
Entah kenapa selalu ada kegembiraan tersendiri ketika senja itu tiba . Yang pasti Dhea dan teman - temannya selalu pergi ke masjid untuk sholat magrib berjamaah dilanjut mengaji dan setor hafalan ke pak ustad.
Tapi senja ini hati Dhea terasa berbeda ada kesedihan yang menyelinap di hatinya .
" Dhe pasti kamu dijamin aman dari cipratan air wudhu , karna si jahil itu sudah dikirim ke pondok pesantren oleh bapaknya ". suara Siti dan Aminah mengusik Dhea.
"Deg,kenapa hati ini terasa sakit ?
Harusnya Dhea senang karna Dhea akan terbebas dari kejahilan anak itu .
Dhea merasa langkahnya tak berdaya ada yang hilang dari hatinya . "oh ada apa dengan hati ku? bisik Dhea
Biasanya kalo mendengar suara adzan , Dhea akan semangat ikut berlarian dengan temannya ke tempat air wudhu .
"Tapi tidak dengan senja ini !
Siti menarik tangan Dhea sambil berbisik ,
"Ihhh...kirain si jahil sudah menghilang , gak tau nya dia masih berdiri tegak dipintu masjid .
"Duh...jantung ini hampir lepas dibuatnya !"
__ADS_1
bukankah dia sudah dikirim kepondok pesantren ? bisik hati Dhea antara senang dan penuh tanya .
"Oh..rupanya Anajib masih satu minggu lagi kepondoknya ".
"Upss...sorry...sengajaa ". sambil tertawa sijahil itu mencipratkan air wudhu ke muka Dhea lagi dan lagi Dhea menjadi korban ke jahilan Anajib.
Entah kenapa saat ini Dhea tidak berkata - kata , hati Dhea bergemuruh antara sedih dan senang , Dhea mengira senja ini sudah tak bisa merasa kan cipratan air wudhu dari si jahil .
" Heii kenapa air mata ini menetes satu persatu ? masih untung air mata ini lebur dengan air wudhu.
Jadi hanya Dhea dan tuhan yang tau akan kondisi hatinya saat ini .
Selepas sholat magrib Dhea dan teman - temannya dengan sigap duduk dengan rapih . entahlah punya karisma apa pak ustad itu , padahal hanya dengan tatapan matanya mampu mengkondisikan anak - anak seumuran Dhea yang lagi sedang - sedangnya mencari jati diri.
Seminggu itu biasanya terasa lama . tapi tidak seminggu saat ini , seminggu terasa sehari , begitu cepatnya . iyaah...minggu ini Anajib akan berangkat ke pondok pesantren , keberangkatan Anajib disambut suka cita oleh Siti dan Aminah .
Tapi tidak dengan Dhea kenapa aku merasa tidak rela ia pergi, bisik Dhea dalam hati .
Hanya dari jauh dhea menatap Anajib , yang sedang tertawa diantara teman - temannya . Mereka berebutan menyalami Anajib sambil menyampaikan doa agar Anajib kerasan dipondok nanti .
" Hai...."
__ADS_1
Kamu tidak mau mendoakan aku suara Anajib memberi isyarat kepada Dhea yang dari tadi hanya mampu memandang orang yang selama ini tidak bosan - bosannya menjahilinya .
"Semoga kamu kerasan di sana!"
Suara Dhea hampir tak terdengar dengan susah payah Dhea membendung air matanya .
Kalo di masjid tadi Dhea susah payah membendung air matanya tapi tidak dengan saat ini , Dhea menangis sepuas - puasnya . Dhea tidak tau alasannya kenapa ia menangis .
Yang Dhea tau ia hanya ingin menangis sepuas puasnya .
Dhea merasakan matanya terasa perih mungkin ia terlalu banyak meluarkan air mata . Dhea buka album kelulusannya , Dhea baru sadar si jahil itu berdiri persis disampingnya dengan ciri khasnya tertawa memamerkan barisan gigi putihnya .
Lagi dan lagi air mata itu membasahi pipinya padahal baru satu senja si jahil itu tak terlihat olehnya .
Dhea menatap wajahnya di cermin dia tak melihat seragam merah putih disana yang nampak saat ini seragam warna putih biru.
Ada yang tak biasa dipagi ini , karna hari ini dan hari - hari berikutnya Dhea harus membiasakan pergi sekolah tanpa dua sohib nya itu .
Ya Siti dan Aminah masih kekeh dengan sekolah pilihannya . sedangkan Dhea memilih masuk ke MTS . mungkin dengan dia masuk ke MTS bisa mengobati kecewa hatinya yang ingin masuk kepondok pesantren .
Dhea seperti biasa berpamitan kepada ibunya sebelum berangkat sekolah .
__ADS_1
Perlahan tapi pasti Dhea mengayuh sepedanya . Sepeda itu berwarna pink warna kesukaan Dhea yang mulai saat ini , akan menjadi teman Dhea pergi sekolah . tidak ada lagi canda tawa Siti dan Aminah , menghiasi perjalanan ke sekolah saat ini .
Bagi reader yang mau tau lebih banyak tentang cerita yang diatas , Tunggu Episode Berikutnya yaa ! 😉