KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 118 DEKAT


__ADS_3

Akhirnya ibu Linda dan tita berangkat ke kantor handy. Entah gimana ceritanya tita masih merasa mual di perjalanan dan sampai berapa kali mereka harus berhenti minggir dulu untuk tita muntah dulu.


Ibu Linda sudah khawatir juga, takutnya handy nanti menyalahkannya untuk ini, takutnya handy tidak mengizinkan tita di bawa keluar, tapi di rumah pun ibu Linda sudah bingung karena tita muntah terus bahkan sampai badannya lemas.


Tapi anehnya begitu dekat kantor handy, tita sudah tidak mual lagi. Perutnya sedikit enakan. Sehingga begitu sampai di lobby kantor handy, security sudah membuka pintu mobil ibu Linda.


Sebenarnya security itu belum kenal dengan ibu Linda yang baru turun, sehingga dia ingin bertanya mau ketemu siapa, tapi begitu ibu Linda membantu tita turun, security itu jadi mengangguk sangat hormat.


"selamat siang nyonya" ujar sang satpam


"siang pak, pak handy masih meeting ya" tanya tita


"sepertinya iya Bu, tapi coba saya tanyakan receptionist dulu Bu" ujar sang satpam sambil membawa mereka ke bagian receptionist.


"ngga usah pak, kami tunggu di sini aja" ujar tita yang lemas langsung duduk di sofa lobby itu.


Tita yang masih lemas hanya memberikan handphone ke maminya.


"tolong bilangin kak handy mi" ucap tita sudah menutup matanya sambil nyender di sofa itu.


"iya sayang" ibu Linda langsung mencari kontak handy dari handphone tita. Tapi ibu Linda ngga tahu siapa nama handy di kontak handphone tita. Akhirnya ibu Linda mencari kontak valdo. Valdo yang sedang di ruang meeting langsung keluar dulu sebentar untuk angkat telepon istrinya handy.


dddrrttt dddrrttt


"hallo ta" sapa valdo karena mengira tita yang telepon.


"maaf val, ini maminya tita. Handy masih meeting ya val"?


"iya Bu, masih meeting, tamunya juga masih di ruang meeting, kenapa Bu Linda, apa tita muntah lagi"?


"iya val, dari tadi muntah terus, mungkin anaknya ini ingin dekat daddynya terus, makanya saya bawa tita ke kantor handy" ujar ibu Linda


"ke kantor, maksudnya"?


"kami ke kantor handy val, kami sudah di bawah" tutur ibu Linda lebih tenang karena tita sedikit tenang.


"hahhh" valdo masih heran


"kami tunggu kalian di lobby ya, soalnya aku takut, tita muntahnya berlebihan" ujarnya lesu.


"ohhh oke, oke" ucap handy langsung turun ke lobby mencari tita dan maminya.?


Setelah sampai di lobby, valdo yang melihat tita lemas langsung mengajak mereka naik ke ruangan handy. Dengan menggunakan lift khusus handy mereka langsung menuju ruangan handy.

__ADS_1


"ayo Bu Linda, masuk dulu, bentar lagi saya kasih tahu handy" ucap valdo.


Tita dan ibu Linda langsung duduk di sofa itu, dan disana ada jas handy yang di taruh di belakang kursinya. Tita langsung mengambil jas itu dan menjadikannya selimut untuk tiduran di sofa itu.


"tita masih mual sayang"? tanya ibu Linda lembut.


"ngga mi, aku mau bobo aja bentar" ucap tita sudah terpejam dengan jas handy menutup tubuhnya bagian perut dan dada. Melihat itu ibu Linda bicara dengan valdo.


"val, tita sudah tenang, udah kembali meeting aja, tidak usah bilang handy dulu biar meetingnya tenang, nanti kalau tita muntah lagi aku kasih kabar kamu" ucap ibu Linda bijak.


"baik Bu, kalau gitu saya tinggal dulu" ucap valdo lalu berlalu dari ruangan handy. Dia kembali ke ruang meeting dengan tatapan pertanyaan handy, darimana valdo keluar segitu lama.


Sehingga ketika meetingnya sedang di jalankan oleh bagian perencanaan dengan persentasi mereka lengkap dengan datanya, valdo berbisik ke telinga handy.


"Tita ada di ruangan kamu"! ucap valdo pelan tapi cukup membuat handy bagai mendengar petir menggelegar.


" hahhhh , kok bisa" tanya handy sudah bangkit berdiri dan berjalan menuju ruangannya sambil izin sebentar.


"kata ibu Linda dia muntah terus di rumah dan mungkin babymu ingin selalu dekat denganmu" ucap valdo sambil berjalan menuju ruangan handy.


ceklek


Handy membuka pintu ruangannya perlahan dan langsung melihat ibu mertuannya sedang melihat handphonenya dan istrinya tidur di sofa tanpa bantal dengan berselimut jasnya.


"sssttt dia sedang tidur" ucap ibu Linda berbisik sambil dagunya menunjuk tita.


"tita kenapa mi, kok bisa sampai ke kantor" tanya handy khawatir dengan suara pelan.


"tadi begitu dia bangun nyari kamu terus langsung muntah ga berhenti - berhenti sampai dia lemas. Aku telepon kamu ngga diangkat, mungkin kamu sudah mulai meeting. Aku bingung Han, kata bibi emak mungkin baby-nya ingin dekat daddynya , bawa nyonya ke kantor aja, gitu" tutur Linda dengan suara pelan tapi jelas.


Terlihat tita masih tidur pulas dan handy mengusap rambut tita lembut.


"tadi dia langsung ambil jas kamu itu tuh, aku udah bilang takut nanti lecek buat meeting, tapi dia bilang mau pake buat tidur, mami ngga tega melarang lagi, begitu dia pulas han" ucapnya lagi.


"ngga apa - apa mi, biarin yang penting dia bisa tenang. Aku cuma khawatir dia cape terus mengganggu kehamilannya." ujar handy membenarkan posisi jasnya yang menutupi sampai bagian dada istrinya.


"Syukurlah kak mami punya inisiatif membawanya ke kantor, jadi aku juga bisa menyelesaikan meeting dengan tenang karena melihat dia bisa tenang." ujar handy


"apa meetingnya sudah selesai"? tanya ibu Linda


"belum mi, tadi bagian perencanaan ku lagi persentasi planning kami" ucap handy tanpa lepas menatap istrinya yang pulas.


"ya sudah kelarin dulu aja, mumpung tita tidur, nanti kalau sudah bangun takut muntah lagi" ujar ibu Linda

__ADS_1


"ohhh kalau begitu aku titip tita dulu sebentar ya mi, aku akan segera tutup meetingnya" ujar handy sambil bangkit berdiri.


"ngga usah buru - buru Han, santai aja meetingnya, toh dia masih bobo, dan kalau ada apa - apa kami bisa kok langsung bilang" ujar ibu Linda.


"ohhh iya kak, kalau mengenai kerjaan aku ngga akan pusing, aku cuma pusing kalau mikirin tita" ujar handy lagi.


Ibu Linda terlihat senyum mendengar ucapan menantunya. lalu dia kembali duduk dekat bagian kaki putrinya, sementara handy langsung keluar dari ruangannya dengan langkah perlahan.


Seperti janjinya hanya sekitar dua puluh menit, handy sudah selesai meeting dan tamunya sudah di antar oleh valdo sampai ke lobby perusahaan. Sementara Handy hanya mengantar tamunya sampai depan lift.


Begitu handy membuka pintu ruangannya terlihat tita sudah bangun dan sedang di bujuk ibu Linda.


"sayang masih mual, mau minum apa, atau mau makan apa"? tanya ibu Linda lembut. Tita menggeleng dan melihat ke pintu dimana suaminya baru masuk.


"kak handyyy" ucapnya antusias langsung ingin turun tapi di cegah oleh handy.


"tita jangan turun, duduk dulu" ucap handy langsung mendekat. Dia langsung mengecup kening istrinya di depan ibu Linda.


"kamu mual sayang"? tanya handy


"ngga" jawab tita singkat


"kamu mau minum" tita menggelengkan kepalanya.


"Tita lapar" ujarnya membuat handy langsung antusias mengajak tita makan.


"mau makan apa sayang"? tanya handy senang dan lembut


"mau makan ayam goreng sama soto ayam pedas kak" ujar tita.


Handy yang terbiasa dengan menu restoran jelas bingung dengan permintaan tita.


"oke, kita pulang ya, aku akan suruh koki masakin" ucap handy


"ngga mau kak, kita lihat aja di pinggir jalan yang gerobakan" ujar tita enteng, tapi handy makin bingung, karena beberapa tahun terakhir ini dia sudah tidak pernah lagi makan di pinggir jalan.


"ikutin aja Han, itu bawaan bayinya" ucap ibu linda santai.


Tetap dukung ya guys


like, coment dan vote


Terimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2