KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 32 SENYUMMU


__ADS_3

Setelah agak lama berada di taman itu, tita sudah ingin makan es krim.


Tapi ternyata malah pak Yanto datang membawa pop corn.


Jadilah tita dengan senang makan popcorn itu.


'Ya ini lah tita, bocah berusia hampir delapan belas tahun, baru aja tadi dia sedih keingatan daddynya malah sekarang langsung lupa setelah kehadiran popcorn' batin handy senyum.


"pop cornnya makan sendiri nih, ngga nawar- nawarin" ucap handy menggoda tita.


"om handy mau"?


"hmmmm" ucap handy senang, mendingan ternyata di taman begini, aku jadi bisa menikmati senyuman tita tanpa deg degan. Setiap dia mengunyah popcornya aku lihat mulutnya sudah seperti sedang cerewet, dan aku sangat menikmati itu.


Saat mereka sedang serius makan popcorn, handphone handy berbunyi.


dddrrttt dddrrttt


"hmmmmm" handy berdiri agak menjauh dari tita.


"dimana loe"


"taman"


"ngapain Lo di taman, tumben Lo"


"bocil maunya di sini" ujar handy melirik tita.


"terus Lo nurut gitu, busyettt susah memang orang jatuh cinta" goda valdo membuat hati handy kembali deg - degan.


'apa benar aku jatuh cinta sama nih bocah' gumam handy


"terus aku nyusul kemana nih" tanya valdo membuyarkan lamunannya.


"kesini aja"


"ya sudah" ujar valdo langsung mematikan sambungan telepon itu.


Gila, nih asisten dah kayak bos ya, berani matiin telepon lagi' batin handy.


Tapi apa semua ucapan valdo itu benar ya?


Handy sedang termenung ketika tita di godain dua cowok, sepertinya sih seusia tita.


"hai cantik, sendirian di sini" tanya mereka berdua.


"ngga, sama om ku noh" tunjuk tita ke arah handy , bersamaan dengan handy yang menoleh kearah tita. Hati handy langsung panas melihat dua lelaki itu senyum kearah tita.


"apa yang kalian lakukan" tanya handy datar saat sudah dekat tita.


"ehhhh om, ini ponakannya lucu, jangan di tinggal jauh - jauh om" ujar pemuda satunya.


Entah kenapa mendengar ucapan pemuda itu yang memuji tita, membuat hati handy gundah.

__ADS_1


"tita kita pulang" ucapnya datar


"iya om" tita langsung mengikuti langkah handy.


Begitu sampai di parkiran bersamaan dengan valdo yang baru tiba di dekat mereka juga. Ternyata tadi pas telepon valdo sudah tiba juga di taman itu.


"kirain masih lama disini" ujar valdo polos.


"ngga, pulang aja" handy terlihat dingin. Dan valdo sudah tahu berarti mood bosnya sekaligus temannya itu sedang tidak bagus.


"om katanya beli es krim" ujar tita polos


"iya, ayo"


Ternyata mereka masih diikuti dua pemuda tadi yang mau naik mobil mereka juga.


"hai cantik, sudah mau pulang ya" ucap mereka lagi menambah makin kusutnya wajah handy lalu langsung masuk mobilnya.


"iya" ucap tita asal sambil senyum. Tapi menurut handy itu malah merupakan sambutan tita kepada dua pemuda itu.


"ayo mau ikut ga" teriak handy dari dalam mobil melihat tita senyum kepada laki - laki itu.


"iya ikut" ucap tita takut. Dia belum pernah dimarah dan di bentak kecuali kemarin pas buat ulah dengan selingkuhan daddynya.


Teriakan handy tadi diartikan oleh tita bahwa dia sudah sangat merepotkan dan membuat handy marah. Dia tidak terpikir sama sekali kalau handy sedang cemburu.


Sementara valdo bingung apa yang telah terjadi, tapi melihat wajah sahabatnya yang kusut begitu dia yakin handy sedang emosi. Tapi apa penyebabnya? valdo belum berani bertanya.


Begitu duduk di mobil, tita hanya diam dan sendu. Sementara handy terlihat sedang mengutak Atik handphonenya, entah sedang ngapain.


"kemana nih bos" tanya valdo akhirnya


"makan es krim katanya" ujar handy datar


"tidak usah deh om valdo, kita pulang aja, tidak usah makan es krimnya" ujar tita sendu sambil menunduk.


Handy langsung melirik ke arah tita. Belum sempat ngomong valdo sudah menghentikan mobil lagi.


Valdo akhirnya menginjak rem mobilnya dulu, bingung mau kemana jadinya.


"lho, cil bukannya tadi kamu mau es krim, kok ngga jadi" tanya valdo sedikit serius.


"om handynya marah, tita takut" ucapnya sudah meneteskan airmata, membuat handy melirik ke arah tita lagi dan melihat anak itu sudah menangis.


"lho lho, kok jadi menangis" tanya handy merasa bersalah.


"om handy galak buat tita takut" ucapnya pelan.


"ya ampun tita, kamu itu ya, saya bukan marah sama kamu, saya marah sama mereka, tahu ngga? tapi kamu juga ladeni sih" ujar handy


"ladeni apa maksudnya" jiwa pemberontak tita tidak terima dia di salahkan.


"ya ngapain tadi kamu senyum - senyum coba" ujar handy ke bablasan membuat valdo senyum dan mengerti sekarang, ternyata temannya itu sedang cemburu.

__ADS_1


"ya ampun, bos - bos," ujar valdo ke arah handy.


"tita, bos handy itu tidak marah sama kamu kok, jadi kamu jangan gampang tersinggung. Kamu tahu kan bos handy itu seorang pemimpin, banyak hal yang dia pikirkan." tutur valdo sedikit bijak mengambil jalan tengah untuk keduanya.


"kalau om handy cape, kita pulang aja om" ujar tita.


Akhirnya mau ngga mau handy yang harus bujuk tita.


"Tita, saya ngga ada niat bentak kamu, tapi harusnya kamu itu tahu, sekarang kan kalian belum sebebas dulu, kita belum tahu apa rencana Ica - Ica itu, jadi tolong kamu jangan terlalu gampang berinteraksi dengan orang yang baru kamu kenal" ujar handy sedikit berbohong. Valdo mengiyakan karena ucapan handy ada benarnya juga.


"iya cil, sekarang kan kamu belum tahu rencana licik Ica, jadi jangan terlalu gampang berinteraksi dulu" dukung valdo juga.


"iya iya" ucap tita akhirnya


"jadi kita kemana nih"?


"makan es krim val" ucap handy mantap.


Akhirnya valdo menjalankan mobilnya di ikuti oleh mobil valdo dan juga satu mobil dari jarak agak jauh.


Valdo melajukan mobilnya ke toko es krim yang terkenal enak itu. Melihat tempatnya aja, tita sudah sangat bahagia setengah mati. Dan begitu mobil berhenti di parkiran tita langsung turun dan lari masuk dengan semangat empat lima.


'dasar bocah, segitu bahagianya sampai langsung loncat' ujar handy seperti untuk dirinya sendiri, tapi masih di dengar oleh valdo.


"tita itu masih sangat sensitif bro, jadi tahanlah emosimu kalau di dekat dia, takutnya dia nanti takut benaran lho sama Lo" ujar valdo membuyarkan lamunan Handy.


"iya" ucap handy pendek sambil buka pintu mobil


"iya iya, tapi melihat ada laki - laki yang dekatin tita kamu langsung cemburu, terus marah - marah seperti tadi" ucap valdo membuat handy terdiam sejenak.


'masa iya tadi dia sampai membuat tita takut hanya karena cemburu' batin handy


Handy akhirnya meneruskan langkahnya untuk turun dan menyusul tita masuk. Terlihat tita sudah mengantri untuk mendapatkan es krimnya. Dia melambaikan tangannya kepada handy dan valdo. Dibelakang tita mengantri cowok keren yang terus menatap tita membuat hati handy kembali panas.


Untunglah valdo sang asisten cepat tanggap dan mendekati tita.


"cil Lo mau rasa apa, aku yang antri sini, kamu temani bos handy duduk" ucap valdo


"ohh aku mau rasa ini mix sama ini om" ujar tita sambil menunjuk brosur yang dia pegang.


"oke, asiap" ujar valdo.


Sementara tita langsung duduk dekat handy dan terus senyum - senyum mengagumi tempat penjual es krim itu. Dia terlihat sangat bahagia. Melihat senyum di wajah tita membuat handy juga sangat bahagia.


Hai semuannya


Jangan bosan ya guys


Dukung terus author


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2