
KU HANYA DIAM.
Sebenarnya aku tidak masalah sebagai apa Aku
Di hatimu, selama ini aku simpan rapi semua
Perasaanku pada mu..
Sampai saat di mana Amir bertanya "Gebetan"?
"Aku malah tak pernah berpikir.."
Mungkin kehidupan ku berjalan "lurus-lurus"ajaa
haaahaa... Ma'af Amir bukan aku sombong
Memang seperti itu perputaran dalam hidup Dhea.
Selama ini.., Pagi buat pergi sekolah.
Dan senja pergi ke masjid untuk mengaji.
Kalau ada waktu bantu-bantu ibu.
Dengan pekerjaan merapikan rumah atau sekedar membantu menjaga warung kecil ibu.
Anajib dan Dhea memang selalu bersama saat mengaji maupun di sekolah Dasar.
Selama enam tahun selalu satu kelas.
Ketika Anajib Di kirim ke pondok.
Itu awal Anajib dan Dhea jarang berjumpa..
Amir teman sekelas IPS. Di SMA.
Entah kenapa Amir selalu baik padaku..??
Kadang Dhea merasa nggak enak selalu di beri
Tebengan..!
Awalnya Dhea selalu menolak, Tapi Amir selalu memaksanya.
Sekarang bukan hanya pulangnya.
Pagi hari pun Amir rajin nyamper ke rumah Dhea.
Pintar sekali Amir beralasan. "Sekalian lewat katanya". Ibu juga merasa takut merepotkan.!!
Nak Amir, lagian Dhea harus bawa dagangan kue. kata ibu Dhea, pada Amir.
Tapii..., Lagi-lagi Amir bilang tidak apa-apa sekalian lewat. Bu katanya, pada ibu Dhea.
__ADS_1
"Beda lagi kalau menurut kedua sohib Dhea. Kata Siti dan Aminah.. Coba tunggu tanggal mainnya.!!
Astagfirullah.
Dhea tak akan bersuuzon padanya."Maaf kan kedua temanku yaa Amir.
Bisik Dhea dalam hatinya.
Seperti pagi-pagi yang sudah berlalu.
Pagi ini Amir menghentikan laju motor besarnya
Di depan teras rumah Dhea.
Amir pemuda tampan , anaknya Sopan dan juga suka membantu siapa saja. Makanya Dhea tidak
punya pikiran apa-apa.
Bagi Dhea Amir..., seorang Sahabat yang hadir
Kala SMA.
Setelah keduanya pamit pada ibu.
Motor itu pun melaju menuju sekolah Amir dan Dhea.
Seperti biasa.. Sebelum masuk kelas Dhea menitipkan kue-kue dagangannya.
Baru Dhea menuju kelasnya di susul Amir yang Selalu Setia melangkah di belakangnya.
"Swuiiitttt......swuiiitt." ASEEEKKKK...!!
Itu suara Andi dan teman-teman lakinya.
"Oohhhhhh... "
Itu teriakan Anita.
"Hayooooo... Atuhhhh... "
Kapannnn nichhh.. "Jadiaanya.."
ituuu suara koor satu kelas Dhea.
"Aku SETUJUUUUU..!!
Itu pasti jawaban Amir menanggapi celoteh teman-temannya satu kelas.
Dan Dhea seperti biasa hanya tersenyum.
Lalu HANYA DIAM.
Suara riuh di kelas pun seketika senyap .
__ADS_1
Mana kala Wali kelas memberikan materinya.
"Mencatat..,?? itu senjata Miss.
Tapi memang ampuhhh !!
Dengan Tugas mencatat semua khusuk dengan tugasnya. Miss Akan selalu cek.
Tugas yang Dari Miss beri.!!
Tolong kerja samanya , "Jangan kalian Malas."
Belajarlah yang rajin !!
Dan jangan kalian itu meremehkan sekecil apa pun Tugas kalian!!!
"Okeeee Miss" Jawaban kami serentak.
***
"Uuhhhhh, Akhirnya jam pulangpun tiba..
Langkah kaki berebut untuk dulu-duluan keluar kelas.!
Hee -heee tidsk ada bedanya mau kelas rendah maupun kelas tinggi, kalau mendengar bel pulang Hati itu sangatlah senang.
Dan Amir masih baik hati untuk selalu membantu Dhea yang selalu berurusan dengan kotak demi kotak kuenya.
Amir selalu memperhatikan Dhea dengan cara Curi-curi pandang.
Heeehee..
Dhea , dia cantik juga.., dan semakin aku mengaguminya masih rajin ngaji juga tidak malu membawa dagangan ke Sekolahan.
"Wihhhh Jarang lhooo .. Anak berseragam Putih abu- abu yang mau nenteng- nenteng bok kue.
Ya mungkin Hanya Dhea aja kali yaa yang tidak maluu.
"Stoppp Amir.. Suara Dhea menyadarkan
Lamunannya.
"Terimakasih yaaa Amir."
"Oke siap.!!
Dan secepat kilat Amir melacu motornya.
Meninggalkan rumah Dhea.
***
NEXT..
__ADS_1
Oke kakak.., Saya ucapkan terimakasih
Bagi yang sudah berkenan mampir..🥰🥰🥰