KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 43 DATANG


__ADS_3

Keesokan harinya tita sudah bangun seperti biasa. Setiap pagi dia harus membantu maminya untuk masak sarapan dulu, terus dilanjutkan menyiapkan bahan - bahan kue dan juga masak makan siang. Setelah itu dia akan belajar.


Setelah selesai belajar, tita ingin jalan dengan mobil barunya.


"mi, boleh ngga tita ke kantor kak handy" tanya tita ke maminya


"mau ngapain sayang" ujar Linda lumayan kaget.


"hehehe aku ingin test mobil baruku mi" ucapnya malu - malu.


"Tapi kamu belum mahir banget nyetirnya nak, jangan langsung ke sana deh, itu kan daerah padat kendaraan" ujar sang mami


"tapi tita ingin ke sana mi, sekalian tita mau lihat kantor kak handy. Bentar lagi kan tita selesai belajar dan lulus, berarti tita sudah bisa cari kerja, iya ngga mi" ujarnya


"tapi mami belum berani lepasin kamu ke sana ta, gini aja kamu berangkat sama mami,tapi nanti mami tunggu di mobil" ujar Linda akhirnya.


"oke mami" ucapnya senang. Ternyata hatinya juga sebahagia itu kalau mau ketemu handy. Serasa ada sesuatu yang indah di depan matanya.


Akhirnya kak Linda masak satu kue bolu untuk mereka bawa ke kantor handy. Dan setelah matang, Linda dan tita segera ganti baju. Mereka juga sekalian mengajak Susi art di rumah mereka.


Sementara handy di kantornya tidak bisa konsentrasi bekerja. Bahkan dia sampai membatalkan meetingnya karena dia tidak bisa fokus.


Handy terlihat sangat kacau, membuat valdo juga pusing gimana cara mengatasi masalah temannya sekaligus bosnya ini. Karena buktinya sampai sekarang, sudah hampir seminggu tidak berkunjung, tita bahkan tidak merasa kehilangan handy, tidak ingin tahu kabar dan keadaan handy.


Valdo hanya takut temannya ini di manfaatkan oleh tita dan Linda. Mereka memang terlihat orang baik, tidak neko - neko, tapi itukan hanya luarnya, dalamnya siapa yang tahu selain orang itu sendiri dan Tuhan.


"Han, gimana nih, kalau kamu begini terus kerjaan bisa kacau Han" ujar valdo mulai bingung mencari solusi untuk handy.


"aku ingin sendiri dulu, kamu keluar aja sampai saya panggil" ucapnya kepada valdo


"ya ampun Han, Lo pikir gua akan biarin Lo sendirian saat Lo galau begini? ya sudah deh, aku telepon tita aja" ujar valdo pura - pura.


"ehhh jangan" ujar handy, padahal hatinya mengatakan iya telepon aja, aku sudah sangat kangen.


"ahhh bucin akut Lo" ujar valdo geram


Sementara tita dan Linda sudah siap untuk jalan ke kantor handy.


Tita tampil sangat cantik dengan baju yang kemarin dia beli bersama handy. Kaos street dan juga celana kulot panjang membuat body tita terekpose dengan baik dan terlihat sopan.


Selama perjalan, tita hanya menyetir di jalanan komplek yang lengang, begitu masuk jalan padat kendaraan , Linda langsung mengambil alih. Dan begitu masuk lobby kantor handy tita turun sendiri dengan membawa kue yang di buat oleh maminya.


Tita yang pada dasarnya anak orang kaya jelas sudah tahu tata cara bertamu dengan bos perusahaan.


Tita melangkah masuk menuju receptionist yang ada di bagian depan.


"selamat siang Bu, ada yang bisa di bantu"? tanya mereka ramah, karena melihat penampilan tita yang sangat cantik sepertinya ini tamu dari petinggi di perusahaan ini.

__ADS_1


"mba saya mau ketemu kak handy"! ujarnya


"ohhhh takutnya kak handy meeting, aku ketemu om valdo aja" ujar tita akhirnya sambil senyum ke arah mereka.


"ohhh baik Bu, sebentar saya hubungi dulu" ujar salah satu sambil mengangkat telepon.


"ohhh ngga usah hubungi mba, saya yang jamin ngga akan di marah kok, tunjukan aja ruangannya" ujar tita sambil mengeluarkan identitasnya.


"tapi ini sudah peraturan sini Bu"


"iya aku tahu, mau ketemu daddyku juga dulu selalu begitu, ini identitas saya, kalau mba ragu sama saya" ujar tita


"ohhh kalau begitu mari saya antar Bu" ujar salah satunya.


Akhirnya tita di bawa ke meja sekretaris handy.


"Bu, ini ada tamu pak handy atau pak valdo" ujar receptionist itu


"kok kamu ngga konfirmasi dulu" tanya sekretarisnya


"ini permintaan tamunya Bu"


"baik tunggu di sini sebentar" ujar sekretaris handy


tok tok tok


ceklek


Sekretaris itu membuka pintu ruangan handy sedikit lalu bicara.


"maaf pak ada tamu di luar"


"kan aku sudah bilang valdo ngga mau ketemu siapapun hari ini" ujar handy keras dan di dengar oleh tita karena tadi dia mengekor di belakang sekretaris handy, tita hanya ketawa berarti kak handy lagi marah - marah.


"tapi pak ini bukan..." maksud sekretarisnya baru mau bilang ini bukan tamu kantor tapi sudah di potong oleh handy.


"urus sana" ujar handy membuat valdo mendekat ke pintu dan melihat tita berdiri di sana dengan bengong.


"tita" ucap valdo pelan tapi di dengar jelas oleh handy


"ngapain Lo ke sini cil" tanya valdo lupa dengan bosnya handy. Ternyata mendengar nama tita tadi handy juga langsung berdiri dan mendekat ke pintu, dan dia melihat disana ada tita yang terlihat sangat cantik dengan pakaian mahalnya.


"valdo" ucapnya membuat valdo kaget dan juga langsung sadar sudah ada bosnya di sana.


"oh iya, ya sudah kalian kembali bekerja, ini tamu pak handy" ujar valdo semangat karena obat dari bosnya sudah datang. Terlihat handy sangat gugup dan grogi sehingga terlihat salah tingkah.


"kesini sama siapa cil" tanya valdo

__ADS_1


"mami sama Susi, ada di mobil di bawah"


"kok ngga ikut naik"?


"katanya ngga usah"


"ya sudah duduk dulu cil, mau minum apa"? tanya valdo


"hahaha emank disini banyak stock minuman ya kak" ujar tita mulai mode cerewet.


"ya ngga, paling juga air putih" ujarnya


"yeee, tau gitu jangan buat penawaran, tahu ngga"? ujar tita lagi.


"hehehe iya juga ya" jawab valdo


"ini kak mami buatin bolu, gara - gara kak handy sama om valdo ngga pernah main ke rumah, mami sampe buatin bolu gratis ini" ujar tita enteng tanpa beban.


"ya ampun cil, timbang bolu doank yang gratis" sungut valdo


"yeee bolu juga ribet bikinnya, mami sampai kerja keras, tahu ngga"? ujar tita sewot ala dia.


"ngga menghargai usaha mamiku" sungutnya mulai seperti biasa membuat bibirnya entah berbentuk apa dan juga memutar bola matanya.


Sementara handy, melihat perdebatan asisten dan orang yang di cintainya itu membuat hatinya menghangat.


"ya sudah kita makan dulu bolunya, nanti bos handy yang bayar, dia yang punya duit" ujar valdo lagi menggoda tita.


"Yee sama aja om valdo tetap makan yang gratis, kak handy yang rugi" ujar tita santai membuat valdo menggaruk kepalannya yang tidak gatal.


"ya sudah terserah Lo lah" ujarnya pasrah lalu membuka kotak kue bolu itu dan menyiapkannya berapa potong di meja.


"kak handy sama om valdo kok ngga pernah ke rumah lagi, sudah malu ya minum kopi gratis" ujar tita senyum membuat jantung handy serasa mau copot.


"emank tita ingin kita datang setiap hari" pancing valdo


"iya, kalau kak handy sam om valdo ngga datang ada yang kurang rasanya" ujarnya polos membuat handy dan valdo saling melirik dan terlihat valdo mengangguk ke arah handy, pertanda handy harus maju.


Terlihat senyum kecil di wajah handy.


Semangat guys


Dukung terus donk


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2