KAKAKKU MERTUAKU

KAKAKKU MERTUAKU
PART 84 HATI TITA


__ADS_3

...Happy reading...


Setelah dokter Ira keluar, Linda maminya tita juga pamit ke dapur untuk masak sesuatu untuk tita.


"Han, aku masak ayam kesukaan tita dulu ya, biar bentar lagi dia makan" ujar ibu Linda


"iya kak"


Kembali handy hanya berduaan sama tita di kamar tita. Kalau mengikuti egonya handy ingin rasanya dia mencium tita saat ini untuk memindahkan semua sakitnya ke handy.


Dalam tidurnya handy mendengar tita seperti mengeluh, tapi ternyata bukan keluhan. Dia ternyata mengigau.


'daddy jahat'


'daddy jahat' huk huk huk' ujar tita perlahan dalam tidurnya.


Handy segera membangunkan tita untuk memastikan itu mimpi atau sadar. Dan ternyata itu adalah mimpi.


"ta bangun ta" ucap handy sambil sedikit menggoyang tubuhnya


"ehhh aaaa" ternyata tita benaran baru bangun


Dia benar - benar mengigau tadi. Dan sekarang badanya sudah sedikit berkeringat padahal suhu di kamarnya sudah di atur.


"kamu ngigau atau mimpi ta" tanya handy ketika tita sudah duduk dan handy sudah kasih minum air putih.


"aku mimpi Daddy datangin aku terus, ikutin aku terus, makanya aku sebel" ujar tita. sedih


"ya sudah sayang, ngga usah di pikirin ya, mungkin Daddy memang lagi kangen sama tita" ujar handy lembut.


Handy masih setia menemani tita yang habis demam sampai tengah malam. bahkan mereka sampai main game bareng di kamar tita.


Ibu Linda juga sudah sangat percaya sama handy sehingga dia hanya membiarkan saja handy berada di kamar tita.


Setelah agak malam ibu Linda masuk untuk menyuruh tita makan sebelum minum obat lagi.


Akhirnya dia minum obat dan tidur, mungkin pengaruh dari obatnya juga.


Ketika tita sudah tidur barulah handy beranjak pulang. Dia sudah tenang karena tita sudah makan dan minum obat.


Keesokan harinya handy menjemput tita kembali untuk bekerja. Dia tidak mau merasa seperti di pecat karena kejadian kemarin.


Begitu sampai di rumah tita handy langsung masuk dengan rantang makanan di tangan.


"apaan itu Han" tanya kak Linda


"sarapan buat kita kak, terus ini bubur buat tita, sebelum kami berangkat ke kantor"


"ohhhh"


"Titanya belum bangun ya kak"?

__ADS_1


"belum Han, coba gih lihat di kamarnya"


"oh iya kak, ini aku taruh di meja makan ya kak"


"hmmm"


Handy dengan semangat langsung melangkah ke kamar tita.


ceklek


Ternyata tita benar belum bangun. Handy menatap tita yang tidur dengan tenang hatinya sangat bahagia. Sepertinya tita sedang tidak ada beban pikiran.


perlahan handy mendekati tempat tidurnya dan menowel hidungnya tita.


"ta, bangun sudah siang" ucap handy lembut


"ta, tita, mau kerja ngga" ujar handy lagi


Sedikit ada pergerakan dari tita lalu dia mulai membuka matanya dan melihat handy berdiri di depannya dengan pakaian rapi dan wangi. Sementara dirinya, dia melirik selimutnya dan pakaiannya.


handy tersenyum, "kenapa"? ngga mau kerja ? katanya jangan di pecat dulu" ujar handy senyum membuat tita makin malu. mukanya langsung bersemu merah.


"emang sudah jam berapa kak"?


"jam tujuh tita sayang" ucap handy sambil mengecup keningnya.


"jangan kak, tita bau" ucapnya malu


"ya ngga lah, mulutnya, mulutnya yang bau Kak handy" ujar tita sambil bangkit.


Handy hanya senyum, ternyata begini ya pacarku baru bangun, tetap cantik walaupun awut - awutan, batin handy. Dia ingin segera menemani tita setiap hari dan juga tidur bersama tita serta bangun bersama tita.


"ya sudah, mandi gih, biar jangan bau, kak handy tunggu di meja makan" ujar handy beranjak dan lalu


cup


Kembali handy mengecup kening tita karena gemes lalu dia keluar dari kamar tita.


Handy keluar dengan senyum - senyum yang di sambut pintu Linda di luar kamar dekat ruang makan.


"belum bangun ya Han"


"baru bangun kak, sekarang mau mandi" ujar handy masih senyum.


Kalau kak Linda ingin melihat reaksi handy akan tingkah tita yang belum bangun, beda lagi dengan handy, dia malah berpikir asyik juga nantinya punya istri kayak tita sangat menggemaskan. Handy ngga keberatan tiap hari di suruh bangunin tita.


"oh ya aku nunggu tita di ruang depan ya kak, sekalian nunggu valdo, bentar lagi ke sini"


"ya sudah , nanti Susi antarin kopi"


"makasih kak"

__ADS_1


Saat handy baru membuka handphone dan membalas chat atau email yang masuk, ternyata valdo sudah datang.


Setelah membahas sedikit pekerjaan, kak Linda sudah memanggil untuk sarapan. Kak Linda akhirnya memanggil putrinya yang sudah tampil cantik dan rapi gaya kantoran.. Saat Linda dan tita tiba di meja makan ternyata handy dan valdo sudah duduk di sana.


"wehhh cil, Lo cantik banget, bisa - bisa handy ngga konsen kerja nih" ucap valdo asal sambil menatap tita yang memang cantik dengan celana kulot dan kemeja street pas di badan. Dia seolah tak perduli dengan tatapan horor handy. Dia malah tambahin bumbunya lagi sehingga hati handy makin panas.


"kalau handy ngga cepat halalin nih, bisa - bisa dia jagain jodoh orang" ucap valdo lagi dengan mimik lucu. Ibu Linda hanya senyum melihat tingkah mereka berdua, sementara tita terlihat sangat cuek, apalagi dasarnya dia tidak terlalu suka di puji.


Handy langsung bicara tanpa Tedeng Aling - Aling.


"emank ada valdo, yang meminta kamu menilai penampilan tita" tanya handy dingin.


Jujur dia juga melihat tita memang sangat cantik hari ini.


"ya elah reflek bro, lihat aja coba, siapapun yang lihat pasti bilang begitu", ujar valdo lagi walaupun dia tahu handy sudah marah.


Tita yang sedikit tahu kalau pacarnya itu sudah mode cemburu langsung menimpali biar jangan panjang buntutnya. Itulah kelebihan tita walaupun dia masih muda, dia tidak ingin handy cemburu berlebihan, dia selalu bisa meyakinkan handy lagi.


"mungkin om valdo ngarapin bonus kali kak handy, makanya dia sok muji- muji pacar bosnya, ngambil hati gitu", ucap tita tenang sambil mulai nyendok nasi ke piring handy dan juga ke piring semuannya, membuat mereka semua saling tatap dan senyum.


"jangan kasih kak, itu trik lama" ucap tita lagi mengerucutkan bibirnya sambil mencebikkanya ke arah valdo.


Valdo akhirnya mati kutu.


"Ya elah ta, sekali gitu Lo dukung gua di depan bos handy, gua udah muji Lo cantik juga", ucap valdo


"ngarap, emank gua udah cantik dari Sononya om, dari mami gua" jawab tita tetap tenang


Valdo akhirnya diam dan mati kutu.


"iya dehhh" ucapnya asal


Sementara handy jadi tersenyum girang dalam hatinya, syukurin kamu valdo. hatinya jadi gembira lagi, ternyata tita tidak suka dengan trik valdo itu. Dia belain aku di depan orang, dasar ya handy bucin akut, di belain segitu doank sudah senang banget.


Handy sih ngga keberatan ngasih bonus, toh valdo juga kerjanya sangat bagus di kantor, handy hanya ngga suka valdo godain tita, itu doank, sangat simple.


Ibu Linda hanya senyum - senyum melihat tingkah mereka itu. Hatinya senang karena handy dan valdo memahami tingkah putrinya yang kadang sangat blak - blakan.


"sudah, sudah, sudah, sekarang kita sarapan, biar kalian jangan telat" ujar Bu Linda menengahi.


"setuju" ucap tita


Akhirnya mereka sarapan dengan tenang, barulah setelah sarapan mereka berangkat ke kantor seperti biasa.


Sampai di kantor tita turun di sebrang, dan berlari memasuki halaman kantor, setelah tita sampai di lobby barulah mobil handy masuk area parkir.


Hallo semua, jangan bosan ya


dukung terus author


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2