KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 60 MENEMUI DAVID


__ADS_3

Valdo langsung berselancar ke teamnya yang di lapangan untuk mencari alamat David. Dan informasi yang valdo terima ternyata David sekarang tinggal di apartemen mewah seorang diri.


Setelah yakin informasi itu valid, valdo langsung ingin memberitahu handy. Tapi karena handy lagi serius dengan meetingnya akhirnya valdo tunggu waktu setelah meeting.


Valdo kembali fokus dengan laptopnya untuk membaca semua informasi yang masuk. Ternyata pak David sudah tinggal di apartemennya yang baru setelah menjual apartemen lamanya sekitar satu tahun yang lalu.


'berarti sepertinya pak David pindah ketika sudah pisah dengan ica' batin valdo


'sepertinya mungkin pak David memang sudah menyesal'


'ada juga informasi David mendatangi sekolah lama non tita, itu berarti dia mencari informasi tentang non tita' batin valdo lagi.


'ohhhh ada ini no asistenya, telepon ngga ya' batin handy


'telepon aja deh'


Valdo memencet nomor - nomor yang ada di sana dan langsung pencet call..


dddrrttt dddrrttt dddrrttt


"hallo, selamat pagi"


"selamat pagi"


"apa ini dengan pak Dodi asisten pak David"


"benar, ini darimana"


"saya valdo, asisten pak handy. pak handy ingin segera ketemu dengan bos Anda, boleh anda schedule kan secepatnya, kalau bisa hari ini juga" ujar valdo


"kalau boleh tahu ada apa ya"


"saya rasa itu urusan pribadi"


"baik akan saya konfirmasi pak David dulu, soalnya beliau sedang sakit"


"sebutkan aja alamatnya, biar kami yang ke sana"


"sepertinya sangat urgent"


"kamu sudah tahu"


"baik pak, akan saya kirimkan alamatnya" ujar Dodi yang berpikir kalau urusan pribadi pasti itu tentang ibu Linda dan non tita, jadi biarinlah mereka bertemu.


"terimakasih, saya tunggu" ujar valdo lalu langsung mematikan teleponnya.


Valdo kembali fokus bekerja sambil menunggu handy dan sekretarisnya selesai meeting.


Tidak berapa lama handy pun keluar bersama sekretarisnya, dan diikuti beberapa kepala bagian.


Handy langsung masuk ke ruangannya, sementara yang lain juga masuk ke ruangannya.

__ADS_1


"apa kamu sudah menemukan alamat pak David" tanya handy


"sudah bos"


"langsung jalan ke sana" ucapnya lagi


"sekarang"


"besok" ujar handy sambil berjalan meninggalkan ruangannya diikuti oleh valdo.


David mau ngga mau setengah berlari mengikuti langkah bosnya.


Begitu sampai di lobby, handy langsung naik mobil dan di ikuti oleh valdo.


"kita kemana ini bos" tanya valdo


"ke alamat itu" ucap handy asal


"oke, ke apartemen M ya pak" perintah valdo kepada pak Yanto.


Mobil handy akhirnya keluar dari parkiran kantornya dan menuju apartemen pak David.


Tidak banyak pembicaraan mereka selama di perjalanan, karena handy lagi sibuk chat dengan tita.


"kamu masih bobo siang" langsung chat handy


"ngga kak, lagi nonton film Korea"


"ohhh, kenapa ga bobo siang"


"ya sudah, enjoy ya" chat handy sambil senyum - senyum.


Kalau sudah begitu valdo sudah tahu itu chat siapa, pasti tita.


"ya elah , yang lagi berbunga - bunga, saya di anggap lalat kali ya" gerutu valdo di sebelah pak Yanto.


pak Yanto hanya berani senyum, sementara valdo dan menoleh ke arah belakang ke arah handy.


"masih jauh ngga" malah tanya handy seolah tidak mempedulikan ucapan valdo.


"sudah dekat pak" pak Yanto yang menjawab.


Begitu sampai lobby valdo langsung dengan cekatan seperti biasa mempermudah perjalanan handy dengan bertanya kepada security.


Dan sesuai alamat yang di terima, security itu menghubungi penghuni apartemen itu karena mereka ini baru pertamakali datang. Dan ternyata yang mengangkat adalah pembantunya.


Lalu pembantu itu langsung memberitahukan kepada pak David tentang kedatangan tamu bernama pak handy.


Walaupun ragu dengan tujuan handy mendatanginya, David tetap menyuruh mereka masuk juga, karena tadi asistennya juga sudah cerita sepintas tentang Telepon valdo.


Pembantu itupun mempersilahkan tamu bosnya untuk masuk ke unit pak David.

__ADS_1


Security itu mempersilahkan mereka untuk masuk.


"silahkan duduk dulu pak, saya akan panggil pak David" ucap artnya


"oke"


Mereka pun duduk di sofa ruang tamu David yang termasuk mewah juga, walaupun masih jauh lebih mewah rumah handy.


Tidak berapa lama terlihat David keluar bersama seorang laki - laki paruh baya yang ternyata dulu supir tita kalau ke sekolah. Dan sekarang David memanggilnya untuk membantunya di kamar selama dia sakit.


"ada perlu apa nih" tanya David langsung to the point begitu melihat handy. Dalam hati David masih mengira kalau handy itu suka sama Linda mantan istrinya. Tapi mungkin dia juga ingin merusak tita, itulah pikiran negatif pak David terhadap handy.


"apa bapak tidak berkenan kami datang" tanya valdo to the point juga karena terlihat sikap David kurang bersahabat.


"to the point aja, ada apa"? David memang terlihat kurang fit. Dan handy bisa melihat juga kalau sepertinya David juga rapuh dan kesepian.


Inilah yang dilihat handy pertama bertemu lagi dengan papinya. Sayangnya handy sudah menutup hati untuk kehadirannya, sehingga dia tidak mau lagi terpengaruh dengan kondisi papinya.


Tapi ini bukan papinya, tapi papi dari tita, wanita yang sangat dia sayangi. Haruskah dia mengambil hati laki - laki ini juga, laki - laki yang sering bikin pacarnya menangis?


Sejujurnya Handy ingin mencium tangan laki - laki ini demi minta restunya. Tapi dia juga bingung sekarang, karena dia juga marah kalau setiap mengingat tita di buat menangis oleh laki - laki ini.


"Apa tujuan bapak menemui kak Linda dan tita" tanya handy datar dan dingin.


David terlihat sedikit bingung untuk menjawab.


Laki - laki ini memanggil Linda dengan kak?, batin david


Tapi belum bisa jawab dia diselamatkan oleh sang mantan supir tita yang selalu berjaga di balik Sofanya.


"apa tuan, apa tuan sudah ketemu non tita? dimana non tita tuan"? mang Ujang kangen banget sama non tita den" ujar mang Ujang yang memang sangat di sayang juga sama tita. Airmatanya sampai hampir jatuh begitu mendengar non titanya.


"emanknya selama ini bapak ngga tahu tita dimana" ? pancing valdo untuk tahu lebih lanjut siapa laki - laki ini yang memanggil tita non, tapi sampai sesedih itu kehilangan tita.


"ngga den, terakhir ketemu non tita waktu bilang dia ngga perlu di supiri lagi, dia sudah ngga mau sekolah, dia dan ibu sudah miskin, sudah ngga bisa bayar gaji katanya"! tutur mang Ujang yang akhirnya airmatanya jatuh juga.


"padahal mamang sudah bilang ngga usah di bayar den, tapi katanya mamang tidur dimana, mereka mau ngontrak sekamar" cerita mang Ujang membuat mereka yang disana terbawa sedih juga.


'Ternyata segitu menyedihkan perjalanan anak dan istriku gara - gara ulahku, laki - laki apa aku ini' batin David ikut terharu.


'ya ampun sayang, kamu sampai berpikir begitu saat itu' batin handy.


"ohhh jadi bapak dulu supirnya tita" tanya valdo lagi


"iya den, aku sangat kehilangan non tita. Sehingga ketika bapak mengatakan aku untuk kerja lagi ikut keluarga bapak David aku setuju, karena aku pikir akan jadi supir non tita lagi. Tapi ternyata non tita belum ketemu" cerita Ujang lagi sedih.


Sementara David kembali hatinya teriris dan malu sendiri dengan perilakunya. Dia memang pantas di hukum seperti sekarang ini.


Hallo guys


Dukung terus ya

__ADS_1


like, coment dan vote


Terimakasih🙏


__ADS_2