KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 110 BULAN MADU


__ADS_3

"Kenapa sayang, kaget ya" tanya handy malah makin mendekati tita padahal tita sudah menutup matanya dengan kedua tangannya. Handy terus menggoda tita dengan makin mendekati tita sampai handy menarik tangan tita yang menutup wajahnya.


"coba lihat sudah normal belum"? goda handy membuat tita membuka sebelah matanya karena penasaran. Handy semakin tersenyum melihat tingkah istri bocilnya, istri yang bentar lagi genap berusia duapuluh tahun.


"tapi jangan sampai ke sentuh Lo ta, ntar dia langsung lagi" ujar handy ketawa


"langsung apa" tanya tita mendongak menatap wajah handy yang masih ketawa.


"langsung on lagi tita sayang" bisik handy di telinga tita membuat tita menunduk karena merasa geli. Kesempatan ini tidak di sia - siakan handy, dia mengigit kecil kuping tita.


"atau mau coba sayang" bisik handy lagi sambil menarik tangan tita untuk menyentuhnya. Tita tidak melawan tapi juga belum mengerti, tapi dia percaya sama handy sehingga dia memberikan saja tangannya untuk menyentuh inti handy.


Semakin lama tita merasakan semakin keras membuat dia bingung, malu dan takut.


"kak ini kenapa" ucapnya bingung, tapi handy malah ketawa.


"aduh istriku yang polos ini memang perlu di ajarin. Ini artinya dia sudah on sayang, siap tempur" ucap handy membuat tita makin melotot.


"siap tempur maksudnya gimana kak handy" malah teriak tita sudah seperti mau menangis. Karena jujur memang pengetahuannya tentang pembicaraan **** orang dewasa sangat minim. Maklumlah sampai kelas dua SMU dia kesekolah dan pulang sekolah di antar oleh supir dan kadang ada maminya. Mau kelas tiga dia menghadapi masalah perceraian orang tuanya, dan hampir dia tidak punya teman untuk curhat maupun bicara hal - hal yang berbau dewasa. Dulu kelas satu dan kelas dua SMU paling teman - temannya sering cerita tentang ciuman. Dan dia bukan orang yang sering penasaran di medsos tentang hal - hal dewasa. Sehingga bisa di maklumi memang kalau pengetahuannya sangat minim.


Handy tidak tega melihat tita seperti takut, walaupun niatnya hanya menggoda tita. Akhirnya handy menuntun tita berdiri dan memeluknya. Entah darimana aja datangnya stock kesabaran handy yang membuat dia bisa sabar banget menghadapi istrinya bahkan dia mengabaikan nalurinya sendiri.


"nanti malam kakak jelaskan sambil praktek ya sayang, sekarang kita makan dulu, kita makan di kamar aja, biar kakak panggilkan pelayannya untuk membawa makanan" ucap handy sambil mengurai pelukan mereka.


"hmmm" ujar tita sambil mengangguk


Handy langsung mengambil pakaian yang mau dia pakai lalu dia mencari handphone untuk menghubungi valdo.


Ternyata valdo sudah mengatur semuanya, tidak berapa lama beberapa orang datang membawa makanan untuk handy dan tita.


"silahkan tuan dan nona, selamat menikmati" ujar karyawan hotel itu sambil menunduk.

__ADS_1


Tita senyum kepada karyawan hotel itu membuat handy langsung berdehem.


"hemmm ayo makan" ucapnya ke arah tita


"iya kak" ucap tita juga senyum.


Handy menyuapi tita untuk makan, tita tidak perlu megang sendok dia hanya perlu membuka mulutnya saja.


Tita kadang merasa malu apalagi kalau handy menatapnya intens sambil menyuapkan makanan. Tita merasa menjadi orang yang paling bahagia sehingga menjadi grogi.


Selesai makan tita belum boleh beranjak oleh handy, harus diam di tempat. Handy langsung telepon valdo untuk meminta pelayan membereskan bekas makan mereka.


Setelah selesai makan handy menarik tita ke atas pangkuannya. Tita yang pada p dasarnya bisa fleksibel hanya bisa menuruti kemauan handy.


"gimana sayang, kenyang"? tanya handy


"hmmm" ujar tita


Handy yang tadinya masih duduk di sofa memilih mengangkat tubuh tita dan membawanya ke kasur empuk itu.


Handy sudah tidak sabar sebenarnya untuk mencumbu tita. Tapi dia mau semua berjalan pelan - pelan dan tita bisa mengerti dengan keadaan sebenarnya.


Handy mulai menyalakan tv di kamar mereka, lalu dia mendekati tita perlahan. Tita sudah menangkap aura - aura bahwa handy akan mencumbuinya. Sehingga ketika handy mendekat tita sudah sangat gugup dan apesnya handy bisa membaca situasi itu.


"jangan tegang ta, rileks, oke" ucap handy sudah langsung ******* bibir istri kecilnya. Tita masih terdiam kaku di tempatnya. Handy yang melihat tidak ada perlawanan dari tita semakin bersemangat melanjutkan aksinya.


Handy mulai mempekerjakan tangannya kesana kemari untuk memberikan sentuhan - sentuhan yang bisa membuat istrinya itu terlena dan serasa terbang.


Benar saja baru sentuhan pertama di dadanya tita sudah mulai menggeliat, entah itu karena geli atau karena dia malu, tapi yang pasti gerakannya membuat handy semakin leluasa.


Melihat tita masih memejamkan matanya membuat handy makin semangat, berarti tita tidak tegang, berarti tita juga mulai menikmatinya. Perlahan handy menidurkan tita dengan posisi telentang, dan tita hanya menurut saja. Handy jelas makin semangat karena istrinya ternyata pasrah sudah tanpa keluhan atau penolakan. Handy sudah membuka baju piyamanya.

__ADS_1


Handy semakin berani, perlahan tapi pasti semua pakaian tita bagian atas sudah dia buka. Handy mulai menjelajahi satu persatu areal itu, tidak ada yang terlewat. Bahkan kedua tangan handy bekerja di bagian dada tita.


Ternyata tita benar - benar masih remaja, yang hanya mengikuti nalurinya. bahkan mungkin sekarang dia tidak sadar keadaannya akibat menikmati setiap sentuhan suaminya.


Lama bergerilya di bagian atas tubuh tita handy mulai mencari daerah lain. Baju tidur tita yang longgar sangat memudahkan handy menjangkau semuanya. Dan handy mulai turun ke daerah bawah.


Tita sampai menggelinjang hebat ketika tangan handy menyentuh area sensitifnya. Tapi handy ngga membiarkan tita menolak karena dia sudah tidak bisa menahan dirinya sendiri lagi. Handy langsung menindih tubuh tita pelan dan menghujaninya dengan ciuman supaya fokusnya teralihkan.


Usaha handy berhasil, buktinya tita hanya fokus ke ciuman handy, sementara satu tangan handy sudah bekerja di bawah sana. Handy sudah tidak tahan lagi, tapi dia ingin tita juga menikmatinya, sehingga mau ngga mau handy harus memastikan tita semakin menikmati sentuhannya dulu.


Tanpa tita sadari handy sudah memposisikan dirinya di atas tita dan menggeser kaki tita. perlahan handy mulai memasuki tita, tapi belum berhasil karena tita keburu bergerak.


Handy tidak mau gagal lagi, karena dia sendiri sudah merasa sesak. Dia langsung ******* bibir tita lagi demi mengalihkan fokus tita. Perlahan dibawah handy mencoba masuk lagi, tapi gagal lagi karena tita menjerit perih padahal handy belum masuk.


"sayang maaf ya, awalnya memang sedikit perih tapi nanti ngga lagi, enak kok" bujuk handy karena dia juga tahu ini pertama buat tita, ya pasti perih memang.


Ketiga kalinya, handy tidak mau gagal lagi, dia kembali mencumbu tita lalu perlahan tapi pasti dia harus masuk.


jlebbbb


"arrrghhh sakit" teriak tita membuat handy diam dulu. Dia bingung mau mundur tarik lagi sudah susah payah, mau maju tapi tita kesakitan sampai mengeluarkan air mata.


Karena handy tidak ada pergerakan tita akhirnya membuka matanya. Dia melihat handy bingung.


"kenapa kak"? tita masih sempat bertanya.


"kamu tahan sedikit ya sayang, awalnya memang sakit, tapi semua orang juga begitu, Kaka ngga mungkin mundur lagi" ujar handy mengusap pipi istrinya


Tita akhirnya mengangguk.


Hallo semua, kasih like, coment dan vote ya

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2