
Haiii... kamuuu...
Jika kamu merindukan ku.
Carilah aku di dasar hatimu yang paling dalam.
Aku tidak kemana-mana. Aku hanya menghilang
Untuk sementara. Aku akan menggapai cita-cita.
Anajib kembali ke rutilnitasnya sebagai
Seorang santri. Di sebuah pondok pesantren
Yang ada di Jawa Timur.
Dengan bertambahnya usianya Anajib semakin
Pandai dalam segi Akademik , maupun dalam
Segi Murajaahnya .
Walaupun dia sedikit jail, tapi kejahilannya masih sebatas candaan.
Dan hanya orang tertentu saja yang jadi korban
Kejailannya Anajib.
Ahmad yang satu kamar dengannya.
Sangat mengenal dirinya . Anajib adalah Pemuda
Yang baik, santun, dan humoris mungkin hanya sedikit jail.
"Padatnya Jadwal kegiatan di pondok ."
Semua hal yang berbau padatnya kegiatan sudah biasa selama ini ia lalui.
Kalau gelisah Hatinya saat ini mungkin...
Beberapa kali dia melihat Dhea pulang sekolah
Dianter Amir. "Emanggggg... salah yaaa ?
Memang masalah buat kamu..?
Dhea waktu itu nanya sambil tertawa.
"HEEHEE.."
Cemburuuuuu....??
"Haaa haa, kenapa lagii hatiku mulai sibuk
Memikirkannya.?
"Sedangkan kini aku berada jauh darinya."
Hari-hariku selalu sibuk dengan pembelajaran
__ADS_1
yang ada di pondok.
"Yaa Hari-hariku belajar, mengkaji, Simakan
Sorongan . Dan segudang kegiatan yang lainnya.
Perputaran waktunya Ya ssperti itu dalam pengasinganku.
"BERUNTUNGLAH..."
Engkau wahai orang yang terasing dari hiruk
piruk kehidupan dunia.
Semoga hati dan Iman, beserta pandangan
Selalu terjaga, dari gemerlapnya dunia.
***
"Amir selalu menawarkan tumpangannya kepada
Dhea , Namun sebisa mungkin Dhea akan menolaknya. Dengan alasan yang biasa takut merepotkan. Tapi kadang Keadaan -keadaan yang membuatnya dengan terpaksa harus menerima tawarannya. Itu karena sangat darurat sekali, kadang angkutan umum jurusan
ke kota kecil ke tempat tinggalnya tidak selalu
Mo narik kalau waktu sudah menjelang senja.
Yaa alasanya, penumpang sudah sepi.
waktu senja Transportasi yang tersedia hanyalah
Dhea terlihat agak kerepotan membawa tempat kuenya. Amir mendekat dan selalu menawarkan pertolongan untuk membantunya.
"Maaf yaa Amir aku selalu merepotkanmu."
Ha.haaa... "Santai Dhee.. , cuma sedekar memberi
Tumpangan itu tidak merepotkan kok..
Lagian kebetulan arah rumahku searah dengan rumahmu kan..??
Amir beralasan supaya Dhea, tidak merasa tidak enak terus.
"Aku bantu yaaa.., lalu Amir mengambil tempat kue itu dibawanya keatas motornya.
"Okee , Ayooo naik.!!
Dhea akhirnya menerima tawaran Amir.
"Hampir Magrib... Motor Amir melintas jalan menuju ke rumah dhea.
"Terimakasih..!! Yaa... "Dhea semakin nggak enak
Oke , Sama-sama.
Seperti biasa Amir tersenyum dan Mengganggukkan kepala. lalu berlalu...
***
__ADS_1
"Suara Siti dan Aminah sudah terdengar mereka sedang bercanda diteras rumahnya.
Ibu memanggil Dhea supaya bersegera ,
Yaa bu.., Dhea tutup korden kamarnya terpaku Ia
Akan pesona Senja, tapi sayang Ia tak bisa puas Memandangnya karena langkahnya harus segera menuju masjid.
Ketiga sahabat itu pun terus becanda, kadang mereka bercerita tentang kejadian di sekolah masing-masing.
"Aminah katanya sudah punya gebetan lho Dhee
Kata Siti, mengoda Aminah yang berjalan disampingnya."
Yang di goda cuma tertawa cekikikan.
"Hadeuhhhh... Dunia.. , dia cuma teman!
kata Aminah membela diri.
Candaan ketiganya berhenti ketika langkah
kaki mereka memasuki gerbang masjid .
lalu ketiganya menuju padasan untuk berwudhu.
"Lihatlah kedua teman Dhea..
Masih dengan kejailannya, giliran Dhea yang ambil air wudhu Siti dan Aminah akan buru-buru
berlalu. Dan meninggalkan Dhea sendiri.
"Astagfirullah..."
kelakuan ke dua teman yang tak
beradab..!!
Teriak Dhea agak sebel juga selalu jadi korban kejailan mereka.
Ada yang hilang di sini..
Hati ku terasa sunyi.
Ketika dirimu kembali ke pengasinganmu.
Aku selalu berdoa semoga kamu sehat selalu.
Dhea berdoa di dalam hati..
Tak terasa air matanya mengalir bersama tetesan air wudhunya.
***
Oke sampai jumpa di episode berikutnya.
Dan terimakasih yang sudah berkenan mampir
Di karya ku..🥰🥰
__ADS_1