
Akhirnya mereka keluar juga dari gedung hotel tempat perayaan pesta teman handy itu , yang penuh dengan ledekan dan candaan dari teman - teman handy yang lain. Tapi sekalipun di ledekin teman - temannya, handy sangat bahagia hari ini. Hatinya dari tadi sangat berbunga - bunga, berpasangan dengan cewek secantik tita yang banyak pria meliriknya takjub.
Tangan handy juga tidak pernah lepas dari tita. Dia sangat bahagia dan ingin menunjukkan kepada semua orang, sekalipun tita di lihatin banyak tamu lelaki di sana tapi tita hanya memandang kepada handy, dan tergantung kepada handy, sehingga handy semakin yakin kalau tita itu sangat mencintainya juga. Handy sangat senang tita sangat tergantung padanya.
Mungkin bagi sebagian orang, itu sangat merepotkan, tapi bagi handy moment tita sangat membutuhkannya dan handy harus menolong tita dalam hal apapun, itu adalah moment indah buat handy, karena bisa membahagiakan orang yang dia cinta.
Dan mengenai tangkapan buket bunga tadi yang konon kata orang jodoh kita sudah dekat, handy hanya mengaminkan. Semoga benar jodoh mereka sudah dekat. Dan semoga jodoh handy adalah tita. Gadis yang manja tapi tulus dan setia.
**
Di saat handy dan tita sedang bahagia karena bisa saling menerima, pak David di apartemennya makin terpuruk.
Dia semakin terpuruk dengan rasa penyesalannya.
Dua hari setelah bertemu ibu Linda kemarin, David mencoba mendatangi rumah Linda lagi, tapi boro - boro bicara , melihat pak David di luar gerbang aja Linda ngga ada sama sekali. Dia hanya pesan ke penjaga untuk bilang ibu Linda tidak ada di rumah. Besoknya juga sama, alasannya ibu Linda keluar kota.
Setelah itu David semakin kepikiran dan terpuruk. Rasa bersalah dan penyesalannya membuatnya semakin hancur. Belum lagi sekarang istri dan anaknya tinggal di rumah seorang handy Winata, pengusaha sukses yang cukup di segani di kalangan terbatas.
'apa hubungan Linda dan handy, kenapa mereka bisa tinggal di rumah handy'?
'apa handy menginginkan linda'?
'apa handy justru mengincar putrinya tita'?
Pertanyaan - pertanyaan itu membuat pikiran David semakin tidak karuan. Dan dari hasil penyelidikan anak buahnya, ternyata handy sering main ke rumah itu, hanya untuk menikmati kopi buatan ibu Linda. Itulah informasi yang sampai ke telinga orang suruhan David.
Akhirnya sampai sekarang David mengartikan kalau handy menginginkan linda bukan putrinya.
David jelas sangat panas mendengarnya. Katakanlah dia egois, dia tidak boleh membiarkan orang lain menikmati kopi buatan istrinya. Menurut David kopi buatan Linda memang enak, dan David tidak siap hati mendengar itu di nikmati oleh orang lain.
Memikirkan hal itu yang akhirnya membuatnya sakit dan lemas. Hatinya selalu penuh dengan pikiran - pikiran negatif, sehingga melemahkan tulangnya dan tubuhnya.
Dodi sang asisten sebenarnya tidak tega melihat bosnya itu. Tapi mau bagaimana lagi, Dodi juga tidak bisa membantu apa - apa kalau sudah menyangkut masalah rumah tangga pak David.
Kalau boleh bela diri sih, dulu juga Dodi selalu mengingatkan pak David, tapi karena sedang bucin pak David malah sering marahin Dodi. Tapi biar bagaimana pun Dodi haruslah membuat pak David bangkit juga, tidak boleh terus terpuruk.
tok tok tok
"mmmmm"
__ADS_1
Dodi langsung masuk bersama seorang pelayan yang bertugas untuk melayani makan pak David.
"dari pagi bapak belum makan sama sekali, takutnya nanti bapak malah tambah lemas" ucap Dodi
"aku ngga lapar dod"
"tapi ini demi kebaikan bapak juga"
"saya ngga lapar" ucapnya aja ngeyel
Mau ngga mau Dodi akhirnya menyuruh pelayan itu keluar.
" Udah bawa ke sana aja mba, tuan David belum mau makan katanya"
"baik tuan" akhirnya pembantu itu undur diri.
Setelah pembantunya keluar, David hanya diam tak bicara juga. Padahal Dodi menunggu perintah selanjutnya.
"apa bapa berobat keluar negri aja"? tanya Dodi
"aku ngga sakit dod"
"ngga ntar juga ngga apa - apa, kata Tommy aja ngga apa - apa"! ucapnya
"tapi ini justru saran dari dokter Tommy pak" ucapnya lagi
"bilangin sama Tommy, dia itu dokter apa bukan"? ujar David sewot.
Emank dari kemarin dokter pribadinya dokter Tommy sudah menyarankan David untuk keluar dulu dari rutinitasnya sehari - hari, supaya pikirannya fresh.
Dokter Tommy juga bilang dia tidak apa - apa, hanya perlu lingkungan baru, karena pikirannya yang perlu di segarkan.
Pak David terlalu fokus ke kesalahan masa lalunya, sehingga dia susah untuk memaafkan dirinya sendiri. Dan rasa bersalah itulah yang menggerogoti hati dan pikirannya sepanjang hari.
"pak, sampai kapan bapak akan terpuruk seperti ini, apa bapak tidak ingin mengumpulkan keluarga bapak lagi" tanya Dodi prihatin
David sebentar menoleh ke arah Dodi, lalu dia menarik nafas panjang.
"aku tidak tahu lagi dod, harus mulai darimana, semua orang sudah membenciku, semua sudah hancur" ujar David sendu
__ADS_1
Pada saat seperti ini jelas Dodi ngga bisa jadi hakim untuk David walaupun semua ini adalah jelas salah pak David. Dodi harus bisa menjadi orang yang mengajak pak David bangkit.
"pak, setiap orang pernah berbuat salah dan khilaf. Dan saya juga yakin kalau bapak tulus mau minta maaf dan ingin berkumpul kembali dengan ibu dan non tita, pasti selalu ada jalan pak, yang akan menyatukan keluarga bapak kembali. Aku tahu ibu Linda juga bukan wanita pendendam, dia adalah wanita baik dan terhormat." ucap Dodi
"tapi kelakuanku sudah menyakiti mereka terlalu dalam dod" ucap David sendu
"iya pak, kita semua sudah tahu itu. Bahkan menurutku yang paling hancur bukanlah ibu linda, tapi non titalah korban yang paling sakit" ucap Dodi sambil menerawang mengingat masa - masa bosnya masih bucin sama Ica sampai menampar anak kesayangannya di depan umum.
"iya dod, aku memang manusia biadap. benar kata laki - laki itu, bahkan binatang pun melindungi anak - anaknya bukan seperti aku" ucap David sedih dan air mata terlihat menggenang di pelupuk matanya.
Dodi menarik nafas lagi lalu membuangnya perlahan.
"kita doakan aja pak, hati ibu Linda dan non tita tergerak untuk memaafkan ke khilafan bapak kemarin" ucap Dodi mencoba meyakinkan.
"iya, tapi sepertinya itu sangat sulit dod" ujar david
"tidak ada yang sulit bagi yang maha kuasa pak, yang penting sekarang bapak semangat dan sehat dulu" ujar Dodi
"semoga aja ada keajaiban dod" ucapnya asal
"baiklah pak, kalau begitu saya ke kantor dulu" ucap Dodi
"hmmmm"
Dodi dengan berat hati keluar dari kamar majikannya itu dan ingin ke kantor. Sebelum berangkat Dodi mengingatkan semua art untuk mengurus pak David dengan baik.
Sepanjang jalan mau ke kantor Dodi sedang berpikir apa yang kira - kira bisa dia lakukan untuk menolong bosnya itu.
'apa aku temui ibu Linda ya' batin Dodi
'kira - kira pengaruh ngga iya, kalau aku temui ibu Linda dan ceritakan keadaan pak David sekarang' batin Dodi lagi
'yah aku harus coba, paling tidak sudah aku coba. Kalaupun non tita marah itu sudah resiko, aku akan siap' batin Dodi lagi
Hallo semua
Dukung terus ya guys
like, coment dan vote
__ADS_1
Terimakasih🙏