KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 113 BERSAMAMU


__ADS_3

"oke bos" balas tita sambil mengangkat tangannya untuk menghormat. Mereka lalu keluar dari ruang ganti itu.


"Sayang hari ini kamu istirahat dulu ya, aku mau ke kantor dulu, kata valdo ada yang harus aku kerjakan dan tidak boleh di wakilkan. Tapi aku tidak lama kok, kamu istirahat dulu aja" ucap handy sambil kembali menarik tita mendekati tempat tidur.


"iya kak, pergilah, aku nunggu kakak, aku cuma ingin ke rumah mami nanti" ucap tita


"iya, aku sudah chat mami, nanti kita kesana. Tapi sekarang aku ingin sebelum kerja minum vitamin dulu" ujar handy tanpa dosa.


"emank kak handy selalu minum vitamin ya" tanya tita polos


"iya sih, sejak menikah" jawab handy menahan tawanya


"maksudnya" tita terlihat bingung


Tanpa memberi penjelasan handy mengangkat istrinya ke kasur empuk mereka.


"Sekarang aku sangat ketergantungan vitamin ini sayang, biar aku bisa fokus kerja dan kerjaanku cepat kelar. kamu harus kasih mood booster ku dulu" ujar handy sudah berada di atas istrinya, barulah tita paham maksud suaminya. Tita tidak menolak, dia malah senyum karena merasa lucu.


"kak handy ada - ada aja" ucapnya


Karena melihat lampu hijau dari istrinya handy langsung menelepon valdo untuk menjemputnya satu jam ke depan, dia harus jelaskan tentang kamarnya kepada istrinya dulu.


"tapi gimana kalau urusannya urgent sekarang kak"? tanya tita lagi


"percuma sayang kalau di paksakan juga, sebelum bekerja mood kita harus bagus dulu" ucap handy sudah mulai mempekerjakan tangannya.


"sekarang tidak ada urusan yang lebih penting dari istriku" ucap handy lagi.


Tita yang merasa mulai menikmati sentuhan tangan handy akhirnya hanya diam dan mengikuti nalurinya aja. Handy memang sangat hebat, bahkan dia bisa menyerang tita sampai berkali - kali dalam sehari. Tidak ada jam kosong yang handy biarkan selain mereka tidur karena cape.


Tita yang juga sangat menyayangi dan percaya sama handy, menurut aja karena dia juga bisa menikmati setiap hal yang handy suguhkan walaupun mungkin belum seantusias handy.


Tita yang manja namun penurut ternyata sangat klop dengan sikap handy yang keras dan ingin melindungi, apalagi handy selalu ingin memanjakan tita karena handy tidak punya saudara yang bisa dia manja atau lindungi.


Permainan mereka siang ini durasinya sangat panjang, karena bagi handy ini pertama kali dia melakukannya di kamarnya sendiri jadi harus berkesan. Dan permainan yang menguras tenaga di siang bolong itu ternyata membuat tita makin ngantuk. Bahkan ketika permainan usai dan handy masuk kamar mandi, dalam sekejap tita sudah tidur pulas.


Begitu keluar dari kamar mandi sebelum masuk ruang ganti, handy melihat istrinya itu sudah tidur, sehingga seperti biasa handy lebih dulu membersihkan tubuh istrinya itu, barulah dia bersiap mau ke kantor.

__ADS_1


Setelah rapi, handy mendekati istrinya yang masih pulas. Handy mendekatkan handphone istrinya supaya nanti bisa dia hubungi kalau tita sudah bangun.


"terimakasih sayang mood boosternya, aku ke kantor dulu, istirahatlah" gumam handy sambil mencium kening istrinya mesra.


Handy lalu keluar dari kamarnya menutup pintu kamar mereka. Dia mencari salah satu art dan berpesan tegas.


"jangan ada yang mengganggu istriku di kamar, kecuali istrinya yang keluar. Istriku sedang istirahat, jangan di ganggu." pesan handy tegas


"baik tuan" ucap art itu


Handy sudah melangkah beberapa langkah ke depan, tapi akhirnya balik lagi karena ingat sesuatu.


"oh iya satu lagi, tolong kalian saling mengingatkan. mulai sekarang jangan ada yang masuk ke kamar saya untuk mengambil loundryan lagi, nanti istri saya yang akan keluarin depan pintu" ujar handy tegas


"baik tuan" ucap artnya.


Handy langsung berangkat menuju kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dia ingin pekerjaannya cepat selesai dan dia akan pulang ke rumah.


Handy langsung menaiki mobilnya yang sudah stand bye dari tadi atas perintah valdo, walaupun pak valdo tidak ikut lagi menjemput handy karena banyaknya pekerjaannya.


"langsung kantor" perintah handy ke supirnya


Sepanjang perjalanan ke kantor handy tidak memikirkan pekerjaan seperti biasanya, bila sudah di dalam mobil langsung buka dan baca data dan pekerjaannya. Tapi hari ini beda, handy hanya menatap jalanan kiri kanan dan senyum - senyum sendiri. Dia hanya ingat istrinya, istrinya dan istrinya.


Saking sibuk mengingat dan memikirkan dia dengan tita, kehidupan baru mereka, handy tidak sadar mereka sudah tiba di lobby kantornya. Seorang security sudah membuka pintunya, barulah handy sadar sudah tiba di kantor.


Handy langsung melangkah pasti menuju lift khususnya tanpa menjawab salam dari para karyawannya. Handy langsung naik dan menuju ruangannya sambil minta Ana sekretarisnya memanggil valdo.


"baik pak" jawab ana sambil memencet interkom di mejanya.


"pak valdo di panggil pak handy" ucap ana di sambungan interkom itu.


Tidak berapa lama valdo sudah memasuki ruangan bosnya handy, karena hanya bersebelahan.


"kita harus segera meeting bro, udah hampir telat ini, gila Lo, siang - siang begini kayaknya Lo tadi ngecash dulu deh" ujar valdo sewot karena bosnya handy jadi mengulur waktu padahal biasanya handy itu on time.


"hehehe habis enak sih" jawab handy asal

__ADS_1


"sialan Lo, gue harus hajar istri gua nih ntar malam, masa Lo doank" ucap valdo juga membalas candaan handy.


"hehehe tau enak begini ya buru - buru dulu saya juga" ucap handy cengengesan


"Dasar bos gendeng, otakmu sekarang sudah mesum doank, ingat Lo kerjaan, target, targetmu tahun ini dengan perusahaan apa"? ujar valdo sedikit sewot karena bosnya terus bahas istrinya.


"ya sudah, sekarang kita langsung meeting, habis itu aku ingin langsung pulang" ujar handy semangat.


"pulang" tanya valdo bengong


"kita masih banyak kerjaan , tapi kamu langsung ingin pulang. Pingin ngecash lagi Lo"lanjut valdo sudah tidak perduli itu bosnya, sekarang dia hanya ingin marahin temannya itu.


"wkwkwkwk iya aku udah kangen istriku" ujar handy tanpa dosa.


"ya udah, terserah Lo lah, atur aja" ucap valdo akhirnya pasrah.


Handy dan valdo akhirnya meeting dengan klien mereka, ternyata tidak butuh waktu lama, karena kesepakatan gampang di temukan dan langsung cocok kedua belah pihak.


Begitu keluar dari restoran itu, handy melihat handphonenya, dan ternyata pesannya belum di baca yang berarti istrinya masih tidur.


"apa lagi yang paling urgent harus kelar" tanya handy


"kita balik kantor dulu kan" tanya valdo sudah siap dengan jawaban tidak dari handy. Tapi ternyata pikirannya dan jawaban handy berbeda.


"iya, soalnya tita masih tidur, kasian kalau di ganggu" ucapnya polos.


"syukurlah tita masih tidur jadi otakku tidak mumet dengan kerjaan ini. Tapi emank istrimu Lo hajar berapa kali tadi sampai awet banget tidurnya" tanya valdo.


"mau tau aja Lo, tadi sekali sih hanya durasinya yang panjang" ucap handy santai.


"sialan Lo, pamer Lo" ucap valdo sewot


"lho kok pamer, Lo yang nanya"! jawab handy lagi santai


"iya iya iya, Lo benar, Lo yang menang" ucap valdo akhirnya.


Jangan lupa dukungannya ya guys

__ADS_1


like, coment dan vote tetap ditunggu


Terimakasih🙏


__ADS_2