KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 98 BEROBATLAH


__ADS_3

Handy dan tita akhirnya menggandeng pak David untuk segera masuk ke kamarnya dan istirahat. Perlahan mereka bertiga masuk kamar mewah pak David. Tita melihat kamar mewah sang Daddy, tapi nyatanya tidak membuat hidup daddynya senang dan bahagia.


Setelah pak David duduk di tepi tempat tidur, dia masih ingin bicara dengan tita, sementara tita sudah ingin keluar tadinya.


"tita, boleh Daddy bicara sebentar"? tanya pak David. Dia benar - benar ingin mendapatkan kata maaf dari putrinya itu malam ini. Mungkin dengan bicara dari hati ke hati dia bisa membujuk putri kecilnya itu.


Tita langsung melirik handy untuk minta persetujuannya. Handy kembali mengangguk, tapi tita tidak siap berdua aja sama daddynya, dan handy mengerti itu. Akhirnya dia kembali mengambil alih urusan tita.


"maaf pak David, kalau boleh saya ingin ikut di sini, bukannya saya ngga tahu diri, atau menuduh pak David punya tujuan tertentu, tapi seperti yang saya bilang saya tidak ingin tita memikul sendiri masalahnya , termasuk masalah bapak dan tita. Biar bagaimana pun tita juga calon istri saya, jadi tolong izinkan saya bergabung di sini" ujar handy hati - hati dan sopan.


Pak David mengerti dengan pendapat handy, karena sepertinya tita putrinya sepertinya masih enggan untuk bicara berdua dengannya. Dari tadi sepertinya tita lebih percaya sama handy dan bergantung sama handy. Walaupun sedikit cemburu tapi pak David bisa menerima semua itu, Karena pasti pengaruh handy jugalah tita mau menemuinya sekarang.


"baiklah, tidak apa - apa pak handy, saya tahu pak handy sudah bagian dari hidup tita sekarang, saya maklum kok pak" ujar pak David sedih. Ternyata dirinya bukan lagi satu - satunya pria yang di sayangi putrinya, pria tempat putri manjanya bergantung, bahkan sekarang handy lebih memanjakan dia dengan caranya.


Mereka bertiga terdiam beberapa saat, sampai akhirnya pak David bicara lagi.


"Tita sayang, Daddy bersyukur kamu akan menikah dengan pak handy, berarti kamu sudah menemukan orang tempat kamu berbagi dalam segala hal." ujar pak David lalu dia menatap pak handy juga.


"pak handy, tolong jaga putri saya dengan baik, karena saya bukan Daddy yang baik yang bisa menyenangkan putriku, bahkan akulah yang membuat dia kehilangan masa remajanya. Jadi kalau nantinya putriku salah, tolong ajarin lah dia dan tolong jangan menyakiti hatinya lagi" ujar pak David sedih


"baik pak David, saya pasti akan menjaga tita lebih dari nyawa saya" ujar handy yakin.


"dan tita, jadilah istri yang baik ya nak, jangan melihat kegagalan Daddy dan mami" ujarnya lagi. Tita hanya diam, tidak mengangguk dan tidak menjawab. Handy akhirnya kembali mengambil alih.


"pak David bukanya aku sok menggurui, tapi menurutku sebaiknya bapak segera tidur sekarang, karena bapak lagi kurang sehat" ujar handy


"iya, tapi aku takut besok aku ngga bisa bicara lagi sama tita" ucapnya sendu membuat handy pun jadi terdiam.


Pak David berusaha bangkit untuk menuju meja kerjanya. Tapi entah gimana ceritanya pak David yang tadinya sudah megang selimut akhirnya hampir tersandung dengan selimutnya itu. Dan tita dengan reflek langsung menangkap tubuh daddynya.


Tita berpikir daddynya jatuh karena masih lemas.

__ADS_1


"mau kemana sih, kan tinggal bilang mau ambil apa" ujar tita ketus tapi daddynya itu sudah senang. Setidaknya tita masih perduli padanya sekalipun masih ketus.


Handy juga merasa senang karena tita masih perduli dengan daddynya dalam hal - hal kecil.


"Daddy cuma mau kesitu sebentar, Daddy ingin kasih sesuatu sebelum kamu menikah, takutnya Daddy ngga bisa lihat kamu menikah nanti" ujar pak David lagi.


"kenapa" tanya tita masih judes


Pak David melihat ke arah handy sebentar lalu ke arah tita. ngga mungkin dia bilang takutnya tita tidak mengundang dirinya. Akhirnya pak David hanya menjawab sesuai alur cerita.


"kan kesehatan Daddy makin menurun" ujarnya pelan, padahal bukan itu alasan ketakutannya yang sebenarnya.


" makanya berobatlah" ujar tita masih jutek


Pak David masih bengong belum berkomentar. Dia masih terpana sejenak. Hatinya sedikit menghangat dan memiliki secercah harapan, Berarti putrinya mengharapkan dia datang di pesta pernikahannya nanti.


"iya nanti Daddy akan berobat ta" ujarnya pelan tapi masih di dengar mereka semua.


"Tidurlah nak, bibi dan Dodi sudah menyiapkan kamarmu di kamar tamu, tapi pak handy mungkin akan menggunakan kamar Dodi dulu" ujar pak david


"tidak apa - apa pak, tenang aja" ujar pak handy


"kak handy aja yang menggunakan kamar tamu, aku tidur di sini aja malam ini, daripada kak handy pake kamar om Dodi nanti kasian om dodinya" ujar tita membuat handy terdiam, tidak menyangka tita akan tidur di kamar pak David. Tapi handy segera sadar, bahwa dulu tita itu sangat manja.


"ga usah ta, kita kesini kan jenguk pak David yang sakit, jadi kita ya jaga pak David malam ini. kamu tidur di kasur sama Daddy, aku tidur di sofa" ujar handy membuat pak David terharu.


Ternyata handy benar - benar mencintai putrinya.


"tidak usah pak handy, saya ngga apa - apa kok, nanti malam juga ada bibi yang melihat saya" ujar pak David


"malam ini kami aja, mumpung kami di sini" ujar tita masih jutek.

__ADS_1


Akhirnya pak David mengalah saja, sejujurnya dia sangat bahagia kalau putrinya itu bisa tidur di kamarnya, dia akan bisa dengan bebas melihat putrinya itu. Dia pura - pura tidur supaya putrinya bisa langsung istirahat.


Sementara handy dan tita mulai duduk di sofa ruangan daddynya.


Handy tetap mengutamakan kenyamanan tita dalam segala hal. Handy mencoba sofa kamar pak David, memang empuk sih.


"sayang kamu tidur di kasur aja sama Daddy, tapi jangan mengganggu Daddy" ujar handy


"tapi , ya pasti terganggu kak, aku tidurnya ngga diam" ucap tita


"ya sudahlah kalau begitu, kamu sebelah sini, biar kakak di situ" ujar handy


Dia memilih tempat tita yang lebih nyaman di banding dirinya, barulah dia di tempat yang setengah duduk. Tapi tidak apa - apa bisa dekat tita aja sudah merupakan hal terindah buat handy.


Setelah melihat tita tidur dia menatap pacarnya itu dengan senyum.


"kamu sangat cantik sayang, hatimu juga baik, aku beruntung mendapatkanmu, menjadi sandaranmu" ujar handy mencium kening tita.


Dan akhirnya dia juga tidur sambil duduk karena sudah lewat dini hari. Keesokan harinya pak David duluan bangun dan berusaha bergerak pelan. Pemandangan yang dia lihat adalah putri kecilnya masih tidur pulas, dan ternyata sudah di jaga pacarnya, handy.


Mendengar pergerakan pak David handy juga ikut ke bangun, karena tidurnya memang tidak pulas. Setelah pak David keluar handy langsung chat valdo untuk membawa baju kerja tita dan juga dirinya, soalnya tita masih pulas kasian kalau di bangunkan.


Handy masih setia menunggu pacarnya bangun sambil main handphone. Dia kadang mengusap rambut tita membuat tita tambah terlelap.


Hallo semua pembaca setiaku


Dukung terus ya


like, coment dan vote


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2