
Setelah mendengar jawaban tita, handy langsung bergerak cepat mengurus semuannya. Setelah mereka pulang handy langsung menemui Linda dulu baru pulang.
"ada apa Han, katanya mencariku" tanya ibu Linda yang tadinya sedang nonton film sambil menunggu tita pulang.
Handy jadi sedikit gugup di hadapan tita, biar bagaimanapun ini adalah hal besar menurutnya.
"aduhhh gimana ya" ujar handy gugup sambil menggaruk tengkuknya. untung disana tidak ada valdo, kalau ada pasti handy sudah jadi bulan - bulanan valdo saat ini. Jujur kalau mengenai kerjaan handy sangat the best dari segala sudut pandang bisnis, tapi mengenai wanita handy sangat awam, minimal itu pendapat valdo.
"ada apa Han, duduk dulu ayo, jangan kayak di kejar apa begitu" ujar Linda berusaha santai. Sementara tita sudah langsung masuk kamar dan ingin membersihkan tubuhnya yang sudah lengket.
"iya kak"
"coba katakan, ada apa"? tanya Linda lembut membuat handy lebih tenang.
"aku akan menikahi tita kak" ujar handy dengan susah payah
jedarrrrrrr
Biarpun Linda sudah jauh - jauh hari memikirkannya, mendengar ucapan handy ini jelas Linda sangat kaget. Tapi ibu Linda adalah wanita yang tenang dan lembut, dia bisa menyimpan semua keterkejutannya itu dengan rapi, dia masih bisa menanggapi dengan tenang ucapan handy, padahal handy sudah sampai keringat dingin. Baginya segala sesuatu yang berhubungan dengan tita membuat degup jantungnya tidak akan normal. Dia takut kalau ibu Linda tidak setuju, bukan tidak setuju menikah tapi tidak setuju waktunya secepat itu.
"apa kamu sudah bicara sama tita"? tanya Linda tenang
"sudah kak" jawab handy sambil mengangguk.
"terus, apa jawab tita"
"dia mau menikah denganku " ujar handy tegas
Terlihat Linda menarik nafas panjang dan menatap handy intens.
"Han, jujur aku kaget mendengarnya", ujarnya tetap lembut, " tapi aku ngga keberatan tita menikah di usia muda asalkan kamu sudah siap dengan segala konsekwensinya. Selama ini kamu sudah cukup dekat dengan tita, jadi aku yakin kamu sudah cukup banyak tahu tentang tita dan latar belakangnya" ujar Linda tenang sementara handy hanya manggut - manggut.
"Hanya satu pesanku Han, mungkin seperti permintaan, jangan sakiti tita, kalau kamu kewalahan menghadapinya kembalikan aja ke saya" ujar Linda sendu.
"itu tidak akan terjadi kak, aku mencintai tita lebih dari diriku sendiri. Aku tahu aku hanya manusia biasa, tapi aku janji akan berusaha semampuku untuk menjaga dan melindungi dan mencintai tita" ujar handy serius.
Linda memang melihat keseriusan di mata handy, dan selama ini juga handy selalu menjaga tita lebih dari yang dilakukan oleh Linda sebagai maminya. Linda hanya berdoa dalam hati semoga kelak rumah tangga anaknya awet sampai kakek nenek.
"baiklah Han, aku serahkan sama kalian. kalau tita sudah memutuskan, aku akan mendukung keputusan putriku" ujar Linda.
"terimakasih kak, sekali lagi tolong percayakan tita sama saya, saya mencintai tita lebih dari nyawa saya sendiri" ujar handy yakin.
__ADS_1
Handy sudah ingin pamit ketika dia ingat sesuatu dan harus di bicarakan juga dengan Linda.
"maaf kak, mungkin besok saya akan ketemu pak David, tita tidak usah tahu, aku takut emosinya masih labil jadi aku cuma ngomong sama kakak" ujar handy. Linda sebenarnya bingung mau bilang apa dan dia juga belum tahu harus gimana. Tapi melihat linda masih diam aja, handy melanjutkan ucapannya.
"biar bagaimanapun pak David itu adalah daddynya tita kak, saya tetap harus minta restu" tutur handy
Linda tidak mungkin melarang handy untuk menemui David, karena handy benar biar bagaimanapun di dalam tubuh tita mengalir darah David.
"terserah kamu aja Han" ujar Linda pasrah.
"baiklah kak, kalau begitu aku permisi" pamit handy
"iya han, hati - hati di jalan" ucap Linda.
Setelah kepergian handy, Linda ingin bicara berdua sambil santai dengan putrinya, tapi ternyata tita masih mandi sehingga Linda menunggunya di kamar tita sambil rebahan.
Sementara handy langsung menghubungi valdo untuk mengurus semua hal tentang pernikahannya.
Valdo jelas kaget, ternyata secepat itu handy mengambil keputusan. Tapi valdo juga yakin sih kalau handy dan tita itu klop dan saling menguatkan. Dari sisi latar belakang mereka memiliki pengalaman yang hampir mirip, anak korban broken home, tapi dari sisi sifat mereka berbeda tapi saling melengkapi. Tita itu anak manja, sementara handy senang memanjakan tita. Tita itu labil sementara handy sudah termasuk matang dalam mengambil keputusan. Handy sudah cukup melingkupi semua hal dalam kehidupan tita.
"oh iya do, besok pagi juga, tolong atur pertemuanku dengan pak David, di apartemennya juga tidak apa - apa" ucap handy lagi
"oke bro"
Begitu tiba di kamar mewahnya, handy lompat - lompat seperti anak remaja yang sedang jatuh cinta.
"yes yes yes, aku akan menikahi tita, tita pasti akan segera menemaniku di rumah besar ini" ujar handy pelan menyemangati dirinya sendiri.
Mengingat tita kembali handy meraih handphonenya.
'Tapi kalau telepon tita jam segini takutnya dia sudah tidur dan istirahat, batin handy'
'tapi coba deh, siapa tahu belum' gumamnya.
Handy benar - benar seperti ABG yang kasmaran. Kadang ketawa sendiri ngomong sendiri dan kadang serius sendiri.
"ta, kamu sudah bobo" isi chat handy dan langsung centang dua, tapi belum di baca
Beberapa menit di tunggu handy ternyata belum di baca juga, handy berpikir tita sudah tidur, tapi ternyata ngga, yang benar tita sedang ngobrol serius dengan maminya.
Handy akhirnya masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena dia pikir tita sudah tidur.
__ADS_1
Handy berendam lumayan lama dan ketika dia keluar dari kamar mandi dan ingin tidur, dia melihat handphonenya dan disana ada balasan tita.
"belum kak, tita belum tidur"
"tadi ngobrol serius sama mami" balasan tita lagi
Handy langsung menjawab pesan tita.
"istirahatlah ta, besok kita kerja, nanti kamu kurang tidur" balasan handy
"oke kak" balasan tita lagi.
Keesokan harinya handy bangun pagi sekali dan menghubungi valdo.
dddrrttt dddrrttt
"hallo bro"
"val, kamu cepat ke sini biar kita ke apartemen pak David"! ujar handy to the point
"oke bro" jawab valdo cepat.
Akhirnya tidak berapa lama valdo tiba di rumah mewah handy dan mereka langsung jalan ke apartemen pak David.
Hanya setengah jam mereka sudah tiba di apartemen pak David. Terlihat pak David masih santai dengan pakaian tidurnya. Dia cukup kaget dengan kedatangan handy.
"tumben pak handy, ada apa ini" tanya pak David
"maaf kalau kedatangan saya mengganggu, tapi saya ingin bicara serius dengan Anda" ucap handy
"tentang"? tanya pak David serius
"aku akan menikahi tita" ucap handy tenang tapi berhasil membuat pak David sangat kaget. Dia sampai melongo sesaat lalu senyum kearah handy
Hallo semua dukung terus ya
like
coment
vote
__ADS_1
Terimakasih🙏