KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 107 HARU


__ADS_3

Setelah selesai sungkem kepada maminya Linda, tita pun bergeser dan sekarang di susul oleh handy yang sungkem kepada Linda.


"titip putriku ya Han, sayangi dia, jangan sakiti dia" ujar Linda sudah menangis lagi ketika menyerahkan putrinya kepada suaminya. Walaupun dia tahu handy adalah orang yang bertanggung jawab jelas aja Linda tetap khawatir, gimana nanti kalau handy sudah melihat kekurangan putrinya, yang bahkan bangun pun masih harus di bangunin kadang.


"kamu tahu kan Han betapa sayangnya aku sama dia, jadi kalau kamu marah sama dia, sudah tidak menginginkannya lagi atau karena dia tidak seperti yang kamu harapkan, antarkan dia kepadaku Han, tapi tolong jangan sakiti dia" ujar ibu Linda lagi.


Handy terlihat hanya mengangguk walau dalam hati dia berjanji tidak akan menyakiti tita dan tidak akan menceraikan tita apapun yang terjadi kecuali tita selingkuh. Karena bagi handy perselingkuhan tidak bisa dia maafkan.


"iya kak, mami, saya akan menjaga tita dengan segenap hati saya" ujar handy gugup memanggil Linda kakak atau mami seperti tita. Maklumlah dari awal mereka berkenalan mereka sudah sepakat untuk menjadi kakak adik, dan siapa yang menyangka kalau handy jatuh cinta sama putrinya Linda.


"Dia itu hanya besar badannya Han, hati dan pikirannya masih kecil, terutama tentang hidup. Kamu tahu kan bahkan bangun aja kadang masih butuh bantuan maminya. Tolong bimbing dia dan arahkan ke jalan yang benar supaya dia lebih mengerti dan menjadi lebih baik serta penuh berkah" ujar ibu Linda lagi.


"iya kak mami" ujar handy terdengar lucu, tapi memang handy sendiri juga merasa lucu kalau dia panggil Linda dengan sebutan mami.


Akhirnya acara yang sangat mengharukan itupun berlalu, Acara penuh tangisan bukan karena kesedihan tapi karena rasa haru dan mereka akan bersiap - siap untuk acara resepsi bentar lagi.


Tita kembali di bawa ke ruangan khusus untuk team make up, dan kali ini handy ngga mau di pisah lagi, dia mau tetap dekat dengan tita walau sedang di rias.


Handy menuntun tita mengikuti team make up-nya. Entah karena tita lapar atau karena tita kurang hati - hati, dekat ruangan make up tita hampir tersandung, dan untungnya handy sigap untuk menangkapnya.


Handy marah ketika istrinya hampir jatuh, entah marah kepada siapa. Semua orang terdiam, tidak ada yang berani coment, karena mereka juga tahu bos selalu benar.


"Tidak apa - apa kak handy, aku cuma kesandung tadi karena kurang hati - hati, bukan salah orang lain" ucap tita menengahi, dia tidak mau suaminya marah - marah sama orang gara - gara hal kecil.


Tanpa pikir panjang lagi handy langsung menggendong istrinya di depan menuju ruang make up.

__ADS_1


"sayang kamu makan sedikit ya, mungkin kamu lapar" ujar handy lembut sambil mengusap punggung istrinya.


"dari tadi kamu menangis terus, aku takut kamu jadi lemas sayang" ujar handy khawatir emank karena dari tadi istrinya banyak menguras air mata.


"aku ngga tahu kak, kayaknya aku sedih banget pisah dari mami" ujar tita jujur sambil menyandarkan kepalanya di bahu suaminya itu. Akhirnya handy memutuskan untuk membujuk istrinya itu dulu untuk mengembalikan moodnya.


"mba, tolong tinggalkan kami berdua dulu ya, lima menit aja" ujar handy kepada team make up tita.


"baik pak" mereka semua akhirnya keluar dulu, untuk memberikan ruang kepada suami istri baru itu untuk berbicara berdua.


Setelah mereka tinggal berdua, handy langsung memangku istrinya itu, serta memeluknya seperti seorang anak yang sedang sedih karena berantem sama temannya.


"sayang, apa masih ada sisa kesedihanmu, kalau masih ada tumpahkan lah sama kak handy, berikan semuannya sama kak handy, jangan kamu bawa - bawa lagi sendiri" ujar handy lembut


"sayang, kak handy tidak keberatan mami tinggal sama kita asal mami mau dan jangan berat hati, karena mami juga sudah punya rumah sendiri ta. Tapi kamu tenang aja ya, kapan aja kamu mau ketemu mami, apa kita yang ke rumah mami atau mami yang ke rumah kita, kamu tinggal bilang, kita akan kesana"? bujuk handy lembut


"benaran kak"


"iya sayang" ucapnya yakin, karena tidak ada keraguan juga dalam hati handy untuk mengiyakan masalah ini. Dia memang akan menuruti tita untuk bertemu maminya kapanpun itu.


Handy mengecup bibir itu sekilas, lalu dia bertanya lembut.


"apa sekarang kita sudah bisa mulai make up kamu, karena bentar lagi tamu kita sudah pada datang sayang" ucap handy sangat lembut.


"hmmmm" ucap tita dengan senyum tipis membuat handy tenang.

__ADS_1


cup


"begitu donk sayang, senyum" ujar handy sambil mengecup bibir itu sekilas. Lalu handy kembali memanggil team rias untuk mendandani tita untuk persiapan resepsi.


Saat mulai memperbaiki riasan make up tita, perias wajah tita tak henti - henti memuji wajah tita yang putih mulus, sehingga handy yang setia duduk disampingnya jadi senyum - senyum sendiri.


"iya mba, istriku ini memang super cantik, super baik dan juga super bawel" ujar handy sambil menatap tita dengan senyuman penuh arti. Entah kenapa hati handy selalu bergetar ketika menatap tita, jujur handy pasti menginginkan tita untuk dia sentuh dan mereka saling menghangatkan, tapi handy mencintai tita bukan fisiknya semata, dia mencintai tita dari hatinya yang paling dalam. Sehingga semua nafs. dan keinginan untuk menyentuh tita bisa dia kendalikan dengan pertimbangan kenyamanan tita. Yang paling utama buat handy adalah kenyamanan dan kebahagiaan tita.


"kak handyyy, gombal" ujar tita polos membuat handy malah ketawa ngakak.


"ohhh sory, sory sayang aku lupa ya istriku ngga suka di puji mba" ujar handy sama team make up itu, membuat mereka semua juga jadi ikut tersenyum.


Melihat tita ikut tersenyum hati handy jadi sangat bahagia. Dari tadi tita menangis ketika di peluk maminya dan handy tidak bisa berbuat apa - apa sebab itu ikatan ibu dan anak.


Ketika istrinya sedang di make up handy dengan setia memberikan tita minum supaya istrinya itu jangan sampai dehidrasi. Tita dan handy mungkin masih harus berdiri sekitar dua jam lagi, karena kalau di hitung - hitung jumlah tamunya , walaupun terbatas tapi semua tamu undangan pasti akan mengucapkan selamat langsung ke mereka berdua. Jadi handy dan tita harus bisa menerima ucapan selamat yang akan beruntun itu.


Setelah tita selesai di make up lagi, tiada henti - hentinya handy kagum dengan kecantikan istrinya. Dan sekarang dia bersyukur karena wanita cantik ini sudah sah menjadi istrinya. Teman hidupnya seumur hidup sampai maut memisahkan.


Hallo semua pembaca setiaku


jangan bosan - bosan ya


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2