KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 124 AKU MAU BANGET


__ADS_3

...Happy reading...


Handy benar - benar di buat pusing dengan perilaku istrinya hari ini. Tapi mau komplin handy tidak ada keberanian juga. Akhirnya jadilah handy pusing tujuh keliling dengan perilaku tita.


Perlahan handy membantu istrinya untuk bangkit berdiri. Dia merasa menjadi laki - laki terbodoh di dunia karena tidak bisa mengatasi emosi istrinya. Bahkan handy membuat istri yang sangat dia sayangi menangis sampai sesenggukan.


"Tita sayang, maafin kakak ya, kakak ngga ada niat seperti yang tita pikirkan. Mendingan sekarang tita bangun ya sayang, kasian anak kita nanti jadi anak yang cengeng lho" ucap handy sambil mengangkat tubuh istrinya ke kasur dari lantai.


Tita masih terlihat terisak ketika duduk di kasur. Dengan sabar handy menghapus sisa airmata istrinya dan juga mengecup kening istrinya .


"maafin kakak ya ta, kak handy ngga kuat lihat tita menangis. jangan menangis lagi ya, apa mau marahin kak handy, mau pukul, mau ngomel, ngga apa - apa, asal tita jangan menangis lagi sayang" ujar handy berusaha membujuk istrinya. Benar kata orang, ketika hamil mood istrinya sangat suka berubah - ubah.


Tita masih terisak ketika menatap wajah handy, dan handy sudah siap kalau tita mau marah atau Ngamuk bahkan memukul handy.


Tapi apa yang di dengar handy jelas di luar prediksinya.


"kak handy bukan selingkuhkan karena bosan kan sama tita"? ucapnya sendu membuat handy lebih bingung lagi.


Dari sisi mana tita melihat kalau handy selingkuh, bahkan seharian ini mereka bersama, lalu kapan selingkuhnya. Kapan handy punya waktu untuk selingkuh kalau jauh dari istrinya aja handy sudah langsung mual dan muntah selama lebih sebulan ini.


'bay the way mengenai muntah hari ini benar - benar tidak merasa mual sedikit pun, bahkan makan handy sepertinya biasa aja tadi, tanpa hambatan' batin handy.


Tapi nanti dulu deh mikir mual dan muntah, sekarang mendingan membujuk istri tercinta dulu.


"ya ampun sayang, mana mungkin kak handy selingkuh, sementara istri kak handy sedang hamil anak buah cinta kami, coba", ujar handy berusaha senyum padahal frustasi juga.


"soalnya biasanya kak handy langsung senang nyentuh tita, tapi sekarang kenapa lama banget mikirnya, apa karena tita sudah jelek ya, tubuhnya mulai melar" rengeknya lagi.


Handy sudah putus asa, akhirnya dia tangkup kedua pipi istrinya dan dia cium bibir tita dengan lembut.


Awalnya handy ragu, karena dia takut ngga bisa menahan diri nantinya melihat tubuh istrinya , takutnya bahaya karena istrinya masih hamil muda, handy ngga mau anaknya terganggu.


Tapi ternyata tita malah sepertinya sangat menyambut sentuhan handy, membuat handy juga terlena.


Tadinya handy sudah tidak bisa menjelaskan lagi, satu - satunya cara adalah dengan membungkam mulut istrinya itu dengan ciuman ehhh malah di sambut.

__ADS_1


Perlahan tapi pasti ternyata ciuman handy makin dalam, dan kelihatannya tita juga menginginkan lebih dan bahkan memberikan acces bagi handy.


Melihat itu handy makin susah untuk berhenti, handy masih memeluk istrinya pada posisi duduk. Perlahan dia miringkan tubuh istrinya , ternyata juga tidak mendapat penolakan dari tita, bahkan tita kelihatannya ikut agresif membuat handy semakin jauh dan tergoda.


Handy mungkin lupa sejenak dengan kehamilan istrinya, ketika tita menuntun tangan handy menyentuh daerah intinya. Jelas handy menyukainya, bahkan sangat menginginkannya.


Dengan perlahan handy mengangkat istrinya ke tengah kasur itu, dan mulai menjalankan aksinya perlahan. Tapi ternyata naf.u tita sedang tinggi, dia malah minta handy untuk segera menyentuhnya membuat handy tak bisa berpikir lagi.


Handy langsung bermain seperti biasa, walaupun dengan sedikit perlahan. Tapi nalurinya sudah kalah oleh hasratnya. Titapun mulai menggeliat kesana kemari dengan sentuhan handy di dadanya, apalagi ketika tangan handy mulai mengusap permukaan intinya yang sudah basah.


Lama bermain dengan sentuhan dan saling memberi dan menerima, akhirnya perlahan handy memasukinya dengan perlahan.


"kalau berasa sakit tolong bilang ya sayang" ucap handy di sela - sela nafasnya yang memburu.


"iya kak handy," racau tita sambil merem melek menikmati permainan mereka.


"lagi kak" teriaknya menuntut kepada handy. Maklumlah kehamilan memasuki trimester kedua katanya konon nafsu wanita hamil sedikit meningkat.


'apa mungkin ini yang membuat tita uring - uringan' batin handy.


Handy melanjutkan permainan mereka dengan perlahan, dan mereka sudah bermandi keringat di ruangan full AC itu.


Setelah merasa tita sudah puas barulah handy fokus ke dirinya dan akhirnya mereka berdua meng.rang nikmat di sore hari itu.


Handy langsung mengecup kening istrinya dan bertanya.


"ada yang sakit ngga sayang"? tanya handy lembut.


Tita sudah kecapean, akhirnya hanya bisa menggeleng tanpa bersuara.


Handy langsung menutup tubuh istrinya itu dengan selimut.


"tiduran aja dulu ya, jangan banyak gerak" ujar handy lalu beranjak turun dari tempat tidur dan masuk kamar mandi.


Setelah handy membersihkan diri, dia langsung membersihkan tubuh istrinya yang ternyata masih bangun, belum tidur seperti dugaannya.

__ADS_1


"ohhh kamu masih bangun, mau mandi sayang" tanya handy lembut


"hmmmm" ujar tita ingin bangun, tapi handy melarang, handy langsung mengangkat tubuh tita ke kamar mandi dan membantunya mandi sampai selesai.


Handy memandikan istrinya kadang dengan mata merem, karena dia takut tergoda lagi, sementara istrinya ngga boleh cape dulu.


Setelah dirasa cukup, handy langsung mengangkat tubuh istrinya yang sudah di pakaikan jubah mandi itu.


Handy mendudukkannya di meja rias dan handy langsung memilih baju yang mau di pakai istrinya itu.


Handy memilih dress yang semi formal tanpa lengan berbentuk A itu, lalu mengambil pakaian dalam untuk tita juga. Setelah dirasa lengkap handy keluar dari wardrope mereka dan membantu tita dulu mengeringkan rambutnya dengan hairdryer.


Setelah selesai dengan rambut tita, handy langsung membantu tita untuk memakai baju yang telah handy ambilkan tadi.


Tita terlihat sangat cantik dengan dress pilihan handy itu. Handy masih menatap istrinya yang sedang mengoles bedak tipis itu ke wajahnya dengan senyum - senyum.


Handy benar - benar beruntung mendapatkan istri kecilnya ini, yang bahkan belum genap dua puluh tahun.


"Sayang kamu cantik banget sih, kak handy jadi gemes tahu ngga, kalau disini tidak ada Dede kita, sudah kak handy lahap kamu sampai tidak bisa jalan sayang" ujar handy lembut mengusap perut istrinya.


"ohh iya, katanya kalau cantik waktu hamil anaknya kemungkinan cewek lho kak" ucap tita asal.


"masa, emang iya sayang? berarti kak handy mau punya seorang putri? tapi putra atau putri kak handy tetap sangat bahagia ta, bahagia banget, akhirnya kak handy punya anak" ucapnya menatap tembok kamarnya membayangkan nanti memiliki anak perempuan.


"tapi kalau anak kita cewek berarti saingan aku donk kak, nanti kakak lebih sayang sama dia daripada samaku yang melahirkannya" ucapnya seperti merajuk.


"mana mungkin sayang itu terjadi, kamu adalah cahaya di rumah ini, jadi nanti aku dan anak kita tidak bisa hidup tanpa kamu sebagai cahaya buat kami" tutur handy bijak.


"pokoknya dalam rumah ini tidak boleh ada perselingkuhan ya kak" ucap tita sambil mendekati handy dan berinisiatif memeluknya. Handy membalas pelukan istrinya lebih erat lagi dan berjanji dalam hati akan selalu setia.


Hai pembaca setiaku


dukung terus karya ini ya


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih 🙏


__ADS_2