke aku akan menggantinya"ucap Dianka.


"Itu piring menumpuk jadi sambil memasak cuci piring juga jangan diam saja,kau itu harus bisa bekerja dengan cepat"ucap Lara.

__ADS_1


"Iya akan ku kerjakan semuanya"ucap Dianka.


Lara memperhatikan pekerjaan Dianka.Dia terus memarahinya setiap kali Dianka melakukan apapun.Setelah Dianka selesai masak,Lara langsung mencicipi masakan Dianka.


"Rasanya tidak enak,kau mau memberiku makanan sampah ini Dianka"ucap Lara.


"Tapi tadi aku sudah mencicipinya dan enak"ucap Dianka.


"Selera babu memang rendahan jadi tak tau rasa makanan enak.Oya mulai sekarang kau panggil aku Nyonya saat Alex tak ada,dan jangan berani membantahku"ucap Lara.


"Baik Nyonya"ucap Dianka.


"Bagus"ucap Lara.


"Masak kembali,semua masakan ini tak layak tersaji dimeja makan.Jangan berani makan tanpa seizinku"ucap Lara.


Lara pergi meninggalkan Dianka didapur.Dia menuju ke kamarnya untuk menemui Alex.Dia melihat Alex sedang duduk membaca koran diranjang.Lara menghampiri Alex dan duduk disampingnya.


"Apa kau akan tidur dengan kedua istrimu satu ranjang Alex?"tanya Lara.


"Tidak sayang,Dianka akan tidur dikamar sebelah"


ucap Alex.


"Lalu malam ini,kau akan tidur dengan istri mudamu"ucap Lara.


"Kau cemburu sayang"ucap Alex.


"Menurutmu,apa aku pantas cemburu atau tidak?"tanya Lara.


"Baik,kau cemburu.Dengarkan aku,Dianka sedang diburu gengster Kalajengking.Mereka bisa saja membunuhnya.Kalau dia tak bersamaku,dia akan dalam bahaya"ucap Alex.


"Kau peduli padanya Alex"ucap Lara.


"Itu karena dia sudah bersamaku sangat lama.Dan juga dia diburu gengster kalajengking karena menyelamatkanku dari kematian"ucap Alex.


Lara hanya diam dan berbaring diranjang itu.Dia tak menyangka akan berbagi Alex dengan Dianka.


Dia juga harus memikirkan bagaimana membalas dendam pada Alex dan Dianka selagi kedua orang ini ada disisinya.

__ADS_1


__ADS_2