KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 111 HEBAT


__ADS_3

Melihat tita menganggukkan kepalanya handy mulai melanjutkan permainannya.


Tita terlihat sedikit meringis kadang , tapi kadang juga dia sepertinya sangat menikmatinya.


Jika terlihat tita seperti meringis, handy akan langsung menciumnya, sehingga fokus tita teralihkan. Handy yang sudah matang tapi baru tersalurkan juga ternyata memiliki tenaga ekstra sehingga awal permainan mereka saja durasinya sudah sangat lama.


Tapi tita juga tidak terlihat lemah, dari segi fisik dan tenaga ternyata dia bisa mengimbangi handy. Dia bisa memberikan handy kepuasan tersendiri.


Setelah sama - sama tuntas akhirnya handy tumbang di sebelah tita. Dia kembali mengecup kening tita yang penuh keringat karena cape itu.


"terimakasih sayang" bisik handy, tita hanya senyum karena sepertinya tenaganya sudah terkuras habis.


Tita sudah sangat lemas membuat dia masih enggan bergerak. Sementara Handy langsung masuk kamar mandi dan membersihkan diri. Setelah itu handy membawa baskom dan air hangat lalu mendekati tita.


Ternyata karena kecapean tita sudah ngantuk.


Dengan sabar handy membersihkan tubuh tita, dia lap semua bagian tubuh yang terlihat berantakan. Terlihat tubuh tita jadi banyak yang biru - biru akibat ulahnya, handy hanya tersenyum kecil.


Setelah dia lap, handy mengambil pakaian untuk tita, lalu dia pakaikan. Handy takut tidak bisa menahan diri jika melihat tita polos.


Setelah beres membersihkan tubuh tita, handy kembali duduk di samping istri kecilnya yang sudah pulas itu. Entah dorongan darimana lagi handy kembali ******* bibir istrinya yang sedikit terbuka itu. Meskipun di cium handy nyatanya tita masih enggan membuka matanya karena kecapean.


Dilihat darimana juga memang tita sangat cantik, membuat handy ngga bosan mencium dan mengelus wajah sang istri. Tapi melihat istrinya sangat pulas handy tahu bahwa istrinya sangat cape. Akhirnya handy juga tidur di sebelah istrinya itu.


Tengah malam handy ke bangun karena tita yang dalam pelukannya ingin bergerak tapi terkunci oleh pelukan handy. Handy dan tita baru sama - sama sadar ketika mata mereka saling bertatapan. Tita sangat kaget tapi badanya sepertinya pegal semua untuk bergerak, barulah tita ingat dimana mereka sekarang.


"kenapa sayang" tanya handy langsung melek melihat tita sepertinya menahan sesuatu. Tita ingin bangkit untuk duduk aja merasa semua tubuhnya sudah remuk. Akhirnya tita reflek mengasuh membuat handy langsung bangkit membantu tita.


"kok badanku kayaknya pegal semua ya kak" tanya tita polos, handy hanya tersenyum penuh arti lalu membantu tita untuk duduk.


"duduk sayang, semalam kamu memang bekerja keras, kita kan praktek sayang" goda handy lagi


Tita melirik semua tubuhnya, dia bingung perasaan tadi malam dia ngga pake baju ini, kok sekarang pake baju ini. Tapi handy ternyata tahu kebingungan tita, sehingga dia langsung menjawab.


"itu tadi malam aku yang pakaikan, soalnya waktu praktek tadi malam saya lupa taruh baju kamu dimana sayang" ujar handy makin mendekati tita.

__ADS_1


"ohhhh " jawab tita polos ingin rebahan lagi.


"mau bobo lagi sayang" tanya handy setelah melihat jam menunjukkan angka satu lewat.


"hmmmm"


"ngga praktek lagi sebelum bobo, biasanya suami istri itu sebelum tidur ya harus ...begitu" ujar handy karena dia sudah kembali bergairah melihat kepolosan tita.


"emank kak handy ngga cape, padahal kakak yang banyak sibuk lho" ujar tita lagi polos.


"Tapi kak handy sudah punya stock tenaga ta, sudah kakak tabung selama ini" ucap handy sambil senyum.


Handy lalu memposisikan dirinya di atas tita lagi. Dan dia mendekatkan wajahnya dan langsung ******* lagi bibir tita. Sebenarnya tita memang masih capek dan badannya masih pegal, dan sepertinya kelanjutan dari hal ini sedikit bisa tita tebak pasti seperti tadi malam, dan tita masih takut sakit. tapi sepintas tita ingat pesan maminya.


'Ta, kalau nanti kamu sudah menikah, usahakan untuk mengutamakan suami ya, jangan sampai suamimu kecewa dalam hal apapun. Kalaupun kamu cape tapi suamimu minta makan, layani dulu, baru kamu istirahat setelahnya ya nak" ucap maminya waktu itu.


Tita bukannya menolak handy, tapi dia malah hanya bicara sebentar di telinga suaminya.


"kak, tapi jangan sakit ya" mohon tita


Handy sudah di penuhi hasrat hatinya, dia dengan tidak sabar membuang baju tidur longgar tita.


Tita merasakan sekarang handy lebih nafsu dari tadi malam, bahkan mungkin handy seperti sedang buru - buru dan ngga perduli sekitar, dan mungkin handy sudah lupa siapa dirinya. Tapi entah kenapa tita juga suka sentuhan handy yang kayak begini.


Handy memang sudah on dari tadi, sehingga ia terkesan tidak sabar untuk pemanasan permainan mereka. Tapi walaupun begitu dia tetap berusaha supaya tita tidak fokus ke rasa sakitnya dengan memberikan sentuhan lembut di tempat lain.


Handy bisa melihat kalau tita juga sudah terlena dengan semua sentuhannya, sehingga handy langsung masuk dengan tidak sabar. Dan ketika tita mulai merasakan sedikit perih handy langsung memberikan ciuman hangat di bibir tita sehingga tita tidak sempat bicara dan fokusnya kembali teralihkan.


Tita dan handy sudah sama - sama menikmati permainan mereka. Handy sangat senang melihat tita juga senang dan bisa menikmati bukan hanya pasif, bahkan di permainan mereka yang kedua tita sudah mulai aktif sehingga membuat handy jauh lebih bersemangat dan menikmatinya.


Akhirnya jadilah permainan yang mereka mulai pukul satu dini hari itu berakhir hampir subuh. Tita bahkan sudah sangat lemas, serasa dengkulnya ngga kuat menahan tubuhnya.


Handy yang merasa sangat puas kasian juga melihat istrinya sampai lemas. Tapi mau bagaimana lagi, tadi dia sendiri bahkan ngga bisa menahan hasratnya sendiri untuk berhenti dan kelihatannya tita juga menikmati permainan itu.


Dengan telaten kembali handy membersihkan tubuh istrinya itu, lalu memakaikan baju yang tadi. Tita sudah seperti tidak bernyawa walaupun handy menggeser tubuhnya untuk memakai bajunya.

__ADS_1


Setelah selesai membersihkan istrinya dan istrinya sudah tidur pulas, handy sudah belum mengantuk lagi. Akhirnya handy memesan kopi dari restoran bawah. Sambil menunggu kopinya datang, handy tiada hentinya tersenyum, apalagi mengingat permainan istrinya tadi dan juga kecantikan istrinya ketika tidur, handy benar - benar bersyukur untuk semuanya.


Sampai hari hampir siang akhirnya handy tidur di samping istrinya dan memeluk erat istrinya itu.


Ternyata handy dan tita baru bangun ketika jam menunjukkan pukul sebelas siang. Itu pun karena bunyi telepon dari handy, karena pihak hotel mengabarkan kalau pak handy belum mengambil sarapan yang sudah di pesan dari pihak hotel oleh handy.


dddrrttt dddrrttt


"halo" terdengar suara berat handy yang hanya pakai kolor


"busyet, pengantin baru juga ngga bangun jam segini kali bro, sampai lupa sarapan Lo, kasian bini Lo" teriak valdo di sebrang.


"berisik Lo" tukas handy


"sarapan dulu Lo, sampe pihak hotel hubungi gua tahu ngga"? ujar valdo sewot


"ya ya ya" balas handy


klek


Sambungan telepon itu handy matikan sepihak karena dia masih ngantuk.


'mengganggu aja' gerutu handy


"siapa yang ganggu kak" tanya tita membuat handy langsung sadar seratus persen.


"itu sayang biasa, valdo" ucapnya asal


Hallo semuannya lanjut terus


jangan bosan ya


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2