KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 108 BAHAGIA


__ADS_3

Dengan diiringi musik handy dan tita melangkah masuk ke ballroom hotel mewah itu dengan wajah penuh senyum. Semua mata tertuju kepada kedua mempelai yang sangat cantik dan tampan, benar - benar bagaikan raja dan ratu sehari.


Didukung dengan panduan MC yang sangat handal membuat suasana menjadi penuh cinta dan kebahagiaan. semua tamu undangan memberikan tepuk tangan untuk kedua mempelai yang sedang berbahagia. Semua tamu undangan seolah merasakan kebahagiaan kedua mempelai yang berbeda jauh usia itu.


Berbagai acara yang telah dilalui dengan sangat baik hingga mereka para tamu akan tiba saatnya untuk memberikan selamat kepada kedua mempelai. Semua tamu undangan mulai memberikan selamat dengan teratur menaiki panggung tempat keduanya berdiri di depan singgasananya.


"selamat ya, semoga langgeng"


"selamat ya, semoga sampai maut memisahkan"


"selamat ya, semoga cepat dapat momongan"


Itulah rata - rata ucapan selamat dan doa para tamu undangan. Handy dan tita tidak pernah kehilangan senyum mereka. Jelas terlihat kalau mereka berdua sangat bahagia.


Setelah semua tamu memberikan selamat tiba waktunya pengantin turun dan berbaur dengan para tamu undangan walaupun tetap dalam pengawasan para penjaga.


"ahhh pak handy selama ini ternyata menyimpan rapi ya anak gadis orang, tidak pernah go publik ternyata dapat yang sangat cantik" ucap salah satu rekan bisnis handy.


"ahhh bapak bisa aja, tapi iya sich di umpetin, takut dicaplok orang" balas handy bercanda.


Dan handy tidak mau tita lama - lama di pandangi oleh para koleganya. Karena handy juga sadar tita sangat cantik, badan proporsional tidak gemuk tapi berisi dan handy suka semua yang ada di diri tita. Jelas aja handy takut ada yang godain tita.


Setelah puas berkeliling menemui beberapa tamu yang paling akrab dengan handy mereka kembali naik ke panggung. Tanpa terasa sudah lebih satu jam mereka berdiri membuat tita sedikit cape karena kakinya pegal.


Dan beberapa tamu memang sudah ada yang pulang juga. Dan sebentar lagi acara juga akan segera selesai.


"kamu pasti cape ya, sebaiknya kamu istirahat" ujar handy kepada istrinya.


"iya kak, kakinya lumayan pegal nih" ucap tita jujur


Handy langsung kasih kode kepada valdo untuk mendekat.


"Napa Han"?

__ADS_1


"tita mau istirahat, kakinya udah pegal ini" ucap handy


"ohhhh ya sudah, nanti aku bilangin ibu Linda dan juga Sama om Hadi " tutur valdo


Melihat putrinya sepertinya merasakan sesuatu, lindapun langsung mendekat ke panggung.


"kenapa ta, cape ya nak"? tanya ibu Linda bijak


"iya mi" ucapnya


"ya sudah ini juga sudah mau kelar, kamu masuk dulu aja Yo" ucap Linda bermaksud membawa tita ke ruang make up. Tapi handy tidak rela , dia hanya ingin dia sendiri yang mengurus tita sekarang sekalipun itu maminya tita.


"biar aku aja kak, takutnya tita pingsan entar" ucap handy lebay.


"ya sudah istirahat dulu sana, nanti kalau ada tamu yang nanya mami yang jawab" ujar Linda lembut.


"iya mi" akhirnya handy membawa tita ke ruang make up lagi.


Handy dan tita akhirnya menuju ruang istirahat yang juga ruang make up. Handy mendudukkan tita di sofa yang ada disana lalu menaikkan kaki tita dan memijitnya sampai dia merasa rileks.


"lumayan kak" jawab tita


Tidak berapa lama suara MC memberitahukan bahwa pengantin akan segera meninggalkan tempat pesta. Mau tidak mau handy dan tita keluar lagi dan berdiri di panggung.


Tidak berapa lama handy dan tita segera meninggalkan ruang pesta. Mereka langsung pamit untuk naik ke atas dimana mereka akan menginap.


Sementara Linda dan keluarga lainnya juga masih ada yang menginap di sini. Hanya pak Hadi yang memutuskan langsung pulang aja.


Handy langsung membawa tita ke kamar mereka di atas. Tita terlihat sedikit kesusahan untuk melangkah sehingga tanpa sungkan handy langsung menggendong tita di depan.


Walaupun malu tita hanya pasrah, karena dia juga tahu tidak ada gunanya membantah handy untuk saat ini. Lebih baiklah dia menurut aja.


Begitu sampai depan pintu kamar mereka valdo ternyata sudah menunggu di depan kamar handy dan tita. Selain untuk bicara dengan handy tentang kerjaan sekalian handy mengantarkan milik pribadi handy dan tita seperti handphone dan dompet.

__ADS_1


"silahkan bro, selamat menikmati bulan madu. Cepat buatkan aku ponakan yang lucu - lucu" goda valdo.


"kamu ini, buat tita malu aja" tegur handy juga sambil senyum.


"hehehehe sory cil, sekarang Lo udah gede ternyata, udah bisa bikin adik kecil" ujar valdo lagi membuat tita hanya senyum malu.


"bocil bocil, sana pulang" bukannya tita yang menjawab tapi handylah yang mengusir valdo dari sana.


"iya ya, gua pergi, gua tahu Lo udah ngga sabar kan? tapi ingat bro, mandi dulu karena ini masih sore banyak setan lewat" ujar valdo lagi dengan mimik lucu.


"Lo tuh setannya" teriak handy di telinga valdo, membuat valdo langsung lompat dan sambil ketawa ngakak berlalu dari tempat itu.


Setelah valdo berlalu barulah handy dan tita masuk ke kamar pengantin mereka. Ternyata kamarnya sudah di hias sedemikian indah lengkap dengan bunga - bunga mawar indahnya.


Sebenarnya tita bukan orang yang menginginkan hal - hal yang romantis lebay begini, karena menurut tita ini hanya pemborosan. Tapi handy dan team sudah mengatur semuanya membuat tita terima aja, walaupun jujur tidak menikmati maksimal makna dari perlakuan handy ini.


"kak handy, ini kok pake - pake begini segala sih, habis - habisin duit aja" ujar tita datar sambil menatap kasur yang bertabur bunga harum itu.


Handy yang berdiri di belakang tita berusaha menahan senyumnya. Dikala banyak wanita cantik senang kalau di kasih bunga tapi tidak dengan tita. Dia hanya menjalani hidupnya biasa aja dan tidak berlebihan. Dan tita juga memang bukan cewek yang suka hal - hal yang romantis. Dia lebih suka hidup yang realistis.


"sayang, kamu tahu ngga kamu itu adalah wanita yang mendekati sempurna di mataku. Kamu tidak neko - neko, sederhana walaupun anak orang kaya, tapi kamu tahu juga mana barang branded. Jadi tiap hari aku makin cinta sama kamu istriku" ujar handy sambil menekankan kata istriku di telinga tita sambil memeluk perutnya dari belakang.


Handy meletakkan dagunya di pundak istrinya itu. Lalu dia kembali berbicara lembut di telinga istrinya.


"aku semakin mencintai kamu setiap hari titaku sayang, istriku yang cantik dan baik" ujar handy lembut.


Tita hanya memaku di tempatnya dia bingung mau menanggapi gimana ungkapan suaminya itu. Maklumlah tita belum banyak pengalaman menghadapi laki - laki. Satu - satunya laki - laki yang pernah dekat sekali bahkan memeluk dan menciumnya hanya handy setelah daddynya.


Handy bisa merasakan kalau tita gugup. Sehingga dia berusaha menarik tita untuk menghadap dirinya. Dia mendekatkan wajah mereka sampai menempel satu sama lain.


Hallo semua pembaca setiaku


dukung terus author ya guys

__ADS_1


like, coment dan vote


Terimakasih🙏


__ADS_2