KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 92 IDE BAGUS


__ADS_3

Akhirnya handy dan valdo kembali keruangan masing - masing dan bekerja seperti biasa. Tapi handy tetap mengawasi tita dari cctv. Handy akan terlihat langsung ringsung bila tita menyambut tamu kantor dengan senyum yang sangat manis, padahal itu kan tugas tita. Harus membuat tamu senang berkunjung ke kantor handy.


Siang harinya handy tidak bisa lagi mencari alasan supaya tita makan siang bersamanya. Karena kerja aja sudah masuk siang masa sekarang izin lagi, pasti tita tidak mau.


Mau tidak mau handy minta tolong lagi sama valdo.


tuttt


"val keruanganmu sekarang"


"oke" valdo langsung setengah berlari menuju ruangan handy.


"ada apa lagi" tanya handy begitu masuk ruangan handy tanpa duduk dulu.


"aku mau makan siang sama tita" perintahnya ngga bisa di bantah


"ya ampun ribet banget ya percintaan Lo, gua jadi ikut ribet tau ngga" ujar valdo setengah kesal karena dia pikir tadi ada yang sangat urgent.


"ga usah bantah" jawab handy datar tanpa melihat valdo


"iya iya," jawab valdo akhirnya


Valdo langsung masuk ke ruangannya dan meminta kepada atasan tita supaya tita datang ke ruangannya dengan alasan tita itu baru sakit.


Memang itu bukanlah urusan yang susah buat valdo, karena menurut mereka tita itu adalah saudara valdo dan atas rekomendasi valdo, jadi segala sesuatu memang bisa di atur oleh valdo. Padahal mereka ngga tahu kalau tita adalah calon nyonya mereka.


"baik pak, saya akan bilang tita biar ke ruangan bapak" ucap atasan tita. Dia langsung menemui tita dan menyuruhnya segera ke ruangan valdo saat jam makan siang.


'aduh, om valdo ada apa lagi sih' batin tita. Tapi dia tetap menuju ruangan valdo juga ketika jam makan siang.


"Han, tita bentar lagi naik, mau makan apa, dia belum bisa makan di luar, Titanya pasti ngga mau. makan di ruanganmu aja" ujar valdo kepada bosnya itu seperti seorang teman.


"ya sudah ngga apa - apa" ujar handy senyum, pikir dia yang penting bersama tita.


Tidak berapa lama sekretaris handy masuk untuk memanggil valdo.


tok tok tok


"masuk"


"pak valdo mba tita mencari bapak" ucap ana langsung ke valdo. Sebenarnya ana juga agak bingung sih tita ini saudaranya valdo atau pacarnya bosnya handy. Tapi ana orangnya ngga mau ribet dengan urusan orang sekalipun itu bosnya.


"ohhh suruh masuk sini aja na"


"baik pak"


Tidak berapa lama tita masuk ke ruangan handy. Sekarang dia sadar kalau bukan valdo yang mau ketemu dengannya tapi handy.

__ADS_1


"sini sayang" ujar handy langsung berdiri, karena handy lah yang langsung melihat tita sementara valdo yang membelakangi pintu justru sedang menatap handy tadinya.


"dasar bucin Lo" bisik valdo ke handy setengah kesal. Handy hanya senyum Lalu valdo ingin melangkah keluar dan membiarkan mereka berdua.


"Ta, tolong temanin dulu bos kita ini makan ya, aku harus pulang ,mba Tini barusan telepon" ucap valdo


"mba Tini kenapa om"


"ngga, cuma kangen gua doank, ingin makan siang bareng" sindir valdo melirik handy dengan ekor matanya.


"biarin dia sayang, kasian otaknya buat kerja terus, rilekslah sekali - sekali" ucap handy pura - pura perduli.


Valdo hanya berdecih melihat gaya handy yang sok perduli itu.


Setelah valdo keluar, handy langsung mengajak tita duduk di sofa.


"sayang gimana kerjaannya, cape ngga, kalau cape bilang ya" ucap handy


"iya kak, aku cuma ngga enak kalau terus bikin masalah. kemarin bentak tamu, sekarang telat, dan sekarang langsung makan siang" ucap tita merasa ngga enak.


"ngga usah di pikirkan itu"


"iya sih kak, toh tadi pagi aku telat demi nemenin kakak sarapan juga, pahalanya lebih banyak" ucap tita sambil senyum menunjukkan gigi putihnya.


"betul"


"terus kita makan apa kak"


"jangan begini kak, ini di kantor, tidak baik. Disini tempat kakak cari duit, jangan biasakan buat tempat mesra - mesra, kalau mau mesra - mesranya tuh di rumah", ujar tita polos


Handy merasa tersentak dengan ucapan tita yang masih bocil itu.


"iya sayang, kamu benar, ini tempat cari duit, nanti aja di rumah ya" ucap handy mengusap kepala tita.


"oh iya kak, papinya kak handy sekarang masih tinggal di rumah lama tita ya" tanya tita serius


"iya, aku kontrak rumah itu karena masih kosong kemarin"


"ohhh, kapan - kapan tita pengen ikut donk kak ke rumah lama tita, kayaknya tita kangen banget deh" ucapnya sendu


"ya sudah sayang, nanti kita kesana ya" ujar handy yang langsung di angguki oleh tita.


"sayang" tanya handy lagi


"iya kak"


"mengenai pernikahan kita, kamu ingin meriah atau bagaimana, biar event organizer ya bisa mengatur sayang" ujar handy lembut.

__ADS_1


Tita terlihat menarik nafas panjang lalu menatap handy.


"menurut kak handy harus gimana, tita ikut aja. Tapi kalau boleh jujur tita ingin sederhana aja kak, bahkan kalau bisa ngga usah ngundang, karena tita ngga mau nanti di tanyain tentang Daddy" ujarnya sendu. Handy bisa melihat kesedihan di mata tita sebenarnya, tapi handy ngga bisa berbuat apa - apa karena ini urusan hati, dan tidak boleh di paksakan.


"ya sudah sayang, terserah kamu aja. Justru kak handy juga sependapat kok sama kamu, yang penting kita sah, ada saksi dan kita bisa hidup bahagia tanpa tertekan" ujar handy mengusap kepala tita lembut.


"kak handy ngga kecewa"? tanya tita takut


Handy kembali senyum lalu memegang kedua lengan tita.


"kenapa harus kecewa ta" tanyanya


"kan jadi ngga bisa mengundan kolega kak handy yang pastinya dari kalangan atas" ujar tita


"iya sih, tadinya aku ingin menunjukkan kepada dunia bahwa aku sudah menikah, menikah dengan gadis impian banyak lelaki, tita Keenan yang sangat cantik jelita dan baik hati walaupun masih labil. jadi sekarang tita sudah menjadi milikku dan aku sudah menjadi milik tita" ucap handy seperti puisi.


Tita masih menatap handy serius, dan handy pun masih menatap tita, lalu handy menarik nafas panjang dan menghembuskan ya lagi.


"tapi itu semua hanya semu ta, karena seharusnya yang terpenting adalah kebahagiaan kita berdua. Sekalipun dunia semua tahu kamu milikku kalau kita tertekan tidak ada manfaatnya, jadi yang utama bagiku adalah kenyamanan kita berdua, oke sayang" tutur handy panjang lebar.


"maafkan tita kak"


"kenapa harus minta maaf ta. yang kamu ucapkan benar dan kita juga sama. Kalau kita buat meriah sementara hati kita dengan Daddy dan papi kita masih belum berdamai, apalah arti kebahagiaan kita nantinya" tutur handy


"iya kak"


"sekarang tidak usah dipikirkan ya, kita buat pernikahan kita di tempat private aja" ucap handy dan di angguki oleh tita.


tok tok tok


"masuk"


"ini makanannya" ucap valdo yang masuk bersama seorang karyawan restoran dekat kantor handy.


"tolong siapkan mas" perintah valdo kepada waiters restoran itu.


"baik pak"


Lalu dia menyajikan makanan yang dia bawa di meja besar handy.


"tumben tadi Lo sopan, masuk pake acara ketuk pintu" cibir handy


"takutnya Lo lagi ngapa - ngapain kan gue yang apes" ujar valdo, handy hanya menanggapi dengan senyum sementara tita tak bereaksi karena dia lagi kurang fokus ke mereka berdua.


Hallo semua pembaca setiaku


Dukung terus ya

__ADS_1


like, coment dan vote


Terimakasih🙏


__ADS_2