
Setelah drama membeli popcorn itu, tita dan handy langsung duduk santai di taman sambil menikmati popcornnya tita.
Handy sangat bahagia melihat tita yang cantik sudah bahagia lagi. Handy berharap tiap hari tita bisa tersenyum bahagia, jangan sedih lagi.
Jika handy dan tita sedang menikmati kebersamaan di taman itu, beda lagi dengan pak David.
Semenjak pulang dari kontrakan Linda David sangat irit bicara, bahkan jauh lebih irit lagi di banding biasanya. Sudah lama memang pak David jadi irit bicara, terutama sejak dia tahu siapa sebenarnya Ica.
Dia merasa seperti orang bodoh atau yang paling bodoh malah, karena bisa melepaskan Linda wanita terhormat demi seorang j.lang yang tak bernilai sama sekali.
Ditambah lagi dia harus kehilangan anaknya tita yang paling dia sayang dan manjakan, tapi sampai dia sakiti sedemikian demi Ica sang ular.
'ternyata sekarang putriku sudah terlihat dewasa' batin David.
'maafkan Daddy nak, Daddy yang telah salah langkah ini, yang telah menghancurkan mu dan mamimu demi nafsu Daddy sesaat' batin David
tok tok tok
"masuk" ucap David kepada Dodi asistenya.
"maaf pak, apa ada lagi yang harus di urus, kalau tidak saya mau undur diri" ujar Dodi. Jujur Dodi sebenarnya sangat kasian melihat bosnya itu terpuruk, tapi itu adalah hasil perbuatannya sendiri. Dari awal Dodi ngga setuju prilaku bosnya yang tergila - gila sama Ica, yang mengaku sebagai janda yang di zolimi suaminya dan minta perlindungan sama pak David.
Karena melihat bucinnya David sama Ica membuat Dodi tergerak untuk menyelidiki latar belakang Ica. Dan dugaan Dodi benar, bahwa Ica itu adalah seorang player penguras harta lelaki, karena dia ngga bisa hidup miskin dan sederhana.
Tapi waktu itu David bilang 'ngga usah sok tahu kamu kalau soal Ica, aku sangat tahu dia, tugasmu hanya patuh samaku dan kerjakan kerjaanmu, kata pak david waktu itu.
Dodi sampai sangat kasihan melihat ibu Linda dan nona titannya waktu itu, karena semua kehidupan pak David sudah ditentukan oleh Ica.
__ADS_1
Karena merasa tidak ada gunanya mengurusi urusan Ica, karena toh David ngga akan percaya padanya, Dodi akhirnya cuek terhadap masalah dengan Ica, walaupun tak pernah dia tutupi bahwa dia tidak suka sama Ica
Sampai akhirnya bosnya tahu semua kebusukan Ica dan dia merasa sangat berdosa dan hancur. Istri dan putrinya pergi entah kemana setelah menjual rumah mereka yang penuh kenangan itu. Bersyukur Dodi sang asisten tidak sampai pergi juga.
David tak menyalahkan istrinya menjual rumah itu, dia hanya kecewa kepada dirinya sendiri yang telah menghancurkan orang - orang kesayangannya. Dan sekarang rumah tangganya benar - benar hancur oleh dirinya sendiri dan yang jadi korban utama adalah putri manjanya tita.
"Dod, gimana caranya ya supaya Linda dan tita maafin saya" ujar pak David sendu.
Dodi jadi bingung menjawab pertanyaan bosnya itu. Karena kalau pun Dodi berada di posisi ibu Linda pasti akan sangat sulit untuk memaafkan pak David. Hanya satu cara mungkin yang ampuh, pak David berdoa kepada Tuhan. Karena hanya dialah yang bisa membolak balikkan hati.
Dodi menarik nafas panjang lalu duduk di hadapan bosnya itu.
"maaf pak, saya tidak tahu gimana caranya untuk mendapatkan kata maaf dari ibu Linda karena kalaupun saya yang berada di posisi ibu Linda, saya pasti sangat sulit memaafkan bapak". ucap Dodi jujur.
"mungkin hanya ada satu cara pak, yaitu berdoa. Karena katanya kan kala kita menemui jalan buntu dan tidak bisa berbuat apa - apa maka Tuhan bisa membukakan jalan, Tiada yang mustahil bagi Dia asal kita yakin", tutur Dodi tenang.
Dodi juga tidak yakin tadinya untuk mengutarakan ini, tapi sepertinya justru bisa membuka mata hatinya David.
Dodi hanya bisa mengangguk dan menatap bosnya itu. Sekarang bosnya memang sangat terpuruk sampai dia harus hidup sendiri di apartemen semewah ini.
"ya sudah dod, pulanglah, aku mau istirahat. Bilangin bi Salma juga tidur aja, aku tidak ingin makan" ujarnya sambil naik ke tempat tidurnya.
"apa bapak tidak ingin makan sedikit aja, takut bapak malah sakit" ucap Dodi
"tidak, pulanglah" ucap David sambil naik ketempat tidur mewahnya. Entah apa yang akan dia lakukan besok, tapi sekarang sepertinya tubuhnya sudah lelah. Dia ingin istirahat, mungkin lebih tepatnya rebahan karena sepertinya tidak segampang itu dia untuk tidur juga.
Akhirnya Dodi keluar dari kamar bosnya, dia lalu mengumpulkan art pak David.
__ADS_1
"kalian semua bisa istirahat, karena pak David sudah istirahat, mungkin hanya Bu Salma yang nanti di panggil kalau pak David ingin makan, sekarang dia ingin tidur" ujar Dodi.
Mereka semua hanya mengangguk mengerti dan kembali ke kamar masing - masing. Sebenarnya apartemen David tidak membutuhkan art yang banyak, karena jelas di sini lebih simple di banding rumah mereka dulu.
Tapi David mengumpulkan semua artnya di rumah lama yang sempat tercerai berai, setelah David dan Linda sempat berseteru dan Linda akhirnya menjual rumah itu. Ternyata Linda menyuruh mereka semua kerja di tempat lain, karena dia ngga sanggup bayar gaji mereka.
Beberapa bulan setelah sendiri tanpa Ica, pak David mencoba mendatangi rumah itu dan menanyakan orang - orang yang dulu bekerja di rumah itu. Ternyata mereka semua sudah terpisah. Akhirnya David kumpulkan satu persatu dan dia tarik kerja di apartemennya yang baru.
David berharap suatu saat nanti dia juga bisa menemukan anak dan istrinya.
Dan benar saja, hari ini David sudah ketemu tita dan Linda. Walaupun mereka masih menolak David, tapi David senang sudah bisa melihat wajah mereka secara langsung.
Di kamarnya David merenung sambil tiduran. Dulu rumah tangganya sama Linda sangatlah harmonis dan saling mencintai. David malah termasuk orang yang posesif kepada istrinya sehingga mereka sepakat Linda tidak usah bekerja.
Setiap hari, sepulang kerja David pasti sudah di sambut kopi dan cemilan buatan Linda. Tapi Tak pernah David mensyukuri itu, sehingga dia bisa tergoda dengan Ica yang mengaku janda cantik yang di tinggal suaminya karena selingkuh. Tanpa David sadari Ica sudah menjeratnya bahkan sampai ke tempat tidur.
Awalnya David kasian kalau harus meninggalkan Ica, apalagi Ica juga tidak apa - apa kalau David tidak menganggapnya, dia hanya butuh tempat berteduh untuk sementara sampai masalahnya kelar.
Tapi David tidak sadar, itulah yang menghancurkan rumah tangganya. Dia bermain - main dengan kesetiaan dalam rumah tangga, membuat dia harus meradang sekarang.
'Ya Tuhan, maafkanlah segala dosaku' doa David sambil meneteskan airmata di dalam kesendiriannya.
"aku menyesalllllll" teriak David akhinya sambil bangkit duduk di kasur empuknya.
Hai guys
Dukung terus ya
__ADS_1
like, coment dan vote
Terimakasih🙏