KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 50 SELIDIKI


__ADS_3

Pak David akhirnya mengalah untuk tidak mendekati putrinya lagi. Walaupun hatinya hancur mendengar ucapan putrinya tapi dia lebih hancur lagi ketika melihat anaknya itu menangis di hadapannya.


Pak David jadi teringat kembali gimana dia ingin menampar putrinya itu. Ingin rasanya pak David menghilangkan sepotong kenangan itu dari hatinya, karena dia ngga kuat untuk mengingat hal itu, dia merasa menjadi orang yang paling sadis dan paling bodoh juga sekaligus.


Daripada memancing emosi anaknya makin jauh, pak David malah memilih pergi dari tempat itu dan meminta Dodi asistenya untuk menyelidiki dimana tita dan Linda sekarang berada.


Sepanjang makan siang bersama dengan koleganya, perasaan pak David sudah tidak nyaman. Dan para koleganya mungkin tahu keadaan pak David tidak baik - baik saja, sehingga ketika pak David pamit duluan untuk pulang mereka semua sangat setuju.


David dan asistenya Dodi langsung menuju mobilnya yang telah standbye di lobby mall tersebut. Hati David benar - benar galau dan hancur, sepertinya putrinya yang manis yang dulu selalu dia manjakan sekarang sudah tidak bisa dia raih.Bahkan putrinya terlihat sudah sangat membencinya.


Sementara Dodi sibuk menyebar informasi ke orang - orang, untuk menyelidiki keberadaan nyonya Linda dan tita saat ini.


'apa hubungan nona tita dan handy Winata itu ya, apa mungkin mereka pacaran, atau mungkin hubungan lain' Dodi tidak ingin berandai - andai.


Dia langsung menyuruh salah satu anak buah nya untuk mulai menyelidiki dari handy Winata yang tadi sedang bersama nona besarnya.


Dari penyelidikan anak buahnya di lapangan ternyata handy Winata itu belum punya pacar, karena memang handy dan tita belum go publik.


Tapi ada satu informasi yang mungkin sedikit bisa menguak misteri keberadaan nyonya Linda, yaitu toko kue Linda , langganan kue ke kantor handy.


Dan orang David sengaja minta alamat atau kontak tukang kue itu dengan alasan ingin memesan dalam porsi banyak.


Dengan tanpa curiga receptionist kantor handy menyerahkan kartu nama tukang kue tersebut lengkap dengan alamatnya.


Menit berikutnya anak buahnya itu sudah menyuruh anak buahnya ke alamat itu lalu menyelidiki status Linda di sana, ternyata dia ngontrak di sana. Dia langsung menyampaikan informasi itu kepada Dodi.


"pak, orang kita sudah menemukan tempat tinggal nyonya Linda sekarang" ujar Dodi membuat David langsung bersemangat.


"ohh iya dimana mereka" tanya David antusias


"di daerah pusat pak, mereka mengontrak di sana" ujar Dodi


"kita kesana" David langsung bangkit tanpa membuang waktu.


"tapi pak" ujar Dodi bingung karena mereka harus meeting.

__ADS_1


Tapi David sudah tidak memperdulikan asistennya yang ingin mengatakan mereka sudah mau meeting, nanti aja ke rumah nyonya Linda.


David sudah langsung menuju mobilnya dan memerintahkan Dodi menuju alamat tadi.


Sementara di rumahnya tita baru aja bisa tidur setelah ditenangkan oleh handy dan Linda. Mereka berusaha membujuk tita supaya tidak usah memikirkan apapun. Tapi tita yang masih labil tidak segampang itu mengerti.


Biarpun kemarin - kemarin dia bilang sudah melupakan daddynya, tapi bertemu dan bertatap muka dengan daddynya jelas masih mempengaruhi emosi tita.


Hatinya kembali hancur, karena jujur dari hatinya yang paling dalam dia masih sayang sama Daddy nya. Tapi sekarang rasa kecewanya mengalahkan rasa sayangnya.


"ta, sudah ya nak, ngga boleh begitu, lihat handy jadi merasa bersalah karena kamu menangis terus" ujar Linda lembut tadi ketika mereka baru tiba di rumah dan mengusap kepala putrinya seperti biasanya, sementara handy masih diam, bingung mau coment apa. Karena dia juga tahu tita sebenarnya masih sangat sayang daddynya, hanya saja sekarang dia sedang sangat kecewa sama daddynya.


"aku ngga marah sama kak handy mi" ujar tita disela - sela tangisnya.


"iya nak, mami tahu. Tapi nak handy merasa bersalah ngga bisa melindungi kamu untuk bertemu daddymu" ujar Linda sejujurnya.


Tita akhirnya bangkit dari telungkup ya di sofa itu, dan dia melihat handy duduk di sofa di pojok dengan wajah sedih.


Tita reflek mendekati handy dan memegang tangan handy.


Handy sebenarnya sangat senang karena tita memegang tangannya begini, tapi dia tahu tita sedang galau dan dia ingin menjadi orang yang bisa menyenangkan hati tita.


"ta, kakak ngga apa - apa kok, cuma kakak memang ngga kuat kalau sampai lihat tita menangis, kakak jadi kembali ke masa lalu kakak ta" ujar handy mengusap tangan tita juga lembut.


Linda sangat senang melihat perlakuan handy ke tita. Dia merasa handy benar - benar cinta sama tita, dengan segala kekurangan tita.


Linda terus berdoa dan berharap semoga handy adalah laki - laki yang tepat untuk tita. Mengingat usia mereka terpaut jauh, tapi ternyata justru itu yang membuat handy bisa mengayomi tita dan tita bisa mendapatkan sosok pelindung pada diri handy.


"ta, sini sayang" ujar Linda.


Tita pun mendekat ke arah Linda dan duduk di samping Linda. Linda langsung meraih tita ke dalam pelukannya.


"anak mami pasti sudah cape nangis, sekarang istirahatlah ya, nanti kita bicarakan lagi" ujar Linda mengusap punggung tita.


Tita terlihat masih sesenggukan, tapi Linda dengan telaten tetap mengusap punggung tita sampai akhirnya terlihat tita mulai tenang dan sesenggukan ya makin berkurang.

__ADS_1


Lama kelamaan ternyata tita tidur benaran. Handy semakin kagum sama Linda, bisa aja membuat tita tenang dalam situasi bagaimana pun.


"akhirnya dia tidur juga" ucap Linda masih mengusap punggung anaknya


"iya, mungkin dia ke capean nangis dari tadi" ujar handy lagi.


"sebenarnya gimana ceritanya tadi kalian bertemu" tanya Linda serius.


"yahhh terjadi begitu aja kak. Tita masih ceria memilih jepit rambut di toko FL dan kami baru keluar dari toko itu ketika pak David dan rombongannya sedang berjalan ke arah kami menuju restoran. Tapi melihat tita, pak David lalu memisahkan diri dari kolegannya dan ingin memeluk tita, membuat tita histeris dan langsung menangis" tutur handy jujur


"terus"


"ya aku bingung, tita terus ngumpet di belakangku, tapi pak David minta aku jangan ikut campur, aku jadi bingung kak" ujar handy lagi


"ternyata trauma tita masih dalam mengingat masa lalunya" ucap Linda sedih


"makanya itu aku jadi sedih kak, tita menangis di depanku, tapi aku ngga bisa berbuat apa - apa, karena biar bagaimana pun itu daddynya dan pak David juga sepertinya sangat merindukan tita." ujar David lagi


"itu semua salahnya Han, mengecewakan anaknya begitu dalam. Padahal dulu tita itu sangat - sangat dia manja. Kalau dia kemana - mana yang ditanya adalah tita mulu. Dan tita itu jangan di tanya sayang nya ke daddynya, dia sangat membanggakan daddynya, dan menjadikannya sosok panutannya." tutur Linda sedih, bersamaan dengan kedatangan pak Amir, penjaga depan.


"nyonya ada tamu ingin ketemu" ujar pak Amir di ikuti tamunya.


Linda belum menjawab pak Amir, bibirnya sudah kelu melihat siapa tamu yang datang. Begitu juga handy, sangat kaget dengan kedatangan pak David ke rumahnya, tahu dari mana dia?


"mas David" ucap Linda bergetar


"pak David" ujar handy pelan hampir ngga kedengaran.


Hai semua


Dukung terus ya


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2