KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 29 INGIN NONGKRONG


__ADS_3

Seperti pembicaraan tadi pagi, siang ini mereka ngumpul di rumah Linda. Linda sudah masak banyak sesuai pesanan mereka masing - masing. Sementara tita dan Tini membantu menata meja makan besar itu.


Tepat jam makan siang, handy dan valdo sudah ada di rumah Linda dan tita. Mereka masing - masing membawa kado yang cukup mewah.


Jadilah mereka seperti berpesta hari ini, dan mereka semua sangat puas dengan masakan Linda.


"sepertinya lain kali aku mau pesan makan sama kak Linda deh, cocok masakannya" ujar handy.


"huuuu enak aja Lo Han, tanya bocil dulu, mau ga dia berbagi makanan buatan maminya, bocil galak Lo" ujar valdo sambil memangku anaknya dan menatap tita.


"om handy orang kaya tapi sukanya yang gratis - gratis" ujar tita sambil terus makan, tanpa perduli tatapan sekitarnya.


"apah" handy melotot ke arah tita, tita tahu dipelototi tapi dia cuek aja.


"sayang" Linda yang menegur anaknya dengan lembut.


"biarin aja kak, nanti aku ngga makan gratis kok, aku kan bayar, tinggal valdo transfer, mau berapa"? ujar handy sok serius. Valdo sudah mau ketawa ngakak sebenarnya, apa lagi melihat tampang tita yang meledek handy. Padahal selama ini selain valdo tidak ada yang berani becanda sama handy.


"huuuu sudah bangkotan, masih aja ambekan, dasar" ujar tita kembali.


Akhirnya valdo sudah tidak bisa menahan tawanya.


"hahahaha akhirnya pak handy ketemu lawan bicara" ujarnya masih ketawa.


"iya nih val, bocil jawab aja" ujar handy senyum dan mereka semua akhirnya senyum juga.


Setelah selesai makan mereka ingin kembali ke kantor dan Tini juga ingin kembali ke rumah mereka.


Handy pun memberikan kadonya lagi buat kak Linda, begitu juga valdo bersama istrinya.


Setelah mereka semua bubar, tinggallah Linda dan tita. Karena pak Amir juga sudah ke posko depan.


"sayang, mami ngga nyangka ya, walaupun keadaan kita lagi begini, masih ada orang yang perduli sama kita" ujar Linda sendu.


"makanya mami jangan sedih - sedih lagi ya, jangan ingat laki - laki itu lagi, kita berdua juga ngga apa - apa kan mi" ucap tita bijak


"iya sayang"


"oh iya mi, karena hari ini mami tidak bikin pesanan kue, tita juga udah izin ngga sekolah, gimana kalau kita jalan - jalan ke mall mi"


"kita keluar sayang"? tanya Linda karena mereka belum pernah keluar rumah.


'kita pakai masker mi, biar jangan di kenal orang" ucapnya


"coba kamu tanya handy dulu, aman ngga begitu" ujar Linda khawatir. Dia khawatir orang - orang suruhan Ica masih mencari mereka dan malah membuat semua rencana mereka nanti amburadul.


'kok tanya om galak sih"?

__ADS_1


"handy itu ngga galak nak, dia itu hanya berusaha menjaga kita, aslinya dia baik banget", ujar Linda tulus


Tita akhirnya diam, tidak bertanya lagi, karena dia juga merasakan itu.


Linda akhirnya mengambil handphonenya dan mencari kontak handy.


dddrrttt dddrrttt


"hallo"


"hallo Han"


"Napa kak"


"ini Han, kira - kira kalau kami keluar ngga apa - apa kali ya, soalnya tita ingin keluar hari ini, mumpung ga bikin pesanan kue dan dia juga ngga sekolah"


Agak lama baru di jawab karena handy mikir dulu.


"emank tita ingin ke mana kak"


"ke mall doank, mungkin dia kangen situasi nongkrong kali Han" ujar linda


"ohhh ya sudah, nanti jam tiga siap - siap aja. sekarang kami meeting dulu. kalau keluar harus ada teman, aku ngga mau tita kenapa - Napa, apalagi Ica itu sekarang pasti nekat karena kemarin kami bongkar semua di depan pak David. Kita juga ngga tahu gimana hubungan mereka sekarang" ujar handy panjang lebar.


"maksudnya nanti handy dan valdo ikut"


"maaf kak, untuk saat ini saya rasa tita sama kakak belum aman. Saya takutnya Ica itu masih mengincar kalian, karena merasa jadi penghalang untuknya ngambil harta pak David."


"makanya nanti pergi samaku sama valdo aja" ujar handy


"tapi kamu kan sibuk Han"


"ngga apa - apa, hitung - hitung merayakan ulang tahun kak Linda"


"ahhh kamu bisa aja Han"


"oke kak, tunggu jam tiga aja, bilangin tita" ujar handy lalu menyudahi panggilan itu.


"siapa Han" tanya valdo yang melihat dari tadi handy serius telepon


"itu, tita ingin nongkrong di mall katanya. mamanya nanya"?


"Waduh mami mertua udah percaya kamu tuh" ledek valdo


"apaan sih kamu val, masih terlalu bocah"


"apa kamu nyari yang tuaan, ibu Linda tuh, masih cantik juga, masakannya enak, di jamin betah kamu" ledek valdo lagi.

__ADS_1


"bicaramu makin ngawur, ibu Linda itu wanita baik , ayo" handy langsung melangkah.


Jujur handy memang sangat merasa kalau tita itu perlu di lindungi. Handy tidak ingin ada yang mengganggu tita, apalagi itu Ica wanita murahan pak David.


Tapi apa perasaannya ini rasa cinta? sepertinya sih ngga. Handy sudah sangat lama tidak jatuh cinta sama wanita, apalagi setiap mengingat Laura perusak rumah tangga papinya, dia langsung benci wanita.


Tapi begitu dia ketemu tita dan Linda maminya, entah kenapa perasaan handy sedikit berubah. Ditambah lagi tita yang masih imut itu tingkahnya masih sering menggemaskan, membuat handy kadang - kadang ingin mengacak - acak rambutnya itu sampai kusut baru nanti dia rapikan lagi.


Dia sangat senang melihat tita marah dan cemberut.


Sore harinya handy dan valdo langsung menuju rumah Linda dan tita. Ternyata Linda dan tita sudah siap dengan pakaian santai, kaos street dan celana Levis yang senada membuat mereka seperti kakak adek. Apa lagi lengkap dengan topi putih dan kaca mata hitamnya.


"ommm galak, gimana aku sudah cantik belum"? tanya tita sambil berputar - putar di depan handy. Handy jelas sangat terpesona. Padahal dengan tampilan kayak gini, tita terlihat masih bocil imut tapi sungguh sangat cantik.


"woi, ditanya malah bengong" ujar valdo yang tahu temannya atau bosnya itu terpesona.


"ehhh iya cantik ta, cantik banget" ujar handy membuat Linda senyum dengan tingkah mereka.


"cil, dia terpesona tuh, sama wajah kamu yang imut itu" ujar valdo mengompori.


"sudah ayo jalan" ujar handy malu.


"Han kayaknya kita ngga mungkin satu mobil deh, gimana kalau kita dua mobil aja, ibu Linda ikut saya" ujar valdo


"itu siapa aja Han" tanya Linda yang melihat ada dua mobil di belakang mobil handy.


"itu mereka hanya akan melihat kita dari jauh kak, buat jaga - jaga doank" ujar handy


"ohhhh"


"ya sudah ibu Linda ikut valdo , tita ikut mobil handy" ujar valdo


Tita tidak ada perlawanan. Handy langsung membuka pintu mobil untuk tita. Dan perlu di ingat ini yang pertama buat handy membuka pintu mobil untuk orang lain, bahkan untuk dirinya sendiri saja selalu di bukain supirnya.


Tita masuk bagai seorang ratu. Dari tampilan dan pakaiannya memang tita sangat cocok jadi ratu. Cantik dan anggun.


Dan handy yang duduk di sebelah tita menjadi gugup, dia bingung kenapa dia gugup. Dia juga takut melihat ke arah tita, entah kenapa. Handy sendiri bingung dengan dirinya sendiri.


Apalagi ketika tita sudah merengek padanya nanti untuk minum es krim kesukaannya.


"om handy, nanti tita bisa beli es krim di toko xxx ga, boleh ya om, tita sudah pengen banget, sudah lama tita tidak makan es krim itu om" bujuknya meraih tangan handy seperti kakanya sendiri.


Handy yang jarang di sentuh cewek jadi tambah gugup dengan sentuhan tita, apalagi ditambah tatapan memohon tita. tubuhnya seperti kena sengatan listrik dan jantungnya berdegup sangat kencang dan mulutnya jadi kelu ngga bisa bicara.


Hallo semua


Jangan bosan ya

__ADS_1


like, coment dan vote


Terimakasih🙏


__ADS_2