
"dimana Lo" tanya valdo to the point karena mereka ada janji akan keluar kantor melihat proyek yang sedang di kerjakan dalam kota.
"emanknya kenapa"?
"ya ampun bos, jatuh cinta sih jatuh cinta, tapi jangan lupa segalanya juga kali. mau ke mall yang baru" teriak valdo agak kesal, soalnya biasanya bosnya itu orang yang paling disiplin waktu.
"ohhh" jawab handy santai, padahal dalam hati dia merutuki valdo, 'kenapa harus sekarang sih bikin janjinya, mengganggu aja, batin handy.'
Handy langsung mematikan sambungan telepon itu. Baru aja ingin bicara sama tita, ehhh malah Titanya sudah bilang duluan.
"kak handy harus ke kantor lagi ya"? tanya tita
"ngga apa - apa ta, bisa besok kok," ujar handy bingung.
"ehhh jangan kak, kerjaan harus di utamakan, ini kan bisa besok - besok" ujar tita polos.
"dasar nih valdo, kurang bisa mengatur jadwal" ucap handy asal.
"hehehe jangan begitu kak, mengatur jadwal bos itu sangat cape lho, belum lagi kalau bos nya punya acara overlap kan asisten yang kelabakan" ucap tita sambil senyum. Handy pasti selalu terpana dengan senyum tita.
"ya sudah kak, kakak masih sempat antar aku pulang atau aku pulang naik taksi"? tanya tita mulai duduk di sebelah pengemudi.
Sebenarnya handy belum ikhlas untuk berpisah dengan tita sekarang, tapi mau gimana lagi, situasi tidak mendukung.
Tapi apa kata tita tadi, mau naik taksi, ohhh jelas ngga mungkin. apapun yang terjadi tidak mungkinlah handy membiarkan tita naik taksi.
"ya aku antarlah, masa naik taksi" ujar handy mulai mengatur posisi kursi pengemudi lagi.
"kalau sudah buru - buru ngga apa - apa kak aku naik taksi" ucap tita
"ohhh no no no" jawab handy cepat.
Handy langsung menstarter mobilnya dan melaju ke arah pak Yanto duduk tadi.Pak Yanto langsung faham dan masuk dalam mobil.
" pak Yanto, antar tita pulang dulu terus langsung ke kantor" ujar handy
"baik pak"
Sepanjang jalan mengantar tita valdo sudah telepon dan chat beberapa kali. Handy hanya jawab sudah otw. Tita yang tahu handy sedang di tunggu akhirnya memilih ngga ribet. Sehingga begitu sampai rumahnya tita langsung turun dan masuk rumah, tapi handy tetap mengantarnya sampai ketemu mami Linda, setelah itu barulah dia pamit.
Karena hatinya lagi senang semua urusan yang berhubungan dengan handy menjadi gampang dan tidak bertele - tele.
Setelah meninjau proyek yang tidak banyak drama protes, mereka langsung balik kantor, karena ada dokumen keuangan yang harus handy tanda tangani.
__ADS_1
Semua urusan kerjaan jadi gampang, valdo dan sekretaris handy senang.
"emank ya kalau lagi jatuh cinta semua indah" goda handy saat mereka sedang di ruangan handy sore ini.
" ngomong apa Lo"
"iya, lihat aja hari ini, berapa banyak kerjaan yang tertunda yang jadi beres, clear, semua itu karena kedatangan sang gadis tercinta, bocil" goda valdo seperti baca puisi.
Dalam hati handy membenarkan juga sih ucapan valdo, padahal dari kemarin - kemarin itu terkendala terus. Bahkan meninjau proyek itu sudah beberapa hari tertunda, begitu juga dengan rapat internal dan juga urusan keuangan.
Tapi entah kenapa, hari ini semua itu bisa beres dengan cepat, dan handy juga sangat rileks melakukannya. Tidak ada unsur paksaan di dalamnya dan juga tidak ada yang marah - marah.
Handy tersenyum sendiri.
'the power of cintanya tita' batin handy
'aku jadi seperti remaja tujuh belas tahun' batin handy lagi sambil senyum - senyum.
"nah kan senyum - senyum Lo, persis remaja labil" ujar valdo asal menggoda bos sekaligus temannya itu.
"mau gua pecat Lo" senjata terakhir handy karena valdo terus menggodanya seperti remaja yang sedang jatuh cinta. Walaupun benar tapi handy kan jadi malu sendiri.
"hahahaha takut juga" ucap valdo akhirnya memilih berlalu dari ruangan handy. Tapi tidak berapa lama dia nongol lagi.
"kemana ya"? gumam handy tapi masih di dengar oleh valdo.
"feelingku sih kamu pilih rumah tita, karena waktu aku jatuh cinta sama Tini, aku ngga ingin jauh walau sebentar" ujar valdo seolah kembali ke masa lalunya.
"itu kan Lo" ujar handy asal sambil bangkit, tapi dia belum tahu ingin kemana. Sejujurnya dia jelas ingin ke rumah tita, tapi karena selalu di godain valdo handy jadi malu.
"ohhhh jadi Lo ngga ya"? tanya valdo sok serius
"ayo" ujar handy sambil berlalu dari ruangannya.
"ayo kemana nih" tanya valdo lagi
"ngga tahu" ucap handy sambil melangkah keluar dari ruangannya. Begitu sampai lobby mobil handy sudah standbye di lobby hotel.
"kemana nih bos" tanya valdo begitu mobil mulai melaju keluar dari gedung kantor itu.
"pulang" jawab handy
"ngga kangen Lo" tanya valdo sambil ketawa
__ADS_1
Terlihat handy menarik nafas panjang. Jujur dia sudah ingin bersama tita sekarang, tapi untuk kerumahnya juga handy ngga punya alasan, sehingga handy berpikir tunggu aja deh besok.
"Gua tahu Lo kangen Han, tapi Lo gengsi kan"? ujar valdo yang sudah pengalaman
"ini deh gua teleponin bocilnya" ujar valdo lagi
"ehhh jangan, ngga usah" ucap handy buru - buru.
"jadi mau ke rumahnya nih, mumpung masih jam delapan" ujar valdo lagi
"iya boleh"
Valdo senang kalau handy senang, dan valdo tahu kesenangan handy sekarang adalah bersama tita.
Handy memang jago dalam bisnis, disamping dia dari keturunan pebisnis memang handy juga sangat lihai dalam membaca peluang bisnis.
Tapi urusan asmara handy sangat minim pengalaman. Setelah di khianati ceweknya ketika masih SMU handy bahkan tidak pernah lagi menjalin hubungan dengan wanita. Handy selalu menilai wanita itu hanya butuh harta saja dan foya - foya, ngga bisa di ajak untuk berunding masa depan.
Handy juga sepertinya sudah membenarkan pendapatnya kalau tidak akan ada wanita yang setia karena cinta. Apalagi ketika datang cobaan keuangan.
Tapi mungkin itu semua terjadi karena handy belum dipertemukan dengan orang yang tepat. Buktinya ketika dia bertemu tita, dia ngga sadar sudah jatuh cinta sama tita. Dia ingin melindungi tita, menjaga tita dan sangat marah jika ada cowok yang mencoba mendekati tita. Dan yang paling terakhir ini handy sangat urung - uringan ketika tidak bisa ketemu tita. Semua urusannya ngga beres dan semua bagi handy kurang pas.
Dan ketika mereka tiba di rumah tita dan kak Linda, handy kembali mati kamus. Terlihat tingkahnya jadi kaku dan grogi, untung ada valdo yang pengalaman.
"hallo Bu Linda" sapa valdo
"tumben kalian mampir, sudah lama tidak kesini" tanya Linda juga
"yahhh begitulah Bu kadang, baru hari ini rampung semua kerjaannya, jadi ya santai dulu lah" ujar valdo
"ayo, ayo masak , biar aku buatin kopi. Tita sama Susi lagi nonton film Korea noh" ujar Linda.
Handy dan valdo hanya tersenyum, ketika ibu Linda masuk. Tidak berapa lama seorang cewek cantik dengan baju tidur lucunya keluar menyapa mereka.
"hai kak handy, om valdo, mau ngopi gratis ya"? tanya tita membuat valdo garuk kepala. Sementara handy hanya senyum bahagia melihat pujaan hatinya sangat bahagia.
Hai semua
Dukung terus ya
like, coment dan vote
Terimakasih🙏
__ADS_1