KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 55 ENJOY


__ADS_3

Sudah berjalan dua bulan sejak handy dan tita jadian, yang menurut tita proses jadiannya sama sekali tidak romantis bahkan seperti bermain - main saja dan terlalu to the point.Tita juga langsung mengiyakan doank Tanpa drama - drama remaja pada umumnya.


Tapi handy adalah cowok yang sangat baik memang, dia selalu berusaha untuk mengerti tita, dengan keremajaan tita.


Sejak pacaran sepertinya handy justru seperti sedang momong adiknya, tapi dia tetap melakukannya dengan senang sehingga tita juga semakin merasa berharga dan enjoy.


Saat ini mereka sudah diberikan izin oleh ibu Linda untuk keluar malam Minggu atau sekedar untuk nonton. Handy juga sudah boleh ajak tita ke acara - acara teman - temannya, termasuk acara resmi.


Seperti hari ini handy mengajak tita ke pernikahan temannya yang di adakan di ballroom hotel mewah. Handy sudah menyuruh valdo untuk menyiapkan baju tita untuk acara ini, tidak boleh terbuka dan terlalu pendek dan juga harus sesuai usiannya.


Begitu handy tiba di rumah tita, ternyata tita sedang di make up oleh maminya.


"kok ngga jadi ke salon kak" tanya handy ketika melihat tita hanya di rias di rumah oleh maminya, tapi tetap sangat cantik sih.


Sebenarnya tadi handy sudah pesan salon untuk merias tita tapi malah di tolak kak Linda karena tita ada salon sendiri katanya.


Ehhh siapa sangka salon khusus tita itu adalah maminya sendiri.


"tidak usah Han, yang begini saya juga masih bisa" jelas Linda sambil melihat putrinya yang terlihat sangat cantik. Bahkan mungkin bila di bandingkan dengan seorang model papan atas pun, tita tidak kalah cantik.


"cantikkan"? lanjutnya sambil senyum ke arah handy. Handy jelas sangat terpana dan kagum, kak Linda benar, tanpa di make up berlebihan pun, tita sudah sangat cantik.


Handy masih terpana di tempatnya ketika melihat tita yang mendekatinya dan menggodanya.


"kak handy bikin baju aku khusus ya, bagus banget"? tanya tita mendekat dan tersenyum manis kepada handy.


Handy hanya bisa mengangguk, dia tidak bisa berkutik lagi bahkan kehabisan kamus untuk bicara.


"iya" ucapnya sambil mengangguk


"tuh dengar ta, bajunya sampai di buat khusus lho" ucap Linda menggoda anaknya.


"ihhh mami jangan godain tita mi" ucapnya tersipu malu.

__ADS_1


"wkwkwkwk udah jalan gih, keburu telat" ucap Linda sangat senang melihat kecantikan anaknya dan juga keterpanaan handy.


"oh iya, ayo ta" ucap handy langsung memberikan lengannya untuk diraih oleh tita.


"ta, nanti disana hati - hati ya nak, jangan bikin malu nak handy" wejangan Linda sebelum mereka berangkat.


"iya mi, beres" ucap tita tetap dengan gayanya.


"Han, kalau dia salah jangan di marahi di depan umum ya, dia masih kurang pengalaman" bisik Linda kepada handy membuat handy sangat terharu.


Linda begitu sayang banget sama Linda, dan dia juga selalu sabar menghadapi tingkah laku tita. Sekalipun tita salah pasti akan dia tegur dengan pelan, dan itulah yang handy ikuti dalam menghadapi tita.


"iya kak, tenang aja, aku pasti akan menjaga masa depanku" ucap handy sambil melirik tita yang sedang meliriknya juga. Seketika tita menjadi salah tingkah.


Akhirnya mereka keluar dari rumah itu menuju mobil mewah handy. Ternyata disana sudah ada valdo baru datang.


"kapan Lo datang" tanya handy begitu mereka masuk mobil dan melihat valdo sudah duduk manis di sebelah pak Yanto.


"ya elah Han, dari tadi kali gue sudah datang. Kamu aja hanya fokus ke tita akhirnya tidak melihat gue. Tapi gue ngerti sih, punya cewek cantik susah emank, sepanjang malam ini pasti Lo ntar ngga bisa tenang" ujar valdo sengaja menggantung.


"karena bocil cantik banget tuh, disana pasti banyak pasang mata yang akan melirik bahkan menatap bocil. Siap - siap aja Lo bersaing bro" ucap valdo sambil ketawa ngakak.


"kurang ajar" geram handy sok marah, tapi dalam hati dia membenarkan juga semua candaan valdo tadi. Tita memang sangat cantik, dan disana nanti pasti banyak lelaki yang meliriknya mulai dari yang baik sampe yang mata keranjang.


Sementara tita hanya tersenyum kecil mendengar candaan valdo.


Tidak berapa lama mereka pun tiba di lokasi pesta, handy tidak pernah melepaskan tita, tetap gandengan. Tapi tita juga bukan cewek yang senang tebar pesona, karena tita termasuk tipe maminya, tipe yang setia.


Tita hanya terlihat menikmati acaranya dan juga melirik kuliner yang ada. Lalu dia akan berbisik ke handy, bisa ini ngga, bisa itu ngga? Jadi tetaplah handy penentu keputusannya. Dan itulah yang membuat handy sedikit tenang, karena tita terlihat sangat tergantung sama handy, dan itulah yang handy suka.


Setelah selesai acara teman - temannya, maka jam berikut akan masuk acara kolega orang tua mereka.


Sebelum berakhir acara teman - teman pemuda, mereka akan ada acara lempar buket bunga. Semua teman - teman mereka yang belum menikah sudah sedia di belakang pengantin.

__ADS_1


Tita sebenarnya hanya tertarik dengan keseruannya, bukan berharap segera dapat jodoh menyusul pengantin. Tapi begitu bunga di lempar oleh pengantin malah jatuhnya ke tangan handy yang memang berperawakan tinggi. Handy langsung menurunkan tangannya yang diraih tita, lalu mereka sama - sama memegang buket bunga itu.


"wahhh hebat bro, segera menyusul ternyata" ucap salah satu teman mereka sambil melirik tita.


"ya iyalah bro, punya pacar cantik di anggurin lama- lama, jagain jodoh orang" timpal temannya yang lain.


"hahahah selamat Han, ternyata jodohmu sudah dekat bro" ujar valdo yang baru bergabung menggoda handy sambil melirik tita.


"langsung siapkan surat - Suratmu ta, ntar biar aku gampang urus administrasinya" goda valdo lagi


Handy melotot ke valdo, tapi valdo cuek aja, malah dia pura - pura ngga lihat bahwa handy kesal.


Dan semua temannya yang kenal dengan handy jadi tertawa ngakak di sana. Teman mereka yang sudah sukses dan tidak pernah mau kenal cewek karena masalalu papinya, sekarang bertekuk lutut pada seorang gadis yang belum genap dua puluh tahun.


Sementara tita, yang tadinya dia blank baru tersadar bahwa filosofi dapat buket bunga pengantin itu artinya akan segera menyusul pengantin naik ke pelaminan. Tita jadi malu mengingat hebohnya dia tadi ketika handy dapat bunga itu.


Beda lagi dengan handy, dia sampai berdoa dalam hati semoga dia dan tita berjodoh dan segera naik pelaminan. Dia melirik tita yang sedang sibuk dengan pikirannya.


"kamu sedang mikirin apa"? bisik handy


"hehehe ngga kak," ucap tita malu untuk bilang ke handy, masak iya mereka akan segera menikah?


"ayo, kita naik dulu, kita kasih selamat dulu ke pengantin baru kita pulang" ucap handy masih menggandeng tangan tita. Tita hanya menurut kepada handy, sambil tetap tersenyum manis.


"selamat bro, semoga cepat dapat momongan" ucap handy diikuti oleh tita


"kamu harus segera nyusul bro, jangan di anggurin cewek cantik" ujar sang pengantin pria.


Hai semua


Dukung terus ya


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2